Bocil Hayper Berkedok Polos
chapter 4: maklum. didikan dad
Marfos Argroon Gooved
Anda bisa melihat botol botol ini,
Tatap dengan tangan ekspresi
Tentu saja itu semua alkohol, dan sekarang Marfos ingin mengajari Aron mabuk?
Marfos Argroon Gooved
Apa anda ingin melihat lebih banyak?
Mata mereka bertemu, tatapan yang tanpa ekspresi. Apa yang ada di dalam nya? Kedamaian? Tidak, ketenangan juga tidak, hanya wajah yang tidak menunjukkan tanda-tanda ada nya kehidupan
Aron Marfos
Anda menyuruh saya untuk melihat, apa anda mengizinkan saya untuk meminum nya?
Marfos Argroon Gooved
Aron~
Marfos Argroon Gooved
that's the reason why Dad loves you so much, you are very genius and have a sharp tongue
Marfos Argroon Gooved
very similar to your mother.
Marfos Argroon Gooved
tapi sayang, laisya meninggal saat melahirkan mu,
Aron Marfos
(anda pikir saya bodoh?)
Elicia Licius
Tante harus sering tau main ke rumah elii.
Belalia Gooved
Oh elicia, ayah mu tidak akan membiarkan kita bertemu iho.
Elicia Licius
Kenapa begitu?
Licias Oliver
(hhhhh, brengsek)
Licias Oliver
ayo tidur elicia, kamu akan sekolah besok
Elicia Licius
Mmm............
Belalia Gooved
E-ehh tunggu sebentar!
Belalia Gooved
Ini kan udah malem......... Boleh nginep sini gak??
Elicia Licius
tapi Tante harus tidur di kamar ayah, karena hanya ada dua kamar........
Belalia Gooved
Ohh tentu tidak papa Elicia!
Licias Oliver
(jadi ini alasan anak ini ngajak keluar?)
Elicia Licius
Ayah, Tante.
Elicia Licius
selamat malam~
Belalia Gooved
Ini kamar kau??
Belalia Gooved
Sempet banget,
Licias Oliver
Shut up or I'll kick you out?
Belalia Gooved
ayo lakukan~
Belalia Gooved
Kau sama mantan mu aja jadi tuh bocil imut, masa sama aku engak sihhh~
tutup wajah belalia dengan bantal
Licias Oliver
Kau buat aku stress!!!!!
Belalia dengan tangan nya menyingkirkan bantal yang menutupi wajahnya
Lalu dia memegang leher licias. Mendekat kan wajahnya ke wajah licias
Belalia Gooved
It's not polite like that, to someone older than you, dear.
Elicia Licius
Ngantuk banget........
jatuh keatas ranjang dengan lemas
Sekilas senyuman Aron masih membekas di pikiran elicia
Membuat nya tak nyaman dan berguling guling di ranjang
Michael Jordan
Ya ampun elicia!
Michael Jordan
Ada apa dengan mata mu!!?
Michael Jordan
Kamu tidak bisa tidur nyenyak?
Michael Jordan
Ya ampun.........
senderkan kepala nya di bahu Michael
Elicia Licius
Engummmm.........
Elicia Licius
Sebentar aja ya, wangi parfum kamu manis banget. Aku suka
Michael Jordan
E-ehh......
Rona merah menutupi pipi Michael
Michael Jordan
o-okey.........
Aron Marfos
(What is this?!)
hendak mengelus rambut putih elicia
Kieran Miguel Castillo
Hey. Apa kau sekarang menggoda gadis ya??
Kieran Miguel Castillo
Hahahaha lucu sekali,
Michael Jordan
Bu-bukan...... Bukan begitu!!!
Kieran Miguel Castillo
Lalu?
Elicia Licius
Kenapa kamu nakal sih??
Kieran Miguel Castillo
Nakal?
Kieran Miguel Castillo
Lihat sepupuku. putri kecil ini ingin melindungi pangeran nya!
Aron Marfos
...............
Kieran Miguel Castillo
Ahahahah
Laina Luna Xover
Hahahaha!!
Laina Luna Xover
memang apa yang bisa di lakukan anak kelas bawah seperti dia?!
ulurkan tangan untuk membantu elicia berdiri
Kieran Miguel Castillo
Aduhduhhhhh......... lihat deh dia, semangkin keliatan drama nya
Laina Luna Xover
Hahahaha. biar mangkin dekat
Mereka terjatuh berdua, dengan posisi elicia di bawah Michael. Dan mereka bertatapan mata cukup lama
Elicia Licius
.............
Michael Jordan
.............
Kieran Miguel Castillo
Tu-
Kieran Miguel Castillo
.................
Laina Luna Xover
Nah kan ka-
Kieran Miguel Castillo
Sudah.!
Kieran Miguel Castillo
Look!
Laina Luna Xover
...........!!!!
Mereka menatap Aron yang mengempalkan tangan nya erat erat sampai sampai kuku kuku jari nya memutih
Mata gelap nya seakan bercahaya
Kieran Miguel Castillo
a-aron........
Laina Luna Xover
...........Aron,
Kieran Miguel Castillo
!!!!
Tarik baju Michael. Aron dengan kuat meninju hidup Michael sampai sampai dia mimisan
Michael Jordan
Ah! Ughh!!!!!!!
Michael Jordan
To-tolong!!
Michael Jordan
Ughh..... He-hentikan! Ahhh
Elicia dengan cepat berdiri dia benar benar kaget. Tidak tau kenapa......... iya, kenapa dia memukul Michael?? Dan........ dia sangat kuat?!
Kiana Loveus
Elicia kamu gak papa kan?
Elicia Licius
Ea-gak tapi...... tapi Michael!!
Pegang tangan kiana erat erat
Elicia Licius
a-aku......... Aku takut!!!!
Kiana Loveus
Bu luala akan datang........
Aron Marfos
..............
Mendengar elicia takut Aron berhenti menatap ke arah nya yang gemetar di pelukan kiana
Cruz Daniel
Bu luala. Lihat tuan Aron!
Luala. guru
Apa yang anda lakukan?!
Tatap ke arah Michael yang sudah tak sadarkan diri,
Luala. guru
Jangan lakukan ini lagi, 'aron........
Kelas menjadi lebih sepi tidak ada suara lagi, bahkan semua murid sangking takut nya menahan nafas
Kieran Miguel Castillo
(kamu nih!)
Laina Luna Xover
(kok aku!?)
Cruz Daniel
tuan, anda tidak bisa mengontrol emosi lagi?
Aron Marfos
................
Tapi bahkan Aron tidak mendengar, dia hanya menatap elicia yang masih di peluk kiana. Melihat kiana dengan mudahnya mengelus punggung elicia, rasa cemburu dan posesif muncul dalam diri nya
Kembali ketempat duduknya
Kieran Miguel Castillo
Kau ngerasa aneh gak?
Cruz Daniel
iya, tuan tidak mungkin semarah itu............
Kieran Miguel Castillo
..............
Cruz Daniel
..............
Kieran Miguel Castillo
!!!!!
Kiana Loveus
Elii, semuanya sudah selesai....... Tidak papa,
Elicia Licius
Apa kamu tidak papa?
Michael Jordan
Sudah baik kok, itu hanya pukulan kecil~
Elena Rose
Seperti nya anak ibu sudah ada yang memperhatikan ya?
Pipi elicia dan Michael merona samar sebelum akhirnya elicia menarik ke depan Michael
Elicia Licius
Ini buat kamu!
Elicia Licius
Satu kamu, satu aku~
Vilicia. Pelacur
Lihat gadis manis itu,
Elena Rose
Kau juga memperhatikan nya?
Vilicia. Pelacur
Jika saja anakku laki laki. Aku akan menjodohkan mereka
Elena Rose
Lihat, dia akan menjadi menantu ku~
Aron Marfos
Sebaiknya jaga ucapan anda. Jangan asal bicara, saya tidak suka omong kosong yang saya dengar langsung
Mereka terdiam. Terutama vilicia
Elena Rose
sayang, ayo pulang
Michael Jordan
Sampai jumpa besok elicia
Aron Marfos
(merepotkan sekali, jika aku bukan anak kecil. Aku pasti sudah menghilangkan jejak serangga itu)
Garra. Kepala Sekolah
Kami mohon untuk bantuan dari tuan, kami tidak mempersulit hanya saja kami takut itu terjadi lagi,
Marfos Argroon Gooved
Tenang saja pak, anak saya hanya latihan!
Garra. Kepala Sekolah
Hhhh, kami han-
Marfos Argroon Gooved
Anda tidak perlu takut, anak saya mungkin tidak akan memukuli teman nya lagi. tapi mungkin saja. Dia membunuh nya kan?!
Sungguh senyum yang menyeramkan,
Garra. Kepala Sekolah
Siapa dia?
Luala. guru
ehh, sir. Lupa buat baca daftar nya?
Garra. Kepala Sekolah
Tn. Marfos!
garra merasa frustasi sehingga dia memijat dahi nya sendiri
Garra. Kepala Sekolah
Hhhhhhh, suruh anak jaga jarak dengan nya. kami tidak ingin semua anak terluka
Elicia Licius
(Untuk aja Michael tidak papa, tapi dia benar benar menyeramkan............. Sejak, awal....)
Elicia Licius
.............
Elicia Licius
Gak. Makasi-
suasana di dalam mobil terlalu canggung,
Aron Marfos
anda orang miskin ya?!
Comments