Katanya ini hanyalah Umpan untuk melumpuhkan kekuatan LEADER
dan juga siasat untuk menjebak dan Membunuh Mommy.
Rain Louise (5 tahun)
(berlari dengan bertelanjang kaki)
Rain Louise (5 tahun)
Ukh,,,,
*berhenti*
Rain Louise (5 tahun)
Apa salah ku,,
hikss,,,Mengapa mereka,,,hiks,,
hiks,,,.
Parrr!!
Rain Louise (5 tahun)
(menampar dirinya sendiri)
Rain Louise (5 tahun)
Tidak,,,,tidak,,,,
tidak boleh!!
Aku tidak boleh menangis!!
Rain Louise (5 tahun)
Tidak boleh,,,
hiks,,,hiks,,,
Rain Louise (5 tahun)
uhk,,,
mengapa sakit sekali,,,
Rain Louise (5 tahun)
(menekan dadanya)
Rain Louise (5 tahun)
Mengapa dadaku terasa sakit,,,hiks
hiks,,,
Rain Louise (5 tahun)
Tidak Rain,,,
Tidak!!
Kau tidak boleh menangis,,,
Kau harus kuat!!
Rain Louise (5 tahun)
Yah,,,yah,,,yah,,,
(mengangguk"an kepalanya)
Rain Louise (5 tahun)
Kau Harus Kuat!!
Rain Louise (5 tahun)
Aku harus bisa keluar dari sini!
Rain berhasil meyakinkan dirinya sendiri,
bahwa ia pasti bisa keluar dari tempat itu.
Walaupun sedikit sulit baginya, namun Rain harus bisa mendewasakan dirinya saat itu juga.
Ia pun melanjutkan Perlariannya.
Meskipun berulang kali terjatuh ke tanah.
Rain tetap tidak menghentikan Langkahnya.
Namun.
Zaggg,,,zag,,,zag,,,
Zag,,,zag,,,zag,,,
Zag,,,zag,,,zag,,,
Rain Louise (5 tahun)
(melihat ke atas)
Rain Louise (5 tahun)
Ada helipkopter!
*terkejut*
Rain Louise (5 tahun)
Apakah itu mereka!!!
Rain Louise (5 tahun)
Tidak,,,,tidak,,,,
tidak,,,
*panik*
Rain Louise (5 tahun)
Aku sudah lari sejauh ini,,,,
tidak,,,tidak!!!
Rain Louise (5 tahun)
Aku tidak boleh tertangkap!!
Rain Louise (5 tahun)
Kumohon,,,
Rain Louise (5 tahun)
Kumohon,,,
Rain Louise (5 tahun)
Kumohon Tuhan!
Rain Louise (5 tahun)
Kumohon tolong aku
hiks,,,hiks,,,
Gong!!
Gong!!
Gong!!
Terdengar suara Anjing penjaga,
menggonggong dari arah kejauhan.
Rain Louise (5 tahun)
(semakin panik)
Rain Louise (5 tahun)
Tidak,,,tidak ,,,
Rain Louise (5 tahun)
Siapapun ku mohon,,,,
Kumohon Tolong Aku,,
hiks,,hiks,,,
Rain berlari sekencang kencangnya.
Sambil menangis ia mempercepat langkah kaki kecilnya.
Air matanya mulai mengkaburkan pandangan matanya.
Berlari,,,berlari tiada hentinya.
Tidak tauh ke arah mana ia berlari,
yang Rain tauh,
bahwa ia harus berlari.
Comments