The CEO Is My Husband [Nanami Kento X Reader]
Kenalan
Malam hari, di sebuah restoran bintang lima
Sera Kouji/You
"Maa, harus berapa lama lagi Sera nunggu? udah 30 menit kita disini, makanan Sera juga udah abis"
Mama
"Sabar Sera, Nanami itu Ceo, kerjaannya banyak, udah pesen lagi aja makanan sana"
Sera Kouji/You
"Ish... iya iya"
Belum sempat memanggil pelayan. Kehadiran Seorang pria tampan dengan tinggi dan postur tubuh idealnya datang dengan tergesa gesa menuju meja Mama dan Sera
Nanami Kento
"Maaf atas keterlambatan saya"
Suara dalam dan serak pria itu langsung membuat Sera agak tercengang. Oh my god, Sera suka suara itu
Mama
"Tidak apa-apa Nanami, ayo duduk dulu, kamu pasti lelah selesai kerja langsung kemari"
Nanami lalu duduk dikursi seberang, Mata pria itu langsung tertuju pada Sera dengan tatapan yang sulit untuk diartikan
Mama
"Sebelumnya apa kabarmu Nanami? Sudah lama kita tidak bertemu, terakhir kali adalah saat kamu lulus SMA, saat itu Sera masih kelas 6 SD"
Nanami Kento
"Kabar saya baik bibi, Hanya saja pekerjaan saya cukup padat, yeah hampir setiap hari"
Mama
"Semua itu sebanding dengan hasilnya nanti Nanami, bibi dengar kamu akan membangun perusahaan cabang di Canada"
Nanami Kento
"Itu benar bibi, Semuanya adalah hasil kerja sama dengan perusahaan (X)"
Sementara itu sejak tadi Celine hanya sibuk memandangi Nanami, alisnya sedikit terangkat, memikirkan bagaimana bisa ia memiliki sepupu setampan dan sesempurna Nanami
Mama
"Yeah apapun itu bibi hanya mendoakan yang terbaik untukmu"
Mama lalu menatap kearah Sera
Mama
"Nanami, ini Sera, apa kamu mengingatnya?"
Nanami Kento
"...Tentu saja bibi, aku masih... mengingatnya"
Lagi-lagi, Tatapan yang sulit diartikan Nanami tujukan pada Sera
Sera Kouji/You
"Hm? emangnya kita pernah ketemu?"
Tanya Sera dengan polosnya
Nanami Kento
"Terakhir kali saat hari kelulusan SMA ku, kau masih SD saat itu"
Mama
"Ekhem...Nanami, bibi yakin kamu sudah tahu kenapa bibi mengundangmu malam ini"
Mama
"Jika kamu tidak keberatan Bibi ingin kamu menikah dengan Sera"
Nanami Kento
"Saya tidak keberatan bibi, tapi pertama tama, apakah Sera menginginkan perjodohan ini"
Mama menatap malas kearah Sera
Sera Kouji/You
"Errh... Ya terserah?"
Mama dan Nanami menatap Sera dengan tatapan yang masing masing memiliki arti yang berbeda
Sera Kouji/You
"... Okay, maksud Sera, Sera setuju... dengan perjodohan ini"
Ucap Sera sambil menatap kearah lain, lagipula siapa yang ingin menolak kesempatan emas menikah dengan pria kaya, mapan, tampan, memiliki suara bariton dan tubuh ideal itu, Sera tidak akan kuat untuk menolak, lagipula saat ini Sera sedang menerapkan ilmu 'umur hanyalah angka'
Mama
"Kalau begitu untuk--
Belum selesai bicara, ponsel wanita itu berdering, segera saja Mama beranjak dari sana meninggalkan Nanami dan Sera berdua
Okay, ini cukup canggung, kenapa juga Nanami menatap Sera begitu lekat
Nanami Kento
"Bagaiamana dengan sekolahmu? ada masalah?"
Sera Kouji/You
"...Errhh ya gitu, semuanya baik"
Nanami Kento
"... Kamu sekolah di SMA Sakurai kan? kalau kamu lupa saya adalah alumni disana"
Sera Kouji/You
"Bukan lupa, tapi gatau"
Nanami Kento
"Bukankah saat kelulusan saya kamu ikut... apa kamu lupa?"
Sera Kouji/You
"Mungkin, ingatanku gak sebagus itu"
Nanami Kento
"Kalau begitu kamu juga lupa dengan janjimu untuk 'selalu bersama saya kapanpun' setidaknya sampai kamu menghilang bersama ibu dan kakakmu entah kemana... saya selalu mencarimu selama ini, 6 tahun Sera"
Mama
"Sera, kita pulang sekarang"
Mama datang secara tiba-tiba dengan raut gelisah
Sera Kouji/You
"Kenapa ma?? mama keliatan gelisah?"
Mama
"Kakakmu... kecelakaan"
Mama
"Sekarang sudah dibawa kerumah sakit, Nanami maaf, kita akan membahas tentang perjodohan ini lain kali"
Nanami Kento
"Tidak apa-apa bibi, Hal itu bisa ditunda, yang terpenting saat ini adalah keadaan Haruno"
Nanami Kento
"... Saya akan menjenguk besok, malam ini ada sedikit hal yang ingin saya urus"
Sera dan Nanami saling bertatapan satu sama lain
Mama
"Kalau begitu bibi dan Sera permisi"
Mama dan Sera lalu segera beranjak, namun Sera masih diliputi kebingungan dan rasa penasaran atas ungkapan Nanami barusan, membuat Sera sedikit menoleh kearah Nanami sebelum ia berjalan dengan tergesa menyusul Mama
Comments
ill17yo
sabar yaww
2024-09-09
0
Suzy❤️Koko
Bagaimana cerita selanjutnya, author? Update dulu donk! 😡
2024-09-09
1