Seorang guru pernah berkata: Jadilah siswa yang rajin, patuhi guru, puja kami seperti dewa, tidak boleh ada rumus dari luar, selalu ikuti apa yang ada di dalam buku. dengan itu kalian bisa menjadi buruh yang berkualitas... bla BLA BLA.....
Noir
Pidato pembodohan macam apa ini.
Armi Junes
Memangnya apa yang kau dengar?.
Noir
Hah, kau tidak mendengar apa yang dia katakan?.
Armi Junes
Tentu saja, pidatonya sangat membosankan.
Noir
Dan kau tidak merasa sedikitpun tersinggung?.
Armi Junes
Tersinggung, kenapa bisa? bukankah kepala sekolah menyampaikan pidato yang biasa saja?.
Noir
Apanya yang biasa saja!
Noir
Jelas-jelas dia berpidato seakan meminta kita menjadi budak dengan sukarela
Armi Junes
Hah?.
Pria
Belajar dengan giat, gapai mimpi setinggi langit. tidak ada rasisme antar ras, buatlah sekolah ini layaknya surga.
Noir
Loh, kok jadi beda.
Noir merasa ada kejanggalan dari pidato kepala sekolah
Noir
(Aku tidak tahu apa itu, terapi aku sadar jika ada sesuatu yang tidak beres)
Setelah pidato kepala sekolah berakhir, upacara pun dibubarkan
Kelas 1C
Noir
*duduk di kursi kosong
Noir
Sepertinya tidak ada yang berubah
Noir
*melihat seluruh kelas
Setiap wajah yang pernah aku lihat sebelumnya, sangat samar tapi aku masih bisa mengingat mereka
Noir merasa tidak ada perubahan dari teman sekelasnya, mereka sama seperti yang dia ingat
Noir
Tidak ada kenangan khusus tentang mereka, dikarenakan kecelakaan sepeda membuatku dirawat di rumah sakit
Noir
Hasilnya aku sulit mendapatkan teman akibat terlambat satu Minggu.
Noir
Bukan hanya itu. karena satu Minggu tidak hadiri kelas membuat beragam isu tidak benar tentang aku tersebar.
Noir
Akibatnya tidak ada seorangpun yang ingin berbicara padaku, sehingga memaksaku menjadi seorang introvert.
Armi Junes
Hay kawan!.
Noir
Hem, aku penasaran dengan siapa di berbicara
Armi Junes
Oh ayolah, jangan bersikap begitu dingin.
Armi Junes
Kau tidak keberatan jika aku duduk disamping mu bukan?.
Noir
Aku tidak memiliki hak untuk melarang seorang murid duduk di kursi yang masih kosong
Armi Junes
Keren, kalau begitu perkenalkan teman sekelas mu ini.
Comments