"Tidak apa-apa, hanya saja menurutku ini tempat yang cocok bagi kita mengobrol berdua." Tersenyum ke arah Haechan.
Jung Haechan
*Menganggukkan kepalanya.
Jung Jeno
"Apa ada sesuatu yang ingin kau bicarakan kepadaku?"
Jung Haechan
"Maksudmu?"
Jung Jeno
"Lupakanlah!"
Jung Haechan
*Menghela nafasnya.
Jung Haechan
"Sebenarnya aku sudah memiliki kekasih dan dia sedang pergi ke Canada!"
Jung Jeno
*Menatap Haechan.
Jung Haechan
"Aku tau kau pasti bertanya-tanya kenapa aku menerima perjodohan ini padahal kan aku sudah memiliki kekasih!"
Jung Haechan
Jung Haechan
*Menatap Jeno.
Jung Jeno
*Diam.
Jung Haechan
"Alasannya adalah aku tidak ingin membuat kedua orangtuaku kecewa, dan juga mungkin ini sudah takdirku untuk tidak bisa bersama dengan orang yang aku cintai!" Menunduk.
Jeno menatap Haechan dengan tatapan yang susah diartikan, lalu dia mengangkat dagu Haechan dengan jarinya.
Jung Haechan
*Menatap Jeno.
Jung Jeno
"Jika memang ini takdirmu ... maka aku tidak akan membuatmu menyesal dengan pilihan mu," ujar Jeno.
Jung Haechan
"Kau tidak membenciku?"
Jung Jeno
*Menggeleng.
Jung Haechan
"Wae?"
Jung Jeno
"Karena kau lebih memilih 'ku daripada kekasihmu itu," jawabnya sambil tersenyum.
Jung Haechan
"Hanya karena itu?"
Jung Jeno
*Menggeleng.
Jung Haechan
"Lalu?"
Jung Jeno
"Jujur saja aku sudah jatuh cinta padamu saat pertemuan pertama kita di Bandara," ujar Jeno.
Jung Haechan
"Bandara?"
Jung Jeno
"Hmm, apa kau masih ingat dengan orang yang menabrak mu di Bandara tadi?"
Jung Haechan
"Iya, jangan bilang kalau orang itu adalah kau."
Jung Jeno
"Tapi sayangnya itu memang aku," jawab Jeno sambil tersenyum.
Jung Haechan
*Menatap Jeno.
Jung Jeno
"Apa yang sedang kau lakukan di sana?"
Jung Haechan
"Mengantarkan kekasihku pergi!"
Jung Jeno
"Eoh! berarti tadi adalah pertemuan terakhirmu dengan kekasihmu, sekaligus pertemuan pertama kita?"
Jung Haechan
*Mengangguk.
Jung Jeno
"Takdir yang aneh, tapi ngomong-ngomong apa yang akan kau lakukan dengan kekasihmu nanti?"
Jung Haechan
"Memutuskannya, Maybee."
Jung Jeno
"Terimakasih!"
Jung Haechan
*Mengerutkan keningnya.
Jung Haechan
"Untuk?"
Jung Jeno
"Karena kau lebih memilih 'ku daripada kekasihmu," jawab Jeno.
Jung Haechan
*Tersenyum.
Jung Haechan
"Hmm, lagipula aku melakukan itu juga demi orangtua 'ku, aku tidak ingin dicap sebagai anak durhaka karena menolak keinginan orangtua."
Jung Jeno
"Tidak apa-apa, karena aku akan membuatmu jatuh cinta padaku."
Jung Haechan
"Lakukan apa saja yang kau mau, Jeno!"
Jung Jeno
"Baiklah, dan itu akan aku mulai dari sekarang!" Melepaskan jaketnya dan memasangkannya ke Haechan.
Jung Haechan
*Menatap Jeno.
Jung Jeno
"Udara malam tidak cocok untukmu," ujar Jeno sambil tersenyum.
Jung Haechan
"Tapi kau sendiri, kau bisa saja kedinginan."
Jung Jeno
"Dingin bukan masalah bagiku, Pudu!"
Jung Haechan
*Degh!
Jung Haechan
"Pu---pudu?"
Jung Jeno
"Itu panggilan sayangku padamu!"
Jung Jeno
Jung Haechan
*Blush!
Jung Haechan
*Mengalihkan pandangannya.
Jung Jeno
*Terkekeh.
Jung Jeno
‘Mulai hari ini aku bersumpah kepada diriku sendiri untuk membuatmu tidak menyesal karena lebih memilih 'ku daripada kekasihmu itu, Haechan.‘ batin Jeno.
Comments
Lee Jeno ˃ᴗ3
Jeno pacar haechan itu kkk luh Jeno mnding sama gw aj 🙈
semangat trs Thor lanjut😉💪
2022-03-29
3