Ha ha ha, Aku hanya bercanda saja mengajakmu ke emperan.
Kan aku pengen romantisan sama kamu! Masa makannnya di emperan si.
Farel Putra Bachtera
(Terkekeh)
Syila Permata Dewi
Hufttt kamu ya (Kesal)
Farel Putra Bachtera
Sudahlah...Yuk masuk (Menggandeng tangan Syila)
Syila Permata Dewi
Ga usah sok sok an romantis deh
Syila Permata Dewi
Lepasin, malu tau diliat orang, kan kita bukan pacaran
Farel Putra Bachtera
Emang harus pacaran ya?
Farel Putra Bachtera
(Ha ha ha)
Syila Permata Dewi
Yaaa engga sih, udah ah aku laper nih
Syila pergi meninggalkan Farel dan ia memilih masuk kedalam restoran terlebih dahulu untuk mencari tempat yang aman dan jauh dari penglihatan orang banyak. Termasuk Fans fans mereka.
Farel Putra Bachtera
Duhhhh Syila kemana lagi. Mana gue ditinggal sendiri planga plongo kaya kambing congek.
Farel Putra Bachtera
(Berbicara sendiri dengan suara pelan)
Farel mencari keberadaan Syila. Ia mendapati Syila yang sudah duduk duluan di kursi luar dan tentunya jauh dari penglihatan orang banyak.
Kamu kok ninggalin aku sih. Kan aku jadi kelihatan jomblo.
Syila Permata Dewi
Yahhh kamu kan emang jomblo!
Syila Permata Dewi
Ha ha ha ha
(Pecah tawa Syila)
Farel Putra Bachtera
Apa bedanya sama kamu! Mengejek orang saja bisanya.
Farel Putra Bachtera
Nih ya aku kasih tau. Aku kalau mau dapetin cewe cantik yang banyak mah gampang banget. Cuma sekali kedip tu cewe langsung klepek klepek!
Farel Putra Bachtera
(Ucap Farel Dengan sombong dan meletakkan jari ceklis dibawah dagunya)
Syila Permata Dewi
Huhhhh sombong amat si
Farel Putra Bachtera
Sudahla sesama jomblo jangan mengejek ya. (Tersenyum menatap Syila)
Syila Permata Dewi
Ha ha. Bener juga tuh.
Farel Putra Bachtera
Ohh iya kapan makannya ni? Aku udah laper banget.
Syila Permata Dewi
Tenang aja udah aku pesen kok. Bentaran lagi juga dateng.
Tak lama setelah 5 menit menunggu akhirnya pesanan yang Syila pesan datang.
Pelayan Restoran
Maaf mbak? Ini pesanannya. (Seraya menghidangkan pesanan yang Syila pesan)
Syila Permata Dewi
Makasih ya mas. (Tersenyum manis dengan sopan menatap pelayan)
Pelayan Restoran
Kayanya saya pernah lihat mbaknya deh. Tapi dimana ya? (Sambil mengetuk pelan dagu dengan jari telunjuknya)
Syila Permata Dewi
Salah orang kali mas. (Ucap Syila gugup)
Farel Putra Bachtera
Salah orang kali mas. Ini tuh pacar saya. Masa iya sih masnya pernah jumpa, dia aja baru pertama kali kesini.
Syila Permata Dewi
(Melotot mendengar Farel mengatakan bahwa ia adalah pacar Farel)
Farel Putra Bachtera
(Mengedipkan Mata Kanan)
Pelayan Restoran
Iya kali ya mas. Mungkin saya yang salah orang. Maaf ya Mas Mbak mengganggu waktunya.
Pelayan Restoran
(Berjalan meninggalkan meja Farel dan Syila)
Farel Putra Bachtera
Hufttt hampir saja.
(Mendengus)
Syila Permata Dewi
Kamu apaan sih pake bilang aku pacar kamu segala.
Farel Putra Bachtera
Kamu ga liat tadi dia curiga sama kamu! Emang kamu mau ketahuan kalo kamu artis? Nanti kamu belum sempat menyuapkan makanan malah ada orang yang minta foto lagi!
Farel Putra Bachtera
(Menjelaskan dengan sedikit kesal)
Syila Permata Dewi
Ehhh iya juga sih. Kamu bener. Hehe maaf ya.
Syila Permata Dewi
(Mengulurkan tangan kanan untuk meminta maaf kepada Farel)
Setelah 1 Jam berlalu. Syila dan Farel menyelesaikan makannya dengan cepat dan Bergegas menuju mobil milik Farel. Namun saat menuju kemobil.
Comments