Di suatu desa, seorang lelaki yang hidup bersama kedua orang tua, lelaki ini bernama Deden, deden sangat baik dan menghormati kedua orang tuanya, sekarang kedua orang tuanya sudah sakit-sakitan, dan deden tidak mempunyai pekerjaan.
Pada siang hari, jam 13:56 deden mencari pekerjaan kesana kemari tetapi tidak ada hasil,
akhirnya deden duduk di sebuah toko dan ia berpikir, "bagaimana ya?cara aku mendapatkan uang dengan cepat?" deden bertanya kepada diri sendiri, tiba tiba seseorang lelaki tua mendatangi deden yang sedang berpikir keras untuk mendapatkan pekerjaan.
"nak? kau kenapa? kau seperti banyak pikiran" ucap kakek
"eh? tidak saya tidak kenapa-napa, saya baik-baik saja" jawab deden dengan sopan
"apa kau sedang mencari pekerjaan?" tanya kakek
"iya! saya sedang mencari pekerjaan, saya ingin membawa orang tua saya ke rumah sakit" jawab deden
"kamu bisa bekerja dengan saya!" ucap kakek
"s..saya akan bekerja menjadi apa? p..pilot?polisi?apa yang lain?" tanya deden dengan semangat
"hahahahaha! kamu bisa aja! tidak kamu akan menjadi penjual tanah makam, apa kamu mau?" tanya kakek itu
"hemm? baiklah saya akan menjual tanah makan kakek!" ucap deden
Kakek mengajak deden ke pemakaman yang sudah lama tidak dipakai dan itu sangat menyeramkan..apalagi ini sudah menjelang malam.
"kakek boleh saya tau berapa lebar makam ini?" tanya deden
"kakek tidak tau seberapa lebar dan panjang pemakaman ini" jawab kakek
"baiklah kek, saya akan mengukurnya sekarang" ucap deden
"jangan sekarang, kamu akan melihat sesuatu yang menyeramkan di makam ini" ucap kakek
"hahahaha! kek saya tidak mempercayai hal-hal seperti itu! tetapi saya percaya bahwa adanya tuhan yang selalu disamping saya!" ucap deden
"kau ini, baiklah-baiklah intinya kakek sudah mengatakanya kepada kamu, kakek pulang dulu" ucap kakek
"baiklah kek! hato hati di jalan!" jawab deden
Dimalam hari jam 00:00 tepat deden masih mengukur karena makan itu sangat lebar dan disana sangat sepi tidak ada satupun orang atau kendaraan yang melewetinya.hal hal aneh pun terjadi pada deden, deden merasa punggungnya seperti ada orang yang menaikinya.
"kenapa punggungku berat sekali" keluhan deden
beberapa menit kemudian punggungnya yang berat menjadi baikkan dan sekarang kakinya serasa berat hingga deden tidak kuat berjalan, deden memutuskan untuk beseok melanjutinya. deden istirahat didekat pohon dan mulai memejamkan matanya.
"hihihihihihihihi! dedennnnnn! banguunnlahhh!"
deden terkejut karena ada yang memanggil dirinya, deden melihat kesana kemari tetapi tidak ada sama sekali orang, perasaan deden mulai tidak enak, tetapi deden menghiraukanya.
Suara itu muncul lagi dan lagi, itu membuat deden tidak bisa istirahat, deden tidak sengaja matanya tertuju pada sebuah pohon, deden melihat dengan jelas disana ada seseorang yang sedang melihatnya.
"siapa itu? kenapa kau ada diatas pohon?" ucap deden
"lebih baik kau turun dan biarkan aku istirahat" ucap deden
tiba tiba seseorang itu ada didepan muka deden.
"Aaaaaa! k..kau! k..kau hantuu" deden berusaha lari tetapi tidak bisa
"hihihihihihihihi! dedennn kenapa kau tidak mendengari perkataan kakek tadi?" tanya hantu itu dengan ketawa yang menyeramkan
"Ibuuuu! Ayaahhh! aku tidak tau bahwa perkataan kakek tersebut benar! tolong lepaskan saya!" ucap deden yang ketakutan
"aku akan melepaskan mu! tetapi kau harus pergi dari pemakaman ini dan bilang kepada kakek tua itu" ucap hantu itu terpotong
"jangan jual pemakaman ini!" bisiknya sang hantu dengan suara yang menyeramkan
"tidak! saya akan tetap menjual pemakaman ini! saya membutuhkanya!" ucap deden
deden menarik nafas den menghembuskanya, deden mulai membaca do'a dan itu membuat sang hantu didekatnya pergi dari sisinya.akhirnya hantu itu pergi dan deden melanjutkan mengukur tanah pemakaman hingga pagi.
"huff akhirnya selesai juga! wahh ini hasilnya banyak banget!" ucap deden
"bagaimana? kau sudah mengukurnya?" tanya sang kakek
"sudah kek! saya akan membuat brosur supaya orang bisa mengetahuinya bahwa kita menjual tanah makam" ucap deden
"kau memang pemberani" ucap kakek
Dua minggu kemudian
akhirnya tanah makan itu laku terjual dan itu hasilnya lumanyan besar, tetapi hantu itu tetap ada dan ia selalu menakut-nakuti orang yang membelinya, dan deden juga sudah membawa kedua orang tunya kerumah sakit dan sekarang orang tuanya masih di periksa oleh dokter
!!!The end!!!
maaf ya ini ceritanya tidak terlalu menyeramkan😅, selamat membaca, jangan lupa tinggalkan jejak seperti like dan comen, maaf apabila adanya suatu kesalahan kata, sekian dari saya terimakasih.