Namanya Shena, putri Tunggal Pasutri yg Bernama Pak Bayu & Bu Rani sepasang suami istri yg sangat kaya raya. Shena kini tengah duduk bangku sekolah SMA, di sekolah Shena mpy beberapa teman ada Najwa, Arkha dan Rafi, mereka kemana-mana sllu bersama.
Suatu hari liburan sekolah telah tiba, dan mereka berencana untuk pergi liburan. Dan orang tua mereka mengijinkannya. Mereka pergi liburan ke rumah villa milik orang tua Shena yg berada di kota bogor, tak jauh dari tempat mereka tinggal.
Mereka pergi ke sana satu mobil, Arkha yg menyetir mobil, Rafi duduk di samping dan Shena jg Najwa duduk di belakang.
Tak berselang lama mereka melakukan perjalanan, akhirnya mereka sampai di Villa milik Shena.
"Pemandangannya bagus sekali yha shenaaa... !!! bikine adem saja." Kata mereka bertiga, jawab Shena "Iyaa teman2, yuk kita masuk. Cappeekkk..." Saat mereka masuk mereka tlh di sambut Pak Darkum & Bu Riski perawat rumah villa, "Selamat datang Noooonnnn.. dan maaaassss... !!! mari silakan, kamar sudah siap." Jawab Shena & teman2 "Makasih biii.... dan bapak Darkum." Mereka masuk ke kamar untuk betistirahat, dan but Riski jg Pak Darkum kembali menyeleseikan pekerjaannya.
****
Rumah villa milik keluarga Shena tergolong ramai, walopun beberapa meter saja sudah ada kalinya yg sangat jernih. Di dekat rumah villa Shena berdiri sebuah rumah sederhana yg di huni oleh pak Ady & Hasna putrinya, mereka sehari-hari berjualan di pasar. Setelah cukup istirahat Shena & ke3 temannya keluar villa menghirup udara segar, pepohonan jati di sekeliling villa menambah indahnya pemandangan villa. "Sungguh menakjubkan, lama 2 di sini gue betttaaahhh dech." Kata Rafi dan Arkha sambil jepret sana jepret sini, sahut Najwa "Yha jelas betah lach, kalian kan cuma makan dan tidur adja kerjanya." Jawab Arkhs "Yha enggaklah, emang lueee... yg suka cari gratisan." Sela Najwa jengkel "Iiiihhhh.... yha enggaklah emangnya kamuuuu..." Saat mereka berselisih Shena berkata "Sudah2.... jangan berantem, yuk kita kembali, udah sore." Mereka kembali ke rumah villa Shena, dan mandi membersihkan diri lalu pergi makan malam !!! krna makan malam sudah di siapkan bu Riski, usai makan mereka keluar villa menikmati udara malam di luar.
*****
Lampu2 yg menyala menghiasi sekeliling villa, lalu lalang kendaraan lewat menambah hiruk pikuk ramainya malam. Di taman depan rumah villa mereka bersantai menikmati malam, semilirnya angin menambah sejuknya malam ! untuk menghangati suasana mereka selain bercanda jg menyalakan api unggun. Bercanda & bernyanyi terus menambah suasana rumah villa yg tadinya sepi mendadak mjd ramai, alunan suara gitar yg di mainkan Arkha menambah syahdunya malam. Tanpa di sadari celotehan mereka mengganggu malamnya Hasna dan sang bapak yg tengah beristirahat, sang bapak tak bisa tidur, melihatnya Hasna kasihan. "Kasian boa pak nggak bisa tidur, karena anak kota itu." Bisik Hasna sambil memijit kaki bapaknya, hari telah larut malam !!!! barulah Shena dan kawan2 pergi tidur.
*****
Mereka tidur sangat nyenyak sekali karena lelah, keesokan harinya Hasna ke rumah villa Shena untuk mengingatkan mereka untuk tidak terlalu berisik sampe larut malam !!! karena mengganggu yg lain..
Namun sesampai di sana mereka belum bangun dari tidurnya, kata bu Riski "Mereka bellum bangun mbk, apa ada yg bisa saya bantu ???" Jawab Hasna "Ohh begitu biiii.... kalo begitu tlg bilangin majikan bibi kalo bercanda jangan keras2, saya dan yg lain terganggu." Bu Riski mengangguk dan menjawab "Iya mbk, nanti saya sampekan kepada mereka.," Hasnapun pergi karena hari sudah siang, ia pergi ke pasar untuk jualan.
Pukul 10.00 wib Shena dan teman 2 baru bangun dari tidurnya, "Sudah. bangun nooonn.... ??? kalo mau makan bibi siapin sarapannya." Jawab Shena "Iya biii.. siapin aja, nanti habis ini gue sama temen2 makan kok." bu Riski menyiapkan makanan, Shena & teman2 mandi. Usai mandi mereka sarspan. "Tadi malam seruuuu yaaa...!!!" kata Arkha sambung Rafi " Ya jelas donk, kan ada gueee..." Sela Shena " Ya jelas kalian kan biang keroknya." Bu Riski menyambung "Iyaaa... betul nooonnn.... tadi ada tetangga yg kemari, dia marah krna terganggu kalian yg bear is ik td malam." Sahut Shena "Iyaaa biii... kami minta maaf krna sudah membuat kerusuhan." Sela Najwa "Kita nggak salah Sheeee... emang mereka aja yg lebay."
Usai sarapan mereka jalan 2 ke sekitar rumah Villa, di tepi sungai mereka bermain. Airnya yg jernih menambah indahnya mata memandang. Mereka memancing, dan hasil memancingnya cukup lumayan, malam harinya di samping rumah mereka memasak ikan hasil tangkapan mereka. Arkha & Rafi membakar ikan dan Shena jg Najwa yg meracik bumbunya, selang beberapa menit ikan dan bumbu sudah matang dan siap di santap untuk makan malam.
******
Mereka makan dgn lahap, maklumlah di kota mereka tdk bisa makan makanan sprti itu. Usai makan mereka berempat bersantai ria sambil guyonan dan mereka tak menghiraukan peringatan Hasna, mereka menghabiskan malam dgn penuh bahagia. Hasna kesal & marah ujarnya "Dasar nggak tau tarakrama, di kasih tau gk di gubris!!! lihat saja kalian akan ketakutan di rumah itu." Keesokan harinya Hasna menakut-nakuti mereka, saat malam harinya, saat Shena dan teman 2 bergojek ria Hasna melempar bangkai ayam ke arah mereka, bangkai ayam trsbut nsih segar bgtu jg darahya masih menetes. "Hiiii.... setan !" Ucap Rafi saat bangkai ayam itu mengenainya, sahut Arkha "Apaan sich lueee fi...????" lanjut Rafi "Nggak khaaaa... coba liat itu ??? ihhh ada darah..." Jawab Najwa "pasti ada yg iseng nich... Luuueeee kan Sheeennnaaaa !!" Shena menggeleng katanya "Nggak lach..." Tak hanya itu saja, karena mereka takut mereka kembali ke Villa untuk tidur. Tiba-,tiba Najwa kebelet pipis dan dia takut ke kamar mandi sendiri, "Seee..anterin gue ke toilet donk." Ucap Najawa, namun Shena udah terlelap. Najwa ke toilet sendirian, saat di toilet jendela di ketuk dari luar !!! Najwa cepat2 keluar dari toilet namun dia di bekap dari belakang. "Toolllooonnnggg..." Teriaknya, namun tidak ada sahutan orang lain memberi pertolongan !!! setelah Najwa pingsan seseorang yg membekapnya, membawa Najwa keluar dan menggeletakkan di atas rerumputan. Hasna melampiaskan kekesalan di hatinya, ia pukuli Najwa sampe babak belur, dan dia. khalaf hati dan membacok tangsn Najwa !!! hingga Najwa menghembuskan nafas.
*****
Hari sudah pagi pak Darkum sprti biasa menyapu halaman & pekarangan rumah, saat dia ke samping rumah bagian belakang ia mendapati sosok Najwa telah meninggal dunia. Seisi rumahpun heboh dgn kematian Najwa, teman2 Najwa sedih melihat kematian Najwa yg tragis itu ;!! Polisipun di libatkan keluarga Shena untuk menguak kematian trsebut. saat olah tkp polisi menemukan sebuah gelang di samping jasad Najwa, dan ternyata itu adl gelang Shena !!! Hasna memang sebelumnya tlh ke kamar dan mengambil gelang milik Shena. "Gueee... bukan pembunuh Najwa." Jerit Shena histeris, jawab Arkha "Tp semua bukti mengarah kpdamu sheee...." Akhirnya Shena di penjara, dan jenazah Najwa di makamkan di kota, sejak itu rumah villa orang tua Shena di juluki "Rumah berdarahk.
****
Karena belum ketemu dgn pembunuh kematiannya Arwah Najwa tidak tenang, Meja & kursi sering bergerak sendiri, Darah2 berceceran di lantai dan lampu2 berkedip- kedip sendiri. Suatu hari ada seseorang pengunjung yg menginap di rumah villa tersebut, dia bernama Zahwa, suatu malam dia kebelet pipis diapun ke toilet, habis dari toilet ia merasakan kepalanya pusing dan dia tiba-_tiba menangis histeris. Rupanya Zahwa terrasuki arwahnya Najwa yg masih tidak tenang, Pak Darkum dan bu Riski ketakutan dan berlari meminta pertolongan warga !!! saat itu pula lewatlah Hasna, "Ada apa pak ???" Kata Hasna, jawab mereka " Mbk Zahwa kesurupan mbk....!!!" Zahwa berlari mengejar pak Darkum & Bu Riski, saat melihat Hasna Zahwa menjambak rambut Hasna sambil berkata "Kamu harus mati... Hasnaaa !!!! kematianku harus ku balas dgn kematianmu" Hasna timdak bisa mengelak, lalu ia berkata" Kematian siapa yg kamu maksud ???" Sahut Zahwa "Kematian Najwa temannya Shena pemilik villa itu." Sahut Hasna "Najwa,,, siapa yg blg Gue bunuh Najwa.", Zahwapun mencekik leher Hasna dan berkata "Iyaaa... gue yg bunuh Najwa temannya Shenaaa, habis gue nggak suka kalo mereka berisik bikin kegaduhan. Karena Hasna sudah mengaku kesalahannya, Arwah Najwapun pergi dan tersenyum dgn tenang, Hasnapun di penjara dan Shena akhirnya bebas karena memang tk bersalah...
SELESEI