Ketika itu devhin umur 2 tahun jadi mamaku punya 6 bersaudara.
Anak pertama kakaknya mama panggilan devhin Iyek
Mama ku di panggil nenek
Anak ke 3 panggil oma
Anak ke 4 panggil Titi
Anak ke 5 panggil enyek yang terakhir andung.itu panggilan devhin kepada nenek nya semua.
Ketika itu Oma masuk rumah sakit dan dia meninggal di rumah sakit jakarta karna beliau kenak sakit kanker pankreas.
Singkat cerita Oma meninggal dan di semayam kan di rumah mama.karena perjalanan mayat beliau datangnya malam sekitar jam 9 malam di situ devhin masih belum tidur karna devhin itu tidur tidak bisa hidup lampu.
Sudah di bujuk untuk tidur tetap dia tidak mau tidur.Mama ku dia sedang ngaji di samping peti nya Tante ku,devhin yang sedang berlari di sana melihat hidung Oma nya mengeluarkan darah langsung dia lap dengan tisu,karna mungkin sudah lama meninggalnya dari subuh kemungkinan ada pembuluh darah ada yang pecah.
"Nenek,ada salah nek."
Tak lama anak dari Tante ku datang dari ruang tengah
"Kenapa vhin"
"Hidung Oma berdarah Uncu" (Uncu sebutan untuk om atau yang paling kecil di keluarga)
"O gak banyak kok vhin"
"Ini dalah nya sudah devhin lap pake tisu,banyakkan" sambil menunjukkan tisu yang lumayan banyak di tangannya
"Sini Uncu buang ya vhin"
"Uncu jangan dekat oma"
"Kenapa ini kan mama nya Uncu"
"Itu Oma marah liat Uncu, cembelut Oma liat Uncu dekat"
"Gak kok Oma nya diam aja"
"Bukan Oma yang lagi tidur ini, Oma yang lagi berdiri samping nenek itu".
Sedangkan di sebelah nya mamaku alias neneknya devhin gak da siapapun.itu sudah jam 02.00 malam
---------
Esok pagi nya ketika Oma bersiap di kafani lagi, di sholat kan dan mau di kubur ketika mayat beliau sudah di dalam tanah devhin ngomong lagi kepada Abang ku no 2
"Angah,angah kenapa Oma yang itu di masukin ke dalam tanah angah?Oma yang di sebelah nenek kok gak masuk juga"
"Oma yang mana,Oma devhin ya cuma 1 ini nak dan di sebelah nenek itu Adang bukan Oma."
"Oma angah...itu di sebelah nenek."
Orang pun melihat devhin anak kecil dengan tatapan heran
Itu lah kejadian ketika Tante ku meninggal