Terkadang sedikit kasih sayang bisa menjadi pelukan ternyaman
Aku tidak pernah berfikir kehidupan yang terlihat sempurna ternyata tidak seperti sampulnya yang indah tapi dalam bukunya hanya ada luka.
Waktu kecil kita ga akan pernah berfikir akan kehidupan dewasa tapi hanya ada rasa senang di benak ku sampai pada suatu hari.
Ibuku bertengkar dengan ayah saat aku sedang sakit mungkin aku hanya berfikir itu hanya bercanda tapi siapa sangka pertengkaran itu adalah awal akan perpisahan. Waktu aku ingin membela ibu ayahku malah memarahiku. Aku ga pernah berfikir bahwa itu akan terjadi dari dulu aku hanya merasakan kasih sayang yang apapun yang selalu aku inginkan akan selalu ada.setelah pertengkaran kukira akan membaik nyatanya aku salah ayahku malah meminta saran pada keluarganya dan keluarganya malah bilang untuk memulangkan ibuku dan aku. Aku tau keluarga mereka adalah keluarga yang kaya dan selalu memandang rendah orang di bawah mereka. Akhirnya aku dan ibuku pulang.
Setelah di rumah nenek kukira akan selalu sama seperti sebelumnya tapi aku salah. Saat ibuku kerja anak dari Tante ku malah ga ngebolehin ini itu aku selalu dilarang untuk melakukan apapun yang aku suka.sampai pada suatu ketika saat aku bilang pada ibu bahwa aku ingin nonton tv tapi tidak boleh. Ibuku bilang pada anak dari Tanteku bahwa harus gantian ternyata di luar dugaan dia malah memarahi ibuku. Lagian ini rumahku apapun yang ada disini itu milikku ucapnya dengan lantang ibuku lalu menjawab ini itu rumah orang tua kandungku kamu hanya seorang cucu tidak lebih lagian ngapain kamu ga kerumah ibumu saja ucap ibuku.