Orang bilang rumah adalah tempat untuk pulang dan beristirahat,namun bagi seorang gadis SMP rumah adalah tempat yang selalu dihindarinya .
Alifa gadis dengan rambut panjang dan mata sipitnya yang terhimpit beban yang berat, SMP masa remaja yang seharusnya dilakukan dengan bahagia namun bagi Alifa masa dimana dirinya harus bertahan dalam macam cobaan.
Asslamualaikum, sapa Alifa ketika tiba dirumah.Namun tak seorang pun menjawab salamnya .
Alifa berjalan m ngintari rumah tapi tak menemukan satu anggota keluarganya
Tiba di meja ia menemukan sebuah surat yang menyuruhnya untuk membereskan rumah.
Hahaaaaa....
Ayah Bunda seru sekali ya naik perosotan tadi dan baju baruku bagus sekali .
Iya sayang bajumu bagus sangat cocok untuk kau pakai,ujar sang bunda.
Dela gadis berusia dua belas tahun adik tiri dari Alifa .
Ketika ibu kandung Alifa meninggal tak lama ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita bernama Alia .Alia mempunyai satu anak yaitu Dela.
Awalnya Alia baik kepada Alifa namun belum berapa lama mereka hidup bersama Alia menjadi egois .
Ayah,bunda,Dela kalian pulangan dari mana??
Hai kakak ku yang cantik kami pulang belanja dan jalan jalan soryy kakak ga diajak ,tutur Dela dengan sombongnya.
Ayah mana oleh-oleh untukku ,tanya Alifa?
Maaf ya ayah lupa membelikannya ..
Tidak apa-apa ayah ....
Alifaaaa.....kenapa kau tak memasak lauk untuk makan malam anak siall
teriak ibu tiri
Maaf bunda tapi tidak ada lauk yang bisa aku buat stok bahan dapur sudah habis ,tutur Aliva
Dasar anak tak berguna bisanya hanya makan makan terus.
Malam itupun Alifa dilarang oleh ibu tirinya untuk ikut makan malam ..