Waktu berjalan begitu cepat tidak terasa Dinda sudah menyelesaikan ujian Nasional kelas 12 .Dinda ingin sekali melanjutkan kuliahnya di kampus universitas Gadjah Mada Yogyakarta ,namun karena keterbatasan ekonomi Dinda tidak bisa melanjutkan pendidikannya.
Dengan berat hati dan menguburkan mimpinya Dinda harus bekerja keras sebagai tulang punggung keluarga demi membantu ekonomi keluarganya.
Lamaran demi lamaran akhirnya Dinda diterima disala satu kafe dan bekerja sebagai pelayan.
3 tahun berlalu Ibu Dinda mengalami sakit berat dan akhirnya meninggal dunia tak lam ayahnya pun dipanggil oleh yang Maha kuasa.
Dinda menjadi anak yatim piatu
Tetulas hidup dalam berbagai macam cobaan percayalah Tuhan selalu bersama kita