Namaku lyla, aku adalah anak yatim piatu sejak berumur 12 tahun. Aku dirawat oleh paman ku. tetapi.. aku sangat benci pamanku.. dia sangat miskin, bahkan kadang sarapan saja kita hanya makan nasi dengan garam. Aku sangat benci kehidupan miskin ini, aku merindukan kehidupan ketika ayah dan ibuku masih hidup. Mereka kaya raya, setiap hari aku selalu di belikan mainan. Tetapi setelah ayah dan ibuku meninggal.. harta mereka diambil oleh saudara ayah dan ibuku.. dan aku di rawat oleh pamanku yang bahkan tak mendapat sedikitpun harta peninggalan orang tuaku.
-
Setiap hari aku selalu di bully oleh teman sekelasku, mereka selalu mengejekku.. "dasar miskin!" "Hahaha!! Anak yatim piatu memang tidak nyambung saat diajak bicara ya?!" Dan juga beberapa hinaan lain.
-
Pada suatu hari.. aku membuat keputusan.. ketika aku SMA, aku membunuh paman ku pada malam hari. Setelah itu, aku memotong motong bagian tubuh pamanku dan membaginya.
Aku masukkan ke dalam beberapa plastik yang bertuliskan, kaki kanan.. kaki kiri.. tangan kanan.. tangan kiri.. kepala.. dan badan. Lalu aku membuangnya ke berbagai tempat yang berbeda. "Iuwh.. baju apa ini? Jelek banget warnanya merah kusam.. aku buang aja deh!"
-
Setelah nya.. aku pun berbaring di kasur di kamarku. "Hahah! Akhirnya si tua bangka jelek itu mati! Karena paras ku cantik.. aku akan memanfaatkannya untuk mendapatkan uang.. haha!!" Aku berkata seperti itu sambil bermain handphone, juga.. aku memutuskan untuk menjadi wanita sewaan.
-
Pukul 1 pagi. Aku terbangun dari tidur, aku merasa bahwa ada yang mengetuk pintu kamarku.. aku membukanya, tidak ada siapa siapa. "Hah.. mungkin aku berhalusinasi" aku kembali tidur.
-
Pukul 2 pagi. Aku tidak bisa tidur, aku membalut tubuhku dengan selimut. Bukan karena dingin.. bukan karena mau cosplay sushi.. tetapi, karena aku melihat.. ada mata yang mengintip dari luar kamar, Aku tadi tidak menutup rapat pintu kamarku.
-
Pukul 2 pagi lewat 15 menit. Pintu kamarku menjadi terbuka lebih lebar.. aku semakin ketakutan.. sekarang bukan hanya mata nya yang terlihat, tetapi.. seluruh wajahnya... Entah kenapa aku merasa familiar dengan wajahnya.
-
Pukul 3 pagi. Aku tidak bisa bergerak, tidak bisa berteriak. Hanya melotot.. terdiam ketakutan. Sosok itu sudah masuk ke dalam kamarku, dia tepat di depanku. Dia memakai baju bewarna merah kusam, celana pendek, dan.. di tubuhnya seperti ada bekas jahitan.
-
Pukul 3 lewat 15 menit. "Uhuk! U-ukh.. aa.. ahh..." Aku takut, aku merasa kesakitan... DIA MENUSUK PERUTKU DENGAN PISAU! DIA MEMOTONG MOTONG TUBUHKU MENJADI BEBERAPA POTONGAN! SAKIT..!
-
Keesokan harinya, di laporkan bahwa di temukan jasad seorang perempuan. Tubuhnya di potong potong menjadi beberapa bagian, kondisi nya sangat mengenaskan sampai polisi hampir tidak bisa mengenalinya apakah itu jasad manusia atau hewan.
Tamat.