Aku tak bisa kejam
Dan aku tak ingin dendam
Namun,ketikaku mengingat massa yang kelam
Dimana aku kau tikam dan kau hantam
Dalam gelapnya malam
Disaksikan alam
Menyapu asa yang terkumpul lalu kau siram
Hinggaku terbenam dalam geram
Bercucur peluh yang curam.
Aku terdiam.
Diam menatap dan meratap sesuatu yang terpendam
Dengan sikapmu yang membungkam
Tatapan massa depan yang terpampang tlah kau cekam
Hatiku menjerit runyam.
Kini kau datang dan ucapkan salam
Dengan niat untuk menyulam
Sulam kisah yang telah lama tenggelam
Kini kembali bersemayam
Senyum sarkasku meredam
Dulu aku kau sisihkan hingga penuh lebam
Sekarang kau inginkan aku datang dengan hati yang utuh dan beragam
Heiii..!!!
Siapa kamu??
Dan siapa aku??
Kita adalah salah satu pasangan yang dulu ku banggakan namun kau hempaskan
Kau lepaskan aku dengan berbagai alasan
Kau inginkan sesuatu sesuai harapan
Dengan cara melemparku dalam kotoran yang menjijikan
Hehe,sekarang kau tau gimana rasanya tertolak kan??
Meskipun dalam hati ku iba padamu yang kini kurus rentan karna terkuras oleh banyak pikiran
Namun, itu semua tak membuatku luluh memberi harapan.
Ku harap kau slalu dalam bimbingan tuhan
Agar kau tak buas dengan harapan
Semoga semua keinginan yang kau dambakan jadi kenyataan
Jadikan hal kemarin suatu pelajaran.