Di hutan yang hijau dan sejuk, hiduplah seekor gajah kecil bernama Bono. Bono memiliki banyak buah kesukaannya di rumah, terutama pisang dan semangka.
Namun Bono punya kebiasaan buruk. Ia tidak suka berbagi makanan dengan teman temannya.
Suatu hari, ibu Bono memberinya sekeranjang pisang manis.
“Boleh dimakan, tapi jangan lupa berbagi dengan teman ya,” pesan ibunya.
Bono mengangguk cepat.
Tetapi di dalam hati ia berkata,
“Aku mau makan sendiri saja.”
Bono lalu pergi ke tepi sungai sambil membawa keranjang pisangnya. Di sana ada Kiki si monyet dan Lili si kelinci yang sedang bermain.
“Wah, pisangnya banyak sekali!” kata Kiki.
“Boleh kami mencoba sedikit?” tanya Lili dengan sopan.
Namun Bono langsung memeluk keranjangnya.
“Tidak boleh. Ini punyaku.”
Kiki dan Lili terlihat sedih, tetapi mereka tidak marah. Mereka kembali bermain bersama.
Bono duduk sendirian sambil makan pisang satu per satu.
Tak lama kemudian, langit tiba tiba mendung. Angin bertiup cukup kencang.
Karena terlalu sibuk makan, Bono tidak sadar keranjangnya terguling ke sungai.
“Ah! Pisangku!” teriak Bono panik.
Keranjang itu hanyut terbawa air.
Bono mencoba mengambilnya, tetapi ia takut masuk ke sungai yang deras.
Melihat itu, Kiki segera melompat ke pohon dekat sungai lalu menarik keranjang dengan ranting panjang. Lili membantu menahan keranjang agar tidak hanyut lagi.
Akhirnya keranjang pisang Bono berhasil diselamatkan.
Bono merasa malu.
“Tadi aku tidak mau berbagi, tapi kalian malah menolongku.”
Kiki tersenyum.
“Teman harus saling membantu.”
Bono menunduk pelan lalu berkata,
“Maaf ya. Mulai sekarang aku mau berbagi.”
Ia pun membagikan pisangnya kepada Kiki dan Lili.
Mereka makan bersama sambil tertawa bahagia di tepi sungai.
Kesimpulan:
Kita harus mau berbagi dengan teman dan tidak boleh pelit. Berbagi membuat persahabatan menjadi lebih indah dan menyenangkan.