padamu kekasih lamaku.
salahkah jika sampai detik ini aku masih mengharapkan diri kita yang dahulu?
akankah kau masih menyimpan rasa yang sama denganku. atau bahkan kau sama sekali tidak pernah mengenang diriku.
sebagai sesorang yang pernah berhasil membuatku jatuh cinta itu hebat. membuat jantungku berdebar saat berbincang denganmu. senyummu yang manisnya mengalahkan gula. tuturmu yang selalu lembut saat berbincang denganku. tatapanmu yang penuh cinta. aku merindukan semua itu.
apakah mustahil untuk kita kembali pada masa di mana kita saling mencintai? menurutmu akankah aku baik baik saja setelah perpisahan ini.
aku memang tidak pernah mengaku jika aku memang benar benar ingin waktu berhenti pada kala itu. sayangku, mungkin kita memang tidak di takdirkan untuk bersama.
selucu apa ketika aku masih menyimpan chat dan foto-foto lama kita. aku ga pernah benar benar lupa. aku ga pernah benar benar bahagia. mungkin aku tidak bisa menaruh mu pada lagu, lukisan, tempat atau yang lain. maka ku abadikan kau pada tulisanku.
ismail aditia, kekasihku.