Hancur stengah hidupku saat tangan itu mendarat di mulutku,maksud baik belum tentu ada akhir yang baik,sesaat badanku tegang dan gemetar,jiwa serasa pergi,pikiran udah jauh dari tempat yang membuatku nyaman.
Bermula dari perlakuan yang menurut ku tidak adil,saat aku membutuhkanmu ada ribuan alibi yang kamu berikan,saat mereka membutuhkan mu tidak ada halangan atau alasan apapun,dengan cepat dan perencanaan yang matang,hadir menemani Mereka.
Aku mulai bertanya,aku ini apa??
Dan pertangkaran itu terjadi,nada tinggi saling bersahutan sampah suaraku tidak terdengar lagi saat tangan itu sudah berani berada di mulutku.
Perasaan langsung hancur,sehancur hancurnya,mata tidak henti hentinya mengeluarkan air suci,rasanya sama saat aku di fitnah orang tuamu dulu,lemas seluruh badan,mulut yang tiba tiba bisu.
Kalau dulu setelah bertengkar,ada kamu yang selalu nenangin aku,yang nguatin aku,yang nemenin dan ngurusin aku,yang memeluk tubuhku saat badan ini panas dan bergetar hebat,yang menghapus air mataku saat air mata itu kluar dengan sendirinya.
Tapi kini,kamu penyebab nya,,,,!!
Semalaman ku lalui sendiri,,,
Apa Kamu tahu badanku semalam panas?
Apa kamu tahu dadaku terasa sesak?
Apa kamu tahu air mataku g berhenti keluar?
Apa kamu tahu badanku bergetar hebat saat mengingat kejadian itu?
Apa kamu tahu tidurku mengigau??
Tidak tahu,kamu tidak tahu...!!
Setalah semalaman berlalu sekarang seperti ada jarak diantara kita,aku tidak berani menatap mu,,aku mencoba memberanikan diri sperti biasa saja,tapi jiwa dan mataku tidak bisa bekerjasama,sesekali air mata itu masih keluar dengan sendirinya,mulutku diam diam tidak bawel sperti biasanya,dan sampai sekarang pun rasanya masih sakit,masih teringat kejadian itu....
Diriku sperti mengalami fase depresi atau mungkin memang sudah depresi...
Menangis sendiri,gemeteran,panas dan seperti nya lelah banget,pengen tidur,,,,
Entah lah sampai kapan aku sperti ini...?