ini hanya karangan dari kebosanan.
Halo semua aku sabna, aku dari kota jakarta. Aku hanya memiliki satu saudara yang lebih tua 1 tahun dari ku. Saudaraku bernama syadirra. kami berasal dari keluarga miskin, jadi kami di buang oleh orang tua kami yang tidak bertanggung jawab. saat itu aku masih kecil, kami berdua hidup di pinggir jalan sekitar 1 bulan. menurutku itu adalah masalalu ku yang paling kelam, dan tak ingin ku ceritakan pada siapapun.
namun untungnya ada nenek nenek yang kasihan pada kami, dia merawat kami seperti cucu kandungnya. walau hidupnya menengah ke bawah, dia masih mampu memberi kami makan dan hidup yang layak. kami sekolah dari uangnya, hingga kami sma walau ada beberapa biaya yang di tambal dengan bantuan sekolah, beasiswa, dan hadiah uang dari perlombaan yang kami menangkan.
kata nenek..
"aku hanya punya kalian berdua dalam hidup ku, jangan pikirkan balas budi. aku sudah menganggap kalian itu cucu ku, cucu kandungku. Syadirra, kamu sebagai kakak rawat adikmu dengan baik yaa nak? kamu juga sabna nurut apa yang di bilang kakak mu ya.. jadilah orang hebat cucu ku." setelah itu nenek benar benar menghembuskan nafas terakhir dan menutup mata untuk selama lamanya.
pecah tangisku malam itu, tak percaya orang yang semalam masih memarahiku karna seragam sekolah ku tidak rapi sudah tiada.
kakak ku tidak kalah histeris, sampai suara teriakan nya memanggil "NENEK!!" terdengar tetangga sekitar.
TIME SKIP.
setelah 7 tahun kemudian. aku dan kakak ku sudah lulus kuliah, dan sedang bekerja. kini kami sudah tidak perlu takut dingin nya malam, makan sudah di sajikan banyak pelayan, tidak ada lagi menghemat. bahkan menghabiskan puluhan juta dalam sekali berbelanja. namun aku dan kakak memiliki penyakit yang aneh. jika melihat sesuatu hal yang mustahil malah menjadi orang gila yang di dalam hatinya tertanam rasa ingin memiliki yang dalam.
Saat paling parah adalah ketika seseoang memprovokasi diri kami. kami bisa menggunakan 1001 cara untuk membuktikan. bukan karna haus validasi, hanya karna itu bertolak belakang dengan perinsip kami "tidak ada yang tidak bisa ku dapatkan"
GILA? ya. SALAH? tentu tidak.
----------------------------------------
sabna dan syadirra sedang dalam kantor pribadi milik mereka yang di sediakan perusahaan. syadirra sedang membaca beberapa file file lama sedangkan sabna sedang scrool twitter.
sabna: kak, gw ada rencana gila.
dirra: apa sih dek?
sabna: mendapatkan pria pria tampan.
dirra: ga waras.
sabna: ih kak.. ini ada lewat fyp sabna,
ada kos kosan yang isinya pria
tampan dari jawa barat.
dirra: ga tertarik, sorry.
sabna: mereka di incar banya wanita
cantik hingga kaya, dan yang
terpenting "belum ada yang
berhasil meluluh kan mereka"
dirra: serius? kita kesana sekarang.
sabna: memang kakak gw😏
dirra: asisten kael!
kael : ya non??
dirra: batalkan semua urusan saya satu
bulan kedepan, saya ingin
liburan.
kael: hah?! eh.. baik non.
sabna menarik tangan kakanya keluar.
sabna: ayo kita mulai *senyum licik
skipp. Di jawa barat.
dirra: lu ada cara, dek?
sabna: gw ga mungkin berani ngelangkah
kalau gw belum mengerti cara
bermainnya, kak.
pada malam hari di jam 1 malam, sudah 5 jam hujan terus melanda sesuai dengan perkiraan.
sabna membasahkan dirinya secara menyeluruh dengan air dingin, menggoreskanpisau ke pipi kirinya. dan menghantam kan batu bata ke pergelangan kaki kanannya hingga biram dan berdarah.
syadirra sudah merendam diri di air suhu ruang selama 2 jam, hingga dirinya demam. itu memang bagian dari rencana gila mereka.
sabna: kakak udah siap?
dirra: dek pinjam pisaunya
sabna: nih kak!
memotong rambutnya sendiri asal.
dirra: kita udah bisa mulai?
sabna: ayo😁
sabna menggendong dirra di punggungnya, dan mulai berjalan di tengah hujan. di perumahan itu hanya ada satu rumah yang lampu terasnya menyala dan 5 pria yang sedang duduk lesehan sambil berbincang bincang. satu orang dari menyadari keberadaan sabna dan dirra.
...1 : woi itu orang atau setan yang gw
lihat di situ?
...2 : eh eh tolongin woi orang itu
...3 : kasian bet hujan hujan gitu..
...4 : NENG!! MARI NEDUH BENTAR!!
remaja itu mendatangi sabna meneduh di teras kosan.
...5 : kenapa ini neng?? Kok bisa tengah malam hujan hujan gini.
sabna dalam hati: ini dia adam, anak yang ga bisa ngelihat orang kesusahan trik gw ini untuk mancing perasaan nya.
sabna://menangis
kami dari jakarta... datang ke sini untuk liburan. ganyangka di tengah jalan bus kami di rampok. terus tiba tiba hujan deras, kakak saya dia ga kuat dingin... Saya mohon sama kalian selamatkan kakak saya. saya hanya punya dia dalam hidup saya.. saya mohonn saya mohonn ke abang abang semua saya janji setelah kembali ke jakarta akan membalas budi abang abang semua..
adam: eh.. gimana ini kamu jangan nangis dong.. iya iya kami bakal nyelamatin kakak kamu kok, bangkit ya jangan kayak gini..
...2 : kenalin aku januar, ini adam, rendra, langit, amar, dan agam. Kamu ganti baju dulu pakai kaos kami yang ada sama kakak kamu juga.. nanti masuk angin.
langit: yang ini udah demam..
januar: lu diam deh kelabu!
sabna : makasih... saya sabna, ini kakak saya syadirra.. kami ganti baju dulu ya..
All say yes
Agam : lu denger ga tdi dia nyebutin namanya apa?
Amar : sabna dan syadirra..😯
januar: bukan nya itu...
rendra: direktur pt. Istrigyomei dan Pelukis heroik!
adam : idola gw ada di depan mata.. dan minta bantuan gw?!! AAAA!!
januar: fiks gw mimpi, coba cubit gw.
aww sakit ege
amar : tadi lo nyuruh nyubitt
agam : kalian lihat ga kacamata yang dia pake?
rendra: iya kenapa?
agam : harganya 35 jt, di lelang jadi 83 jt an.
adam : setara gaji aing 1 tahun
amar : itu pun ga bersih.
semuanya tertawa.
sudah ya teman teman otak saya buntu. jadi segini aja..😔😔