Ryan Iya anak Pangeran Drawasinya mukanya tampan Iya selalu mendapatkan apa yang ia inginkan ayahnya sangat kaya bahkan jika ia mau ayahnya bisa membeli semua pulau yang ada di wilayah mereka, orang-orang memanggil keluarga itu sebagai keluarga biru, bukan karena Sebab ,namun karena mayoritas keluarga mereka memiliki mata berwarna biru bahkan kalau bisa dibilang keluarga mereka menyukai warna biru kerajaan yang megah, kuda-kuda yang dilatih, bunga-bunga yang cantik dan berbagai fasilitas yang mereka miliki membuat orang iri pada mereka.
2 tahun silam semenjak kakek Ryan pergi kerajaan mereka tak pernah lagi mengunjungi kerajaan hijau .Bukan tanpa alasan sebenarnya kerajaan hijau adalah kerabat dekat kerajaan biru namun yang menyambung kerabat itu kakek Ryan itulah mengapa semenjak kakek Ryan sudah tidak ada Ryan dan keluarganya tak pernah mengunjungi kerajaan hijau , bukan perselisihan, bukan amarah namun hanya rasa canggung yang menyelimuti kedua kerajaan itu, di kerajaan itu terdiri dari Raja,Ratu dan kedua anak mereka. Raja nya bernama Raja Drawasinya, Ratunya bernama Ratu Willma, dan Ryan adalah pangeran satu-satunya di Kerajaan itu,ia memiliki adik perempuan yang masih kecil sekitar umur 5 tahun , namanya Putri Lisia, Putri Lisia sangat imut dan lucu,karena hal itu kerajaan laut sering mengunjungi kerajaan biru karena kelucuan dari Putri Lisia.
Alasan mengapa kerajaan laut sangat sering mengunjungi kerajaan biru karena sebenarnya Ayah Ryan dan juga raja dari kerajaan laut Mereka bersaudara. Kakek mereka yaitu kakek round ayah dari Drawasinya, membaginya sejak ia masih hidup .
Saat kakek Roun masih hidup Dia memiliki satu anak tunggal yang bernama Sirhu yaitu ayah dari Drawasinya dan Foun,karena kakek round hanya memiliki satu anak tunggal ia menanti anaknya tersebut memiliki anak yang maksudnya cucu dari kakek Round.
Sirhu yang menikah dengan putri dari kerajaan laut yaitu Diaya, Dianya adalah Putri Tunggal dari kerajaan laut dan sekarang Kerajaan laut,yang turun temurun di wariskan untuk anak mereka yang kedua yaitu Foun Om dari Putri Lisia, itu Mengapa kerajaan laut sering mengunjungi kerajaan biru sedangkan anak pertama dari sirhu dan juga Putri Dianya memerintah di kerajaan biru, yang dulu diperintahi oleh raja sirhu ayah dari Drawasinya, sekarang di perintahi oleh Raja Drawasinya.
Sore itu Ryan sedang berjalan di taman kerajaan mengajak adiknya untuk melihat kupu-kupu, taman nya indah ya Kak ucap Putri Lisia, pangeran Ryan hanya menganggukkan kepala sambil tersenyum ,putri lisia lalu bermain-main di taman sedangkan pangeran Ryan duduk di kursi taman sambil mengawasi adiknya .
Dooooor......,Aaa apa itu tanya Putri Lisia yang terlihat ketakutan sambil mendekat ke kakaknya, pangeran rian dan putri listya terkejut , mereka terdiam sejenak tak lama ada pelayan kerajaan yang mendatangi mereka menyuruh mereka memasuki kerajaan dan bertemu raja dan juga ratu, pangeran putri kalian dipanggil Raja dan Ratu ucapnya sambil sedikit membungkuk , baik kami akan kesana jawab pangeran Ryan berusaha untuk tenang, adik sini ayo ke sana panggil pangeran Ryan , Putri Lisia lalu mendekat dan memegang tangan pangeran Ryan mereka lalu memasuki kerajaan diikuti pelayan yang tadi memberitahu mereka.
Pangeran Ryan dan juga putri Lisia langsung memasuki ruangan raja dan ratu kerajaan biru , ada apa ayahanda ibunda tanya ryan sambil sedikit membungkukkan tubuhnya, berdiri nak ucap raja Drawasinya sambil mengangkat tubuh Ryan melalui pundaknya yang dipegang, raja Drawasinya lalu mengajak pangeran Ryan memasuki ruangan pribadi milik raja Drawasinya,duduk lah nak ucap Raja Drawasihnya ,Raja lalu membuka sebuah peti dan memberikan selembar peta kepada pangeran Ryan, disitu ada sebuah peta bawalah dan cari kerajaan hijau ucap raja Drawasinya, untuk apa ayah bukannya kerajaan ini sudah cukup besar untuk kita jawab ryan penuh tanya dipikirannya, bukan begitu nak tadi malam ayah dan juga ibunda menemukan wasiat terakhir kakek ,kakek menginginkan kerajaan biru kerajaan laut kerajaan hijau kembali, sebenarnya tiga kerajaan ini tidak memiliki masalah apapun namun komunikasi terputus semenjak Kakek meninggal ,kerajaan biru dan juga kerajaan laut tidak pernah menjalin hubungan lagi dengan kerajaan hijau, mungkin karena jarak kerajaan hijau yang jauh dengan kerajaan biru ataupun laut, mengapa kakek menginginkan tiga kerajaan itu tanya ryan, ayah juga tidak tahu nak namun di wasiat bilang jika tiga kerajaan itu bersatu maka akan menemukan jawabannya, lalu bagaimana caranya tanya ryan.
Raja Drawasinya diam sejenak dan memejamkan mata kemudian membuka mata, Ryan kamu satu-satunya pangeran di kerajaan ini ayah perintahkan kamu pergi ke kerajaan hijau setidaknya membawa pesan dan bersalin kabar ucap ayah Ryan, baiklah ayah, Ryan akan memenuhi apa perintah ayah ,lalu kapan ayah tanya ryan, besok jawab arah ayah ryan, baiklah ayahanda, Ryan akan bersiap Ryan lalu beranjak dari tempat duduknya dan akan meninggalkan ayahnya sendiri belum Ryan benar-benar meninggalkan tempat itu ayah Ryan menghentikan Ryan , tunggu dulu nak ucap ayah Ryan kamu tidak akan ke sana sendiri, maksud ayah, kamu akan pergi ke kerajaan hijau bersama putri Lisia, adik dia baru berusia 5 tahun bukankah itu terlalu muda untuk melakukan perjalanan, putri sekecil itu untuk bepergian tanya ryan,ya itu juga tertulis pada wasiat kakekmu ayah sebenarnya juga tidak tega dengan hal itu namun semalam ayah dan ibundamu sudah bersepakat bahwa kamu dan adikmu akan pergi ke kerajaan hijau.
Di sisi lain ibunda Ryan yang duduk di kamarnya dengan putri ricia sedang mengobrol, sini nak ucap ibunda putri lisia, ia ibunda ada apa jawab putri Lisiaia dengan senyum manisnya yang berseri-seri. Ibunda putri Lisia kalau menjelaskan bahwa putri lisia akan ikut kakak Ryan atau pangeran Ryan menuju kerajaan jauh putri Lisia yang masih berumur 5 tahun hanya tersenyum dan terlihat senang mendengar hal itu.
Raja yang masih berbincang dengan pangeran ryan, mereka mulai terdiam satu sama lain .
Tak lama terdengar suara putri lisia yang terlihat senang, hore..aku dan kakak akan pergi ke kerajaan hijau pasti disana banyak bunga-bunga dan kupu-kupu hore teriak putri lisia terlihat yang sangat senang,mendengar perkataan itu pangeran ryan sempat tertegun, ia akhirnya mau pergi ke kerajaan hijau bersama adiknya yaitu putri lisia , baiklah ayahanda jika itu adalah permintaan ayah dan juga wasiat dari kakek ryan dan juga putri Lisia akan pergi ke kerajaan hijau kami hanya meminta doa dari ayahanda dan ibunda.
Besok kan paginya kuda yang akan ditunggangi pangeran ryan dan juga putri Lisia sudah siap di depan pintu kerajaan, "nak kamu harus ingat perkataan ayah,jaga putri Lisia baik-baik,ayah percaya padamu itulah perkataan ayah Ryan sebelum pangeran Ryan dan Putri Lisia meninggalkan istana Kerajaan ,setelah beberapa lama kuda itu menjauhi wilayah kerajaan Ryan sempat menatap kebelakang namun ia lalu melanjutkan perjalanan nya menuju kerajaan hijau .
Itulah awal permulaan perjalanan pangeran nurya dan juga putri lisia banyak hal yang harus dilewati mereka dan kunci-kunci misteri cahaya yang harus dibacakan oleh mereka, mungkin pacaran itu menjadi awal dari kedewasaan yang harus mereka latih atau mungkin mempersiapkan mereka dari segala hal pinjaman ataupun permasalahan yang akan dihadapi di masa depan.
Bagaimana kelanjutannya..... silahkan baca chapter 2 semoga suka😊.