Aku melihat kehidupan ini seperti benang.Tuhan memintaknya dengan begitu rapi dan menyerahkanya pada jiwa-jiwa di muka bumi ini sambil berkata,"Buatlah suatu dengan ini".
seluruh jiwa saling berpandangan,memandang pintalan itu dengan bingung.ya,Tuhan memintak buatlah suatu.ia tidak memintak jiwa untuk membuat baju dengan itu atau suatu yang lebih spensifik.
Tapi kebanyakan jiwa akhirnya memutuskan untuk menjahit dengan benang itu.
mereka pikir benang memang untuk menjahit dan benang tak berguna jika tidak digunakan untuk menjahit.
Tapi sayang,mungkin Tuhan lupa,tak semua jiwa bisa menjahit dengan baik.mereka yang bisa menjahit berlomba-lomba untuk menjahit barang-barang terindah yang nanti bisa di persembahkan kepada Tuhan,ada yang membuat jas,gaun,pakaian tidur,kerudung,sarung tangan,selimut dan lain-lainya.semua itu Tuhan terima dengan baik dan mereka pun mendapatkan imbalan sesuai dengan apa yang mereka berikan.
Namaun,Tuhan pun bertanya kepada mereka,"kenapa kalian menjahit ?".
"Karena benang memang untuk
menjahit"jawab jiwa-jiwa itu serempak.
Tuhan tersenyum lalu menunjuk benang-benang yang masih tersisa di mesin jahit
mereka."Apa yang akan kalian lakukan dengan sisa benang-benang itu".jawab salah satu dari mereka.lalu,sekali lagi Tuhan berkata,"Buatlah sesuatu".
Namun,mereka yang telah menjahit memutuskan untuk tidak mengubris dan akhirnya memilih untuk istirahat. mereka sudah menjahit dan untuk menjahit lagi
Memerlukan waktu yang tidak sebentar,lagi pula tubuh mereka sudah terlalu renta.
Untuk melakukan sesuatu.
Beristirahat pun menjadi pilihan terbaik,sampai akhirnya Tuhan mengambil
lagi benang-benang sisa itu dan jiwa-jiwa pun hanya mendapatkan apa yang sudah mereka terima.
sementara itu,bagimana dengan jiwa-jiwa
yang tak bisa menjahit?
Apa yang mereka lakukan dengan benang-benang itu?.
Kebanyakan dari mereka tetap memutuskan untuk menjahit,meski tidak tahu sama sekali caranya menjahit.
meraka percaya,benang hanya untuk menjahit,mengaitkan kain yang satu dengan yang lainya menjadi suatu yang berguna.
Namun,karena tak bisa menjahit,kadang kala benang-benang mereka terlilit mesin jahit.
lalu menjadi kusut bahkan semakin kusut.
Setiap kali mereka mencoba mengurai benang itu dan kembali menjahit,benang kembali kusut bahkan semakin kusut.
Tapi mereka terus mencoba dan mencoba untuk membuat sesuatu dengan menjahit,
Karena benang memang untuk menjahit.
Hingga mereka kehabisan benang atau apa yang mereka kehabisan benang dan apa yang mereka hasilkan pun jauh dari berguna.