🕊🕊🕊
Aku terlalu lelah untuk menanggung semua isi kepalaku. Beban yang mungkin bagi sebagian orang tidak terlalu berat ini. Beban yang ingin sekali aku kurangi sebab terlalu banyak menekan pundakku.
Tetapi, siapa? Pada siapa aku harus bercerita? Pada siapa aku mencurahkan isi hatiku? Pada siapa aku meminta tolong untuk mengurangi beban di pundakku?
Tidak ada yang mampu mendengarkanku. Bahkan sedetik saja aku ingin didengarkan.
Mereka punya banyak waktu bercerita padaku. Tetapi kenapa tidak sebaliknya? Kenapa mereka tidak memiliki waktu mendengarkan ceritaku? Satu kalimat dari mulutku saja sudah mereka alihkan pada cerita yang mereka suka.
Kepalaku penuh. Mulutku bungkam. Satu-satunya jalan ke luar adalah mata. Aku menangis setiap kali isi kepalaku tidak bisa dikosongkan. Menangis setiap kali aku tidak didengarkan. Menangis meratapi bahwa aku selalu mendengarkan, tetapi tidak ada timbal balik yang diberikan.
Tolong, sekali saja dengarkan satu kalimat yang ke luar dari mulutku.Tidak banyak-banyak. Aku hanya butuh didengarkan, agar kepalaku kembali kosong, dan bebanku sedikit demi sedikit berkurang.
🕊🕊🕊