EPS2
Setelah sampai di distrik morfin victor langsung mencari emily yg sedang bersembunyi akibat mendengar suara mutant yg menyerang
Victor: Emily, kamu di rumah?
Emily: kak?, itu kakak?
Victor bergegas memeluk Emily
Victor: kakak khawatir sama kamu
Emily: bukannya kakak ada rapat?
Victor: kakak tinggalin rapatnya
Emily: kakak bodoh ya?, apa gimana?
Victor: kakak nggak peduli, yg penting kamu aman, soal turun ke kelas A kakak nggak masalah
Emily: dasar ceroboh, kakak bisa aja di usir atau di cap penghianat
Victor memandang foto ayah nya yg berfoto dengan seorang ilmuwan
Victor: gimana klo kita cari orang yg foto bareng ayah?
Emily: tapi dimana? kita nggak tau lokasinya
Victor: semua orang bilang infeksi mutant berasal dari laboratorium hicaru, ayo kita coba kesana
Emily: kakak tau lokasinya?
Victor: ayah pernah nitipin kita di sana, mungkin aku masih ingat
Emily: ok
Sementara itu di markas knight mereka mengadakan rapat untuk menentukan status victor yg akan menjadi anggota knight atau penghianat
Nick: selamat siang semuanya, maaf Karena ini mendadak tapi ada anggota knight yg tidak mengikuti instruksi dan mementingkan urusan pribadinya jadi kami akan menurunkan rank victor menjadi rank A
Joseph: itu tidak bisa di terima, anggota yg tidak menjalankan perintah itu tidak pantas menjadi anggota knight, aku setuju dia di tetapkan sebagai penghianat dan di jadikan buronan
Nick: pak... Pak.... Joseph itu berlebihan, kita hanya—
Mathew: kami sudah setuju dengan keputusan joseph jadi keputusan kalian tidak berguna, mulai hari ini victor akan menjadi penghianat
Chris: tunggu dulu kita bisa membujuk victor kembali jadi kita bisa—
Magnus: victor tidak ada di rumah dia sudah pergi dengan Emily
Chris: apa kau tau kemana dia pergi?
Rintaro: tidak ada yg tau
Olivia: itu lebih dari cukup untuk menjadi alasan sebuah penghianatan, dan chris keponakan mu tidak bisa kau bela lagi, dia sudah berkhianat jika kau tetap membela nya, silakan angkat kaki dari sini
Chris: jika bukan keputusan kalian tiga dewan kepala aku tidak akan (mengepalkan tangan) Setuju dengan keputusan kalian
Semua orang pergi dari ruang rapat, dan saat ini victor sudah di tetapkan sebagai penghianat yg pergi tanpa izin dan membangkang perintah atasan
Richard: jadi bagaimana nasib bedebah itu?
Chris: tiga kepala dewan menetapkan dia menjadi penghianat
Jessica: bagus lah, lagi pula dia memang tidak terlalu berguna bagi kita
Richard: jika buka karena orang tua nya, aku sudah membunuh nya
Chris: jadi kalian memang benci pada victor?
Jessica: tentu saja, pak tua, dia itu tidak pantas ada di sini, dia ada di sini hanya karena orang tua nya yg menjadi pahlawan, ingat itu
Sementara itu victor dan emily berjalan ke hutan mengambil jalan pintas ke laboratorium hicaru untuk menemui profesor yg di maksud oleh ayah mereka
Emily: kita udah jalan lumayan jauh kak
Victor: kamu capek? Biar kakak gendong sini
Emily: makasih kak, jadi inget waktu kecil, kakak sering gendong aku kayak gini
Victor: itu gara² kamu yg manjat pohon terus jatuh, jadi aku yg repot
Emily: maaf kak, tapi sebenernya kita kemana?
Victor: ke tempat awal bencana ini di mulai, laboratorium hicaru
Saat mereka sedang berjalan tiba² beberapa mutant liar menyerang mereka, Victor masih cukup kuat untuk melawan 4 mutant sekaligus, victor tangannya mengepal menunjukkan cakar dan otot yg besar dengan satu pukulan 4 mutant liar langsung tumbang
Victor: siapa lagi yg mau maju?
Emily dia bukan mutant, tapi dia menarik pedang berkilau, bilah nya sangat tajam, saat mutant dengan elemen pohon mendekat emily mengayunkan pedangnya dan membelah mutant tersebut menjadi dua bagian
Emily: ini ngga sulit
Victor: nanti kau akan terbiasa
Emily: apa mereka tidak terlalu banyak? *menebas beberapa mutant*
Victor *membanting 2 mutant sekaligus*: bener juga mereka banyak banget, kita harus pergi
Victor dan emily langsung kabur dan diikuti beberapa mutant, mereka terus berlari sampai akhirnya melihat batas kota bargilln yg sedang di penuhi para pengungsi dari kota lain
Emily *berlari menuju banteng*: ada pengungsi, akan berbahaya untuk mereka
Victor *berbalik menghadap kawanan mutant*: aku akan menghadang mereka, Emily percepat evakuasi pengungsi
Emily: baiklah, hati² kak
Di markas knight nick mulai berpikir tentang apa yg harus dia lakukan untuk menghukum Victor yg menolak perintah dan lebih mementingkan urusan pribadinya
Nick *mengaruk punggung*: padahal dia memiliki potensi
Chris: dia sudah kehilangan ayah dan ibu nya, dia pasti tidak ingin kehilangan adiknya
Nick: aku tau tapi dia mementingkan satu nyawa dari pada ribuan nyawa di kota
Chris: dia pasti memiliki trauma saat kehilangan orang terdekat nya
richard *masuk dan langsung menunjukkan foto*: lihat dia pergi bersama adiknya, jika bukan penghianatan apa namanya
Chris: dia pasti memiliki motif tertentu
Nick: jika dia menolak perintah bisa ku maklumi, tapi jika pergi dari kota tanpa izin itu sudah di luar batas, terpaksa dia aku beri bounty 3.590.239.000 krud bagi siapa saja yg bisa menangkap nya hidup atau mati
Chris *terkejut*: itu...... Itu berlebihan—
Richard *memotong dengan nada tinggi*: aku setuju dengan itu, dia memang harus tau akibat menolak perintah dan pergi seenaknya
Nick: maaf chris keponakan mu sudah di luar batas, aku ingin menolongnya, tapi dia sudah melewati garis merah
Nick keluar dari ruang ruangannya dan menyisakan richard dan chris yg masih di dalam
Chris: sepertinya ada yg haus kekuatan di sini
Richard *tersenyum licik*: di alam liar seekor singa harus membunuh sesamanya untuk mendapatkan kekuasaan, jadi aku menirunya, untuk menyingkirkan Victor
Chris: jadi semua ini rencana mu?
Richard: ini bukan rencana ku, tapi ini melebihi perkiraan ku
Chris: jadi kau yang menyebarkan isu mutant yg menyerang distrik morfin, dan kau juga yg membuat lubang di tembok sana
Richard *bertepuk tangan*: bingo, kakek tua ternyata kau sangat pintar, keponakan mu bisa mengancam peringkat 1 milik ku jadi aku harus menyingkirkan nya
Chris: aku mengerti sekarang
*Richard meninggalkan ruang rapat menyisakan Chris sendirian*
Chris: dunia ini sudah berubah, dulu manusia bekerja sama untuk bertahan, sekarang mereka saling menjatuhkan untuk mendapatkan apa yg mereka inginkan *menatap langit langit* nathan, sofia, bob seandainya kalian melihat kondisi dunia saat ini, kalian akan di singkirkan seperti Victor, maaf aku gagal melindungi nya
Di hutan neruo markas organisasi chronicles mereka sedang mempersiapkan kejutan untuk menyerang Knight
Gyuki: maaf aku pergi tidak memberi izin
Ezuno (mutant manusia setengah badak): lain kali akan ku bunuh kau
Razor (mutant kura² setengah banteng): jadi apa tanggapan mereka
Gyuki: mereka sepertinya sedang menyudutkan salah satu Knight rank S
martha (mutant kepiting setengah belalang): manusia ternyata sangat unik dan mudah di bodohi
Nuo (mutant naga setengah harimau): sekarang kita hanya perlu mempersiapkan pasukan kita
Ezuno: kita sudah mengumpulkan 35.230 pasukan mutant yg siap tempur
Gyuki: dan si burung sialan itu, sudah kita hasut
Martha: jadi richard sudah bergabung dengan kita?
Gyuki: tidak dia sudah membuat salah satu anggota rank S di keluarkan, jadi kekuatan mereka tidak maksimal
Razor: kabar bagus untuk kita
Nou: seperti yg ku katakan, serangan akan di lakukan 5 bulan lagi, untuk memastikan bahwa para knight tidak dalam performa maksimal
Di gerbang depan benteng kota bargilln terdengar derap kaki ratusan mutant yg mendekat, para penjaga mulai menembakkan meriam berat menghabisi beberapa mutant yg mendekat, tapi meriam itu belum cukup untuk mengimbangi jumlah para mutant yg mendekat
Emily: masih banyak orang yang harus di evakuasi
Victor: aku akan melawan mereka
Emily: aku akan membantu
Victor: Emily kau bantu evakuasi pengungsi, aku akan melawan mereka
Di depan gerbang kota bargilln
Victor melesat maju, cakarnya keluar rasa nyeri keluar dari sela² jarinya
Cakar besar dan kuat menusuk puluhan mutant yg datang seperti gelombang air
Dari belakang mutant menerkam victor dari belakang, Emily yg menyadari kakaknya dalam bahaya langsung maju tebasan pedang nya langsung merengut nyawa mutant tersebut
Emily: kakak nggak apa² *panik*
Victor: nggak apa²
Emily: kak kita harus melindungi warga yg lagi mengungsi
Victor: bisa bantu aku sedikit
Emily: ara, ara ngga usah di minta juga aku bantu, kan tadi aku udah nawarin bantuan kakak sih sok kuat
Victor: aku kira sedikit ternyata banyak banget, jadi mohon bantuannya
Emily: ok
Victor maju menusukan cakarnya ke dua mutant sekaligus dan melemparkan nya ke langit, Emily menghunuskan pedangnya menebas kedua mutant tersebut menjadi dua, Emily maju memotong lengan beberapa mutant dalam sekejap puluhan mutant kehilangan lengan mereka, sebuah cakar besar mencabik cabik para mutant yg tidak memiliki lengan Victor menyelesaikan para mutant yg tidak bisa melawan
Emily: nggak buruk
Victor: kamu kuat juga
Emily: ayo mas—
Tiba² dari balik tumpukan mayat mutant muncul seekor mutant yg sangat besar dengan tanduk badak dan tubuh sebesar gajah dan memiliki zirah baja yg menyelimuti nya
Victor: aku belum pernah melihat mutant yg bergabung dengan barang, biasanya hanya makhluk hidup dan tumbuhan, tapi yg ini memiliki zirah baja
Emily: kakak kita harus menahan nya
Victor *mengeluarkan senapan snipernya*: Emily bantu evakuasi pengungsi, aku akan melawan nya
Emily: o..... Ok, hati² jangan sampai mati
To be Continue