Pagi itu aku bangun lebih awal dari biasanya
Jantung berdebar keras sejak mata terbuka
Hari yang kutunggu akhirnya tiba juga
Hari dimana aku akan bertemu denganmu
Berdiri di depan cermin berkali-kali
Memilih baju yang tepat, yang tidak terlalu lebay
Tapi juga tidak terlalu biasa saja
Ingin terlihat baik di matamu, tanpa kehilangan diriku
Rambut disisir, diperbaiki, disisir lagi
Wajah dicek berkali-kali, ada yang aneh nggak ya?
Parfum disemprot, jangan terlalu banyak
Gugup ini benar-benar membuatku jadi bodoh
Pesan masukmu membuat jantung hampir copot
"Aku sudah di jalan, sampai ketemu ya!"
Tanganku gemetar membaca notifikasi itu
Ini benar-benar terjadi, ini bukan mimpi
Perjalanan menuju tempat janjian terasa lambat
Setiap lampu merah terasa seperti sengaja menghambat
Pikiranku berkelana kemana-mana
Apa yang harus kukatakan? Bagaimana aku harus bersikap?
Sudah kubuat daftar topik pembicaraan di kepala
Tentang film, musik, hobi, dan hal-hal ringan
Tapi aku tahu begitu bertemu denganmu
Semua rencana itu akan buyar entah kemana
Sampai di kafe yang kita sepakati
Kafe kecil dengan nuansa hangat dan tenang
Aku datang sepuluh menit lebih awal
Duduk di pojok, mencoba menenangkan diri
Kupesan segelas air putih dulu
Tenggorokanku terasa kering luar biasa
Mataku terus melirik ke arah pintu
Menunggu sosokmu yang sebentar lagi datang
Dan kemudian... kau muncul
Waktu seolah berhenti berputar saat itu
Kau berjalan masuk dengan senyuman yang indah
Lebih cantik dari fotomu, lebih nyata dari bayanganku
"Hai! Maaf aku telat nggak?" tanyamu sambil tersenyum
"Nggak kok, aku juga baru sampai," dustaku yang manis
Padahal aku sudah duduk di sini sepuluh menit
Gugup menunggumu dengan segala skenario di kepala
Kau duduk di hadapanku, dan dunia terasa berbeda
Mata kita bertemu, senyum kita bersua
Ada keajaiban sederhana dalam momen ini
Dua orang asing yang mencoba saling mengenal
Obrolan kita dimulai dengan canggung
Tentang cuaca, tentang lalu lintas, tentang kafe ini
Hal-hal klise yang biasa dibicarakan orang
Tapi entah kenapa terasa spesial saat denganmu
Pelan-pelan kecanggungan itu mulai mencair
Tawamu yang lepas membuat suasana jadi hangat
Kami mulai berbagi cerita tentang keseharian
Tentang pekerjaan, keluarga, teman-teman
Kau bercerita tentang kucing peliharaanmu
Matamu berbinar saat menjelaskan tingkahnya yang lucu
Aku tersenyum melihat antusiasme di wajahmu
Senang melihatmu nyaman bercerita padaku
Aku berbagi cerita tentang hobiku
Hal-hal kecil yang membuatku bahagia
Kau mendengarkan dengan penuh perhatian
Sesekali mengangguk, bertanya, merespon dengan tulus
Dua cangkir kopi berganti menjadi empat
Waktu berlalu tanpa kami sadari
Pembicaraan mengalir begitu natural
Seolah kita sudah kenal sejak lama
Aku memperhatikan hal-hal kecil tentangmu
Cara kau menyentuh rambutmu saat gugup
Cara kau tertawa dengan mata yang menyipit
Cara kau berbicara dengan tangan yang ekspresif
Ada kenyamanan aneh yang kurasakan
Di tengah semua gugup dan deg-degan ini
Seolah duduk bersamamu adalah hal yang familiar
Meskipun ini baru pertama kalinya
Kau menceritakan mimpi-mimpimu
Tentang tempat yang ingin kau kunjungi
Tentang hal-hal yang ingin kau capai
Dan aku terpesona dengan cara kau memandang masa depan
Sesekali pandangan kita bertemu
Dan kita sama-sama tersenyum malu
Ada chemistry yang tidak bisa dijelaskan
Koneksi yang terasa begitu nyata
Tanpa sadar hari sudah sore
Kafe mulai sepi, pengunjung silih berganti
Tapi kami masih duduk di sana
Tidak ingin momen ini berakhir
"Wah, udah sore ya," katamu sambil melihat jam
Ada nada kecewa di suaramu, atau aku yang berharap?
"Iya nih, waktu cepat banget," jawabku
Dalam hati berharap waktu bisa berhenti
Kami berjalan keluar bersama
Langkah yang lambat, seolah enggan berpisah
Angin sore menerpa wajah kami
Menciptakan momen yang sempurna
Berdiri di depan kafe, tidak ada yang bicara
Hanya senyuman canggung dan pandangan yang bertemu
"Aku senang hari ini," katamu akhirnya
"Aku juga," jawabku dengan tulus
"Kita bisa ketemuan lagi kan?" tanyamu
Mata kita bertemu, dan aku melihat harapan di sana
"Tentu saja! Aku mau banget," jawabku
Mungkin terlalu antusias, tapi aku tidak peduli
Kami bertukar senyum sekali lagi
Sebelum akhirnya berpisah ke arah berbeda
Aku berbalik beberapa kali
Dan menangkapmu juga melakukan hal yang sama
Perjalanan pulang terasa berbeda
Dunia terlihat lebih cerah, lebih indah
Di dadaku ada kehangatan yang menyebar
Perasaan bahagia yang sulit dijelaskan
Malam itu aku tidak bisa tidur
Mengingat setiap detail pertemuan kita
Setiap kata yang kau ucapkan
Setiap tawa yang kita bagi
Pesanmu masuk tengah malam
"Aku sampai rumah dengan selamat. Makasih ya hari ini!"
Senyumku mengembang membaca kata-kata sederhana itu
"Sama-sama! Aku juga senang banget hari ini"
Ini baru awal, mungkin akan ada banyak pertemuan lagi
Atau mungkin ini akan jadi kenangan manis yang singkat
Tapi aku tahu satu hal pasti
Hari ini, first date kita, akan selalu kuingat
Karena hari ini kau membuat jantungku berdebar
Hari ini kau membuat senyumku tak berhenti
Hari ini kau membuat dunia terasa indah
Dan hari ini, aku merasa beruntung telah mengenalmu
Terima kasih untuk hari ini
Untuk waktu yang kau luangkan
Untuk cerita yang kau bagi
Untuk senyuman yang kau berikan
Apapun yang terjadi setelah ini
Aku akan selalu mengingat first date kita
Sebagai salah satu hari terindah dalam hidupku
Hari dimana semuanya dimulai