15 tahun kemudian...
Bucharest, Rumania
Seorang pria tinggi tegap dan berbadan atletis nampak sedang berbicara dengan seseorang diseberang sana
"Senang bertemu denganmu, nanti kita bicara lagi" ucapnya kemudian masuk kedalam mobilnya dan pergi
Mansion's Moretti
"Welcome back boy" ucap Morgan
Ragnar yang melihat pamannya itu hanya menunjukkan wajah datar "Hai paman menyebalkan" ucapnya mendapat senyum smirk dari Morgan
"Kukira kau sudah lupa jalan pulang, bukannya kau tiba 2 jam yang lalu dan kenapa kau baru sampai di Mansion sekarang?" Tanyanya mendapat tatapan datar dari Ragnar "aku ada urusan saat sampai disini"
"Belum satu hari kau disini, kau sudah memiliki banyak urusan. Baiklah jaga dirimu boy dan bersiaplah untuk malam ini" Morgan berlalu meninggalkan Ragnar
Di tempat lain, seorang wanita yang saat
ini sedang menyiapkan makanan itu tampak sedikit kelelahan dan menyeka keringat di dahinya
"Ibu apakah ini sudah cukup?" Tanyanya menatap sang ibu yang mengangguk. Ia kemudian bergegas menuju dapur untuk memasak makan malam
Wilma menatap putrinya. Ruby sekarang menjelma menjadi wanita dewasa yang sangat cantik. Rambut panjang, kulit putih dan badannya yang mungil itu sangat menawan. Wilma kemudian melihat kalung yang dikenakan putrinya itu, sudah belasan tahun kalung itu masih setia berada dileher anaknya.
"Ibu kenapa?" Tanya Ruby yang melihat ibunya sedang menatap kearahnya dan sedikit tersenyum
"Ahh ibu tidak apa apa. Kamu mau ibu bantu?" Tawarnya mendapat penolakan dari Ruby "ibu duduk saja, istirahat dan jika masakannya sudah siap aku akan membawanya ke kamar ibu, kita akan makan bersama" ucapnya tersenyum lembut kepada ibunya
Saat usia Ruby 18 tahun, Wilma tidak lagi bekerja, dan seluruh biaya dan keperluan sehari hari Ruby yang menanggungnya.
Tidak jauh dari pusat kota Bucharest, Ruby memiliki toko bunga. Dari situlah pundi pundi itu dihasilkan sehingga bisa menghidupi keluarga kecilnya. Keluarga yang hanya ada dia dan ibunya...