Hai, Namaku Alisiane Carfliznohe Gracehewn. Aku adalah keturunan bangsawan yang dikucilkan karna memiliki kepribadian ganda. Di tempat pengasingan, aku tetap di perlakukan layaknya seorang putri. Ini yang membuat ku berbahaya, aku adalah seorang psyco. Bukan sekedar omong kosong! Aku suka membunuh para pelayan yang di kirim keluargaku dengan cara yang kejam. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari aku bisa menyiksa atau bahkan membunuh lebih dari 5 orang. Aku menetapkan peraturan bahwa aku akan mandi darah setiap satu minggu sekali. Bukan hanya itu, memakan kulit mereka pun rasanya sangat menyenangkan. Aku dikenal sebagai demi cantik yang mematikan. Aku bahagia dengan kehidupan ku yang sekarang.
Sampai akhirnya, ketika aku menginjak usia 21 tahun. Aku tertarik dengan salah satu pria yang menjadi pelayan ku. Kami melakukan sesuatu hubungan layak nya suami istri. Dan ternyata aku hamil. Sialan!
7 bulan kemudian perut ku semakin membesar, aku bahkan sudah sangat jarang membunuh orang. Tapi kehamilan ini sangat menyiksa ku tatkala para bayi yang ada di perutku bergerak dengan sangat aktif.
"Dasar anak sialan, siapa yang menyuruh mu bergerak di perut ku?" teriak ku dengan marah
Semakin hari hidup ku terasa semakin kacau dengan gerakan bayi yang menggangu ini.
"Diamlah atau aku akan mengeluarkan mu dari perut ku!" ucap ku bak orang gila yang berbicara sendiri.
Yah, ternyata aku benar-benar gila! Aku benar-benar mengambil pisau dan membelah perut ku untuk mengeluarkan mereka. Aneh nya aku sama sekali tidak merasa sakit dan justru merasa puas
"Ah, ada dua bayi sialan di perut ku ternyata. Merepotkan sekali!" ucap ku
Aku bingung, harus ku apakan dua bayi yang terlihat lemas di hadapan ku ini. Haruskah aku merawat nya? Tidak, itu akan sangat merepotkan. Aku akan membunuh nya.
Tanpa basi-basi aku membanting mereka dan menyuruh pelayan ku untuk memasak nya. Yah... daging anak kecil memang sangat lezat. Aku menyukai nya, dan seperti nya aku mulai ketagihan. Hahaha!
Tapi lagi-lagi aku melakukan hal gila yang mungkin tidak akan terpikirkan oleh orang lain. Aku memakan usus ku, itu nikmat. Tapi aku tidak bisa melanjutkan nya atau aku akan mati. Akhirnya para pelayan ku lah yang menjadi ganti nya.
Sialnya, para bayi yang aku bunuh datang menemui ku malam itu dengan wujud nya yang mangerikan. Mereka manangis sambil membawa beberapa tulang dengan badan yang terlihat bekas sayatan. Tapi itu bukan apa-apa untuk ku, bagaimana pun juga aku adalah ibu nya. Mereka pasti tidak akan menyakiti ku. Hahahaha!!!!