Info karakter nya ya
☘︎ karakter utama : namanya park heon seop (anggap saja itu aku gk apa ya agak males sihh sebut namanya hehehe , itu nama kalau aku sudah bereinkarnasi ), umur 20 tahun, tinggi 175 cm, ciri ciri rambut berwarna coklat dan mata berwarna coklat juga (aslinya penampilannya tampan dan imut dan mania tapi saat berubah nanti ) tapi penampilannya rambutnya agak panjang hingga menutupi sebagian telinga dan belakang leher dan dahinya juga dia juga memakai kacamata bisa di bilang cupu ya ( aslinya ya kalau dia memotong rambutnya yang kepanjangan dan kacamatanya di lepas dia akan beda orang lagi terlihat dari sorot matanya yang imut dan manis )sifat pemilik aslinya adalah pendiam, tidak suka bergaul dengan orang lain dan juga jarang tersenyum tapi rajin dan pekerja keras dan dia sudah bekerja di sebuah perusahaan dia baru bekerja selama 4 bulan
☘︎ karakter utama ke dua : namanya Lee seok jin , umur 22 tahun , tinggi 186 cm, ciri ciri rambutnya berwarna perak cerah dan matanya berwarna biru cerah sifatnya selalu tersenyum di depan orang lain terlihat dingin tapi sebenarnya baik dia juga terlihat kuat dan gagah rajin bekerja juga nanti dia yang akan jadi direktur baru
☘︎ genre : bl, shounen ai , Reincarnation
༺𓆩 langsung mulai saja ya 𓆪༻
jadi awalnya ada remaja bernama park jin umurnya 18 dan baru lulus sekolah dan ingin mencari kerja tapi saat akan menyebrang jalan tiba tiba ada mobil yang melaju kencang ke arahku aku tidak sempat menghindar dan ketabrak hingga terpental dan jatuh ke aspal jalan dengan keras aku sempat berpikir " lohh ke-kenapa aku tergeletak ohh aku ketabrak ya payahnya aku hingga harus mati sekarang aku kan belum bekerja dan ibu dan kakak bagaimana ya apa aku harus meninggalkan mereka aku tidak mau tapi ....... Mungkin........ Ini........ Sudah........ Takdir " lalu aku menutup mataku dan saat aku membuka mataku aku terkejut dan berkata " apa aku sudah mati " lalu aku terkejut karena suara ku berubah dan aku memandang tangan dan aku melihat ke kaca aku terkejut karena aku berada di tubuh orang lain aku berkata " ini tubuh siapa dan aku di mana tunggu......... Apa jangan jangan ini yang seperti di novel yang pernah aku baca bertransmigrasi ke tubuh orang lain wahhh ternyata benar benar ada ya sepertinya tuhan memberiku kesempatan untuk hidup skali lagi tapi dari ingatan pemilik tbuh asli nya orang ini aslinya pendiam dan tidak suka bergaul dengan orang lain bahkan dia tidak punya teman saat sekolah dan lagi......... penampilannya terlalu cupu mungkin itu sebabnya dia tidak punya teman huhhhh pemilik tubuh asli ini juga sudah bekerja di perusahaan dan aku ingat nama perusahaan nya "lalu aku melihat jam dan ternyata dari ingatan tubuh asli ini dia berangkat lebih awal aku pun cepat cepat mandi dan ganti baju dan saat selesai aku memakai pakaian dan saat aku sudah beres aku mengaca dan berkata " hhmmm kenapa baju nya ininya gak ada yang lain kah dan aku juga harus memakai kacamata huhhh....... Apa kehidupan ku sebagai orang cupu akan di mulai tapi ya sudahlah nanti saat pulang kerja aku ubah penampilan nya " lalu aku pun membawa tas dan berangkat dan saat aku ingin mencari uang di baju dan saku celana ada beberapa puluh ribu rupiah aku berpikir " pemilik ini hemat seklai ya " lalu aku pun naik bus dan saat sudah sampai aku pun berjalan kaki menuju ke perusahaan aku pun masuk dan berpikir " wahhh perusahaan ini besar juga ya semoga aku bisa mengerjakan tugas tugas di sini " dan aku berjalan menuju ke tempat ku biasanya bekerja dan aku masuk lalu melihat dan berpikir " wahhhh lumayan besar dan pekerjanya juga banyak tapi masih beberapa saja yang sampai tempat duduk ku di mana ya hmm ohh di situ...... Sebaiknya aku akan menggunakan sifat asli pemilik ini sebagai pendiam lalu beberapa menita kemudian semua pekerja sudah sampai dan semua mulai bekerja tapi tiba tiba pemilik perusahaan datang dan semua pun memberi hormat aku pun juga mengkuti mereka dan pemilik perusahaan itu berkata "semuanya perhatian dulu saya ada pengumuman kita memiliki direktur baru di sini " lalu pemilik itu mempersilahkan nya masuk dan semua staf terkejut karena mereka berkata dia sangat tampan lalu direktur itu berkata " halo selamat pagi perkenalkan nama saya lee seok jin " lalu aku memandang direktur itu dan berpikir "huhhh kan dia dipuji tampan memang sihh kalau menurut ku dia 2 tahun lebih tua dariku tinggi nya lebih tinggi dariku sebaiknya aku tidak terlalu dekat dengan nya " lalu seok jin pun memandang ku aku langsung mengalihkan pandangan dan langsung lanjut bekerja lalu seok jin berjalan ke arah ku dan mengulurkan tangan dan berkata " perkenalkan nama ku lee seok jin nama namamu siapa " aku pun menjabat tangan nya tapi tidak memandang nya aku menjawab dengan suara tidak terlalu keras tapi tetap terdengar "namaku park heon seop salam kenal " lalu aku pun berdiri dan mencuekinya lalu aku keluar dan menjauhinya lalu seo jin berpikir " hhmmhh ini menarik " lalu semua pun kembali bekerja dan aku pun pergi ke ruang lain untuk menyerahkan dokumen dan staf itu memintaku mengantarkan dokumen ini ke direktur seo jin aku pun mengangguk dan mengantar nya ke ruangan nya dan dia pun menoleh ke arahku saat aku masuk dia berkata " yo kenapa kamu di sini ada urusan apa " aku menjawab dengan pelan " aku hanya mau mengantarkan dokumen untuk anda periksa aku permisi dulu " lalu saat aku hendak keluar tiba tiba direktur seo jin menyudutkan ku ke tembok dan memegang ke dua tangan ku dia berkata " kenapa pergi aku ingin mrgenalmu lebih dalam bolehkan " aku pun hanya diam saja dan berpikir " dasar orang tidak tahu diri justru aku ingin menjauhimu ohh di kehidupan sebelumnya aku pernah latihan bela diri aku coba saja " lalu aku pun menginjak kakinya sekuat mungkin dia pun sempat kesakitan dan aku pun keluar dari ruangan nya dia berpikir " hmm ini jadi semakin menarik aku tidak akan melepaskan mu " lalu saat sore hari aku pulang lebih awal dan saat perjalanan pulang aku mampir ke potong rambut untuk merubah penampilan ku dan saat selesai dan kacamataku di lepas tukang potong rambut itu terkejut dan terdiam saat melihat ku aku berkata dengan wajah datar " kenapa pak diam saja ini saya mau bayar saya permisi buru buru " lalu aku pun pergi dan aku pulang saat sampai aku tidak sengaja mengaca dan melihat penampilan ku berubah aku berkata" wahh tidak kusangka berubah total pantesan tukang tadi diam saja hmm kalau dilihat lihat lagi saat kacamataku di lepas menurutku aku terlihat imut dan manis huhh tidak tidak aku akan tetap memakai kacamata huhh sekarang sudah malam aku sebaiknya makan lalu mandi lalu tidur lalu saat selesai makan aku mandi lalu tidur dan keesokan harinya aku bangun dan bersiap siap saat siapa ku berangkat saat sampai aku masuk mereka smeua tekrjeut karen penampilan ku sedikit berubah dari rambutku yang panjang jadi pendek dan rapi aku mulai bekerja dan biasa aku harus mengantar dokumen ke ruang direktur lagi aku berpikir dia akan menyergap ku lagi atau menanyai ku sebaiknya aku cepat saat aku masuk dia berkata " wahh kamu datang lagi ya apa kamu mau menjadi teman ku " aku pun diam saja dan dia berkata lagi "penampilan mu sedikit berubah ya " aku pun tetap diam saja dan langsung pergi tapi tiba tiba dia memegang tangan ku dengan erat dan menarikku ke dekatnya aku pun mendorong nya menjauh dan aku menghadap ke bawah tapi dia tidak sengaja melepas kacamataku dan menjatuhkan nya sehingga rusak aku masih menghadap ke bawah dan dia meminta maaf karena merusak kan kacamata ku dan saat aku menghadap ke arahnya dia terkejut dan terdiam melihat ku aku pun mengambil kacamataku yang rusak dan keluar dari ruangan nya dengan diam seokjin masih terdiam dan berkata pelan saat aku sudah keluar " dia sangat imut dan manis " aku pun menuju ke tempatku dan semuanya menatap ku dengan diam aku pun lanjut bekerja dan tidak memperdulikan mereka dan tiba tiba salah satu staf berkata "semuanya malam ini kita adakan pesta minum minum sepuasnya direktur yang traktir ..... Semua harus ikut tanpa kecuali " aku berpikir " huhhh padahal niatku kan tidak ikut tapi yaudahlah aku ikut saja tapi apa pemilik tubuh ini kat minum ya " lalu salah satu staf mendekatiku dan berkata " hei heon seop kamu ikut kan " aku pun hanya mengangguk dan saat malam harinya semuanya pun pergi ke restoran untuk minum minum dan semuanya minum tapi aku hanya diam saja menatap mereka lalu semua orang menyuruhku minum aku pun menuruti mereka dan minum terus menerus sedangkan seok jin minum sedikit dan dia menatap ku dengan senyum saat semua sudah mabuk dan masih mengobrol aku pun juga sudah merasa mabuk aku meletakkan kepala ku di meja karena merasa mabuk dan aku tidak sadarkan diri semua menyadari itu dan direktur yang membawaku ke rumahnya dia menggendong ku ke rumah nya dan saat aku di gendong aku pun sadar dan aku berkata sambil mabuk " hei bisa kau turunkan aku aku mau pulang " aku pun terus berusaha turunn tapi dia memegang ku dengan erat seok jin menjawab " kamu menginap di rumah ku saja kamu sedang mabuk " aku pun terus berusaha turun tapi seok jin memegang ku sangat erat dan saat sudhs masuk ke rumah nya dan dia mengunci pintu nya aku pun terus berusaha turun dari nya alhasil kami pun terjatuh ke lantai bersama aku berada di atas nya aku berkata pelan sambil mabuk " aku akan pergi jangan mengangguku kamu menjauh "lalu seok jin menjawab" heon seop kamu berada di atas ku " aku pun tidur di atas seok jin sambil berkata pelan karena mabuk "kamu menjauh jangan mendekatiku " lalu aku pun sedikit bangun dan menatap nya aku berpikir " huhh kenapa ini aku masih mabuk aku tidak bisa mengendalikan diri ku " lalu aku tidak sengaja mencium bibirnya aku pun segera menjauh da bangun dari nya sambil berkata " ma-maaf aku tidak sengaja " lalu saat aku bangun tiba tiba seok jin memegang tangan ku dan menjatuhkan ku dia di atas ku dan aku di lantai dia memegang kedua tangan ku ke atas dengan erat dan dia berada di atasku dan dekat sekali dengan ku aku berkata sambil mabuk " lepaskan aku akan pergi " lalu seok jin berkata " tidak kamu sudah menggoda ku kamu harus membayarnya ' lalu dia mendekatiku dan mencium bibir ku dengan sangat dalam dan dia berpikir " bibirmu sangat lembut bikin orang seperti ku tergoda " lalu dia terus menerus mencium bibir ku dan karena tangan ku di pegang erat erat di atas nya aku tidak bisa melepaskan diri ku dan aku masih dalam keadaan mabuk dan setengah sadar dia tidak melepaskan ku dan dia menggendong ku ke kasur dan terus mencium bibir ku..........!!!!........
Keesokan harinya aku bangun dan terkejut dengan apa yang terjadi aku agak tidak dan saat aku ingat aku merasa sangat malu dan menghadap ke bawah lalu aku melihat seok jin memanggilku untuk makan bersamanya aku pun diam saja dan segera menuju ke meja makan bersama nya dan aku tetap menghadap ke bawah lalu saat aku sudah di meja makan seok jin berkata " ayo sini aku membuat kan mu sup " aku tetap diam saja dan menghadap ke bawah saat selesai makan seok jin menyuruhku mandi dan aku mandi saat selesai dan aku keluar seok jin menatap ku dan dia terkejut dand ia berpikir " sungguh heon seop sangat imut dan manis aku ingin memeluk nya......... Apa ini namanya rasa cinta aku akan terus mendekatiku heon seop sampai kamu juga bilang kamu menyukai ku " aku pun pergi saat seok jin tidak tahu aku pergi pulang dulu dan saat sampai di rumah aku berpikir " apa yang terjadi semalam aku tidak ingat aku hanya ingat seok jin menggendong ku lalu apa........ Aku tidak ingat duhh ini sungguh-sungguh memalukan aku tidak ingin pergi bekerja tapi aku juga harus tetap cari uang huhhh aku sungguh malu aku tidak ingin melihat seok jin apa aku menghindari saja ya oke aku akan menghindari nya " lalu aku pun bersiap siap dan berangkat naik bus dan saat sampai aku masuk ke kantor aku menuju ke tempat ku kerja dan aku kebetulan melihat seok jin aku pura pura tidak melihatnya dan dia melihat ku aku terus berjalan dan aku duduk lalu mulai lalu aku pun mau menyerahkan dokumen nya ke direktur seok jin aku sadar kalau aku berusaha menghindari nya tapi ini demi kerja aku pun masuk ke ruangan nya dan menyerahkan nya dan aku keluar ruangan secepat mungkin seok jin pun menyuruhku berhenti tapi aku bilang " a-ku ada pekerjaan yang harus aku selesaikan jadi aku permisi " lalu seok jin ke menuju ke arahku dan memegang tangan ku aku berusaha melepaskan nya dan seok jin berkata " tunggu jangan pergi kenapa kamu menghindari ku " aku pun hanya diam saja dan melepaskan genggaman itu lalu aku keluar dari ruangan nya dengan cepat lalu langsung kembali ke tempat ku dan lanjut kerja aku berpikir " aduhh syukurlah aku bisa menghindari nya tapi apa tidak apa apa ya aku menghindari nya............ Sudahlah biarkan saja dia juga bukan siapa siapa ku "lalu aku pun lanjut kerja dan saat sore hari pekerjaan ku selesai aku pun tertidur di meja kerja ku di perusahaan sampai malam hari saat aku bangun aku terkejut dan berkata " tidakk aku ketidurann " aku memandang sekeliling ku dan sudah pulang semua aku pun berdiri dn membereskan barang barang ku lalu pulang saat aku hendak pulang tiba tiba ada suara di belakang saat aku menoleh ternyata itu seok jin aku pun terkejut dan berlari pergi secepat mungkin tapi tiba tiba seok jin menarik tangan ke depan nya dan dia berkata " hei heon seop kenapa kamu menghindari ku " aku pun diam saja dan menatap ke arah lain dan seok jin berkata " kalau kamu tidak menjawab kamu akan tahu akibatnya " lalu tiba tiba seok jin memegang tangan ku sangat kuat hingga aku kesakitan tapi seok jin terus memegang tangan ku aku pun menjawab dengan suara pelan " a-aku menghindari mu karena aku malu dengan kejadian semalam dan aku tidak tahu harus bicara bagaimana maaf " seok jin terkejut dengan jawaban ku dan dia melepaskan tangan ku lalu berkata " itu ya tidak apa tapi jujur saja kalau kamu menghindari ku rasanya aku kesepian jadi tolong jangan menghindari ku lagi ya " aku berpikir " seandainya aku bisa kabur tadi tapi seok jin sudah menangkap ku " aku pun diam saja dan seok jin menunggu jawaban ku aku pun mengangguk lalu dia memelukku aku pun memeluknya balik sambil tersenyum lalu tiba tiba seok jin melepaskan pelukan itu dan berkata padaku "heon seop aku ingin bilang sesuatu " lalu aku menjawab " iya mau bilang apa " seok jin memegang kedua tangan ku dan berkata " emm aku menyukaimu apa kamu mau jadi pacar ku " aku pun terkejut dan terdiam lalu seok jin mengira aku menolaknya dan dia berbalik untuk pergi aku pun berkata " tunggu seok jin " lalu aku berlari ke arah nya dan memeluknya dari belakang dan aku berkata " a-aku juga sebenarnya menyukaimu " seok jin terdiam dan terkejut lalu dia berbalik dan menghadap ku sambil memegang tangan ku dia brkata " jadi apa kamu mau jadi pacarku mulai sekarang " aku pun mengangguk dan seok jin memelukku aku memeluk nya balik dan tiba tiba seok jin melepaskan pelukan itu dan tiba tiba menyudutkan ku ke tembok sambil memegang kedua tangan ku ke atas dan menahannya aku berkata " se-seok jin apa yang akan kamu lakukan cepat lepaskan " seok jin tidak mau melepaskan nya dan seok jin terus mendekati ku aku berusaha menghindari nya tapi dia menahan ku di tembok seok jin berkata " heon seop karena kita sudah berpacaran kenapa kamu terus berusaha menghindari ku " aku diam saja dan menghadap ke bawah tapi seok jin memegang wajahku dan aku menghadap ke arah nya lalu tiba-tiba seok jin mencium bibirku aku pun terkejut dan mendorong seok jin ke belakang karena aku harus pulang seok jin pun ingin mengantar ku tapi aku menjawab tidak dan aku langsung pulang saat sampai rumah dan mengunci pintu nya aku pun duduk dan berpikir " huhhh aku pacaran dengan seok jin ( wajahku pun memerah) aku tidak menyangka akan berakhir seperti ini aku malu aku harus bagaimana menghadapinya besok huhhh sudah tenang tidak apa itu cuma kerja "lalu aku pun makan mandi dan tidur keesokan harinya aku bangun dan mandi lalu berangkat ke kantor saat sampai aku belum melihat seok jin aku pun merasa lega tapi tiba tiba seok jin di belakang ku aku pun terkejut dan langsung menuju meja kerja ku seok jin pun ke ruang an nya saat sore hari kami semua pun pulang lebih awal dan mengajak semuanya untuk minum minum di bar saat sampai seok jin pun minum sangat banyak dan aku hanya makan dan minum sedikit sekali dan kebetulan besok juga libur dan aku melihat seok jin sudah mabuk dan aku berkata " teman teman aku antar direktur seok jin pulang dulu ya dia sudah mabuk kalian lanjut saja " semuanya pun mengangguk dan aku memegang seok jin dan mengantarkan nya ke rumahnya dan saat akan pergi tiba tiba hujan sangat deras aku pun melepas jaket ku dan memakaikannya ke seok jin agar tidak terlalu basah kena hujan dan aku terus berjalan meskipun hujan nya sangat deras aku tetap mengantar seok jin pulang agar tidak sakit
saat sampai aku pun basaha kuyup dan seok jin hanya baju nya yang basah aku pun mengganti baju nya dan dia tidur aku pun menjaganya di samping tempat tidurnya dan aku pun tertidur keesokan harinya seok jin bangun lebih awal dariku dia terkejut karena sudah berada di rumah dan kepalanya sedikit pusing dan saat melihat ku seok jin terkejut karena ada aku dia pun membangunkan ku tapi aku tidak bingung karena aku tertidur pulas dan saat seok jin menyentuh tangan ku dia terkejut karena tangan ku sangat panas saat dicek sampai 39 derajat seok jin punn terkejut karena aku demam tapi aku tidak tahu karena aku tidur dan seok jin mengangkat ku ke tempat tidurnya dan menutupi ku dengan selimut dan dia membelikan obat saat pulang dia juga mengompres ku aku masih tidur dan setelah beberapa jam aku pun bangun dan aku berpikir " loh kok aku bisa di tempat tidur bukannya aku berada di bawah ya apa yang terjadi dan kenapa kepalaku rasanya sakit dan badan ku lemas " aku pun bangun dari tempat tidur dan berdiri meskipun rasanya lemas dan sakit aku tetap berjalan dan aku melihat seok jin di dapur sedang memasak dia pun mengetahui aku di belakang nya dan menghampiri ku lalu berkata "heon seop kenapa kamu bangun kamu masih sakit istirahat dulu ya aku akan membuatkan mu makanan aku berkata pelan " seok jin kenapa aku bisa ada di tempat tidur aku kenapa " seok jin menjawab " kamu sakit demam tinggi sampai hampir 40 derajat lohh jadi aku memindahkan mu ke tempat tidur ku dan juga heon seop kalau kamu sakit kamu bilang saja ya dan ini juga salahku aku ingat sedikit kemarin kamu melepas jaket mu dans memakai kan nya ke aku sampai kamu basah kuyup kehujanan maaf ya " aku menjawab "tidak apa ini bukan salah mu " lalu tiba tiba aku merasa pusing dan hampir jatuh seok jin khawatir dan membawaku ke tempat tidur lagi dan dia melanjutkan memasak nya saat selesai dia membawanya ke aku aku dia menyuapi ku aku pun senang dan saat sudah selesai seok jin menyuruhku untuk istirahat aku pun tidur dan seok jin juga tidur di samping ku sambil memelukku lalu beberapa jam kemudian aku pun bangun dan merasa sudah sehat lalu aku melihat seok jin juga aman berangkat kerja meskipun ini hari libur dan dia pun pamit pergi lalau akh pun juga membersihkan rumah seok jin karena mulai sekarang aku akan tinggal di rumah nya.
tamat
Maaf ya kalo gw agak malesan orang nya soalnya kepala gw juga pusing mikirin hal lain klo menurut kalian bagus komen ya 😊