....
Langit adalah seorang pemuda yang pendiam, tetapi selalu bisa membuat orang di sekitarnya nyaman dengan sikap lembutnya. Dia duduk di bangku SMA kelas 12, sama seperti Senja, gadis ceria yang selalu membawa tawa di setiap langkahnya.
Mereka berteman sejak kelas 10. Langit diam-diam menyimpan rasa untuk Senja, tetapi ia terlalu takut untuk mengungkapkannya. Baginya, kebahagiaan Senja lebih penting daripada perasaannya sendiri.
Senja, di sisi lain, sering merasa bahwa Langit adalah tempat ternyamannya, tetapi ia tak pernah berpikir Langit punya perasaan lebih. Baginya, Langit adalah sahabat terbaik yang selalu ada di setiap saat, terutama ketika patah hati dari hubungan sebelumnya.
Suatu hari, di penghujung semester terakhir, sekolah mengadakan acara perpisahan di puncak bukit. Mereka duduk berdua di bawah pohon besar, menikmati matahari terbenam.
"Senja," Langit memulai, suaranya sedikit bergetar. "Apa kamu pernah berpikir, orang yang selalu ada untukmu mungkin punya perasaan lebih?"
Senja menoleh, keningnya sedikit berkerut. "Maksudmu?"
Langit menarik napas panjang. "Aku. Aku menyukai kamu, Senja. Dari dulu. Tapi aku tahu, mungkin aku hanya akan jadi sahabatmu."
Senja terdiam. Kata-kata Langit menggetarkan hatinya. Ia selalu merasa nyaman di dekat Langit, tetapi tak pernah benar-benar menyadari rasa itu. Kini, kata-kata Langit membuatnya berpikir ulang.
Langit tersenyum kecil, meski matanya memancarkan kesedihan. "Aku nggak minta jawaban sekarang. Aku cuma mau kamu tahu."
Senja mengangguk pelan. Ia menatap mata Langit yang penuh kejujuran, lalu tersenyum kecil. "Langit, kamu tahu? Aku nggak pernah berpikir kamu suka aku. Tapi kalau aku mau jujur... kamu adalah orang yang selalu ada di pikiranku."
Langit terkejut, matanya berbinar. "Jadi...?"
Senja tersenyum lebih lebar. "Jadi... kita bisa coba, kan?"
Langit tertawa kecil, senyumnya merekah. Di bawah langit senja yang indah, mereka memulai babak baru dalam hubungan mereka—sebuah cinta yang dimulai dari persahabatan, penuh dengan kehangatan dan rasa saling percaya.
---