Namaku Alexandria Wardana. Aku duduk di bangku kelas 9. Aku selalu malas mengerjakan tugas sekolah, karena ya males aja. Aku memiliki teman yang lumayan banyak.
"Alexa." Panggil salah satu teman cowokku yang katanya tampan.
"Apaansi ngefans ya Lo sama gue ?" Jawabku ketus.
Leo tertawa. "Hahaha siapa juga yang ngefans sam elo. Lu pikir lu artis. Hahahaha."
"Ish terserah lah. Kenapa manggil gue ?"
"Gue denger - denger lu mau pindah ya ?"
Alexa tercekat napasnya sendiri.
"Umm.. lu denger dari mana ?"
"Jawab pertanyaan gue Lex."
"Ngg- yah Le, gue udah di jemput duluan yaa.." Aku berusaha tersenyum tanpa menatap wajah Leo yang kecewa.
"Alexa, kita ketemuan besok di taman Deket rumah lo ya..." Itu kata terakhir yang kudengar dari mulut Leo sebelum aku menutup pintu mobilku.
* * *
Keesokkan harinya di sebuah taman.
"Hai Leo." Sapaku duluan.
Leo pun mencari sumber suara. "Oh, Alexa gue kirain lu ga bakal dateng hehe.."
Aku tersenyum. "Emang kenapa Leo ?"
Wajah Leo memerah walau sedikit." Coba lo dengerin lagu ini." Ucap Leo sambil mengarahkan earphonenya sebelah kiri.
* Cause you’re the one that I like
I cant deny
Every night you’re on my mind
So if I call you tonight
Will you pick up and give me you time?
Miss you every night
Miss you all the time
No, i don’t even know
Where to start * - I like you the most English version ( PONCHET feat VARINZ )
Jujur aku saaangat terharu. " Ma-maksud kamu apa Leo ? "
" Se-sebenernya akuu punya rasa sama kamu Alexa. Dan, lagu tadi adalah bentuk pengakuan rasa suk- "
" Jaaaadiii kamu mau hubungan kita abis ini kayak gimana nih... ? " Potongku sambil tersenyum kearah Leo.
Leo terlihat seperti berpikir sejenak..
" Yaaaa Kamu maunya gimana ?"
" Yaudah aku terima pengakuannya, Leo. "
- END -