melihat keponakan iparnya jadi khawatir memang tante erna orangnya galak namun dia masih punya rasa empati sama orang.bukan berarti dirinya jahat akan tetapi tante erna adalah orang baik dia pengertian dan perhatian.
"apa aira belum makan ya,kok mukanya pucat sekali.terus dia dimana dia"ujar stevan sembari berpikir.
"dikamar dia lagi istirahat.tadi sempet pingsan tapi tadi tante suruh dia tes pakai alat ini,soalnya pas pagi tante kesini dia mual dan muntah terus disuruh makan tidak mau."ujar tante erna.
"apa nyonya hamil tuan bu,soalnya sudah satu minggu nyonya telat datang bulan."ujar bik yusi sembari menyapu diruang tengah.
"main sambung aja...tapi bisa jadi sih apa yang di katakan yusi bener.tapi kita tunggu hasilnya saja."ujar tante erna sembari berjalan menuju kamar stevan dan mengetuk pintu kamarnya.
"aira...aira...gimana apa sudah ada hasilnya belum"ujar tante erna sembari teriak memanggil aira yang berada didalam kamar.
Aira gugup karna takut hasilnya nihil yang ada suaminya dan tante suaminya kecewa sama dia.
Tak lama aira pun keluar dengan menggenggam alat tersebut di tangannya.
tatapan sinis dari tante erna membuat aira takut hasilnya tidak sesuai yang diinginkan suami dan tantenya.
"mana sini tante liat,,,biar ngak bikin penasaran"ujar tante erna menengadahkan Tangannya
"mmmm....mas,,,tante,,,jangan marah sama aira ya kalau hasilnya mengecewakan...tapi aira janji setelah ini aira akan lebih berusaha lagi supaya kalian bahagia"ujar aira dengan gugup.
"alah...kebanyakan drama,,,sini tante liat."ujar tante erna sembari merebut alat itu dari tangan aira.
"tapi tan"
"sudah ngak usah cerewet diam aja..."tante erna pun membalikkan alat itu sembari matanya berbinar senyum mengembang di wajah tante erna karna dia akan menjadi bibi sudah lama dirinya menunggu dari anaknya namun tante erna berharap jika anaknya segera hamil tapi tak kunjung juga.
Setelah ponakannya menikah awalnya tante erna tidak suka dengan aira tapi lama kelamaan tante erna menjadi suka karna kepribadian aira yang lugu dan tidak suka ikut campur urusan orang lain.
Tante erna berharap jika aira segera hamil agar dirinya bisa menjadi bibi dan tidak lagi mengurus bisnisnya karna bisnis pertambangan itu akan dia serahkan pada anaknya nanti.
"gimana tante hasilnya,,,kenapa tante keliatan bahagia...apa aira beneran hamil"ujar stevan penasaran.
"kamu jangan kebanyakan gerak ya,kasian nanti kandungan kamu,oh ya nanti kamu dirumah aja biar butik dan toko nanti tante yang urus"ujar tante erna takut aira kenapa-napa
"jadi aira hamil tante,,,ya allah terimakasih ya allah engkau telah mengaruniakan nya kepad hamba...hamba janji akan menjaganya dengan baik ya allah"ujar stevan sembari bersujud.
"tapi tante,,,,"semua memandang ke arah stevan termasuk bik yusi.
"tapi kenapa,,,"tanya tante erna menggantung.
"apa ibu tidak masalah tante jika kita kasih tau,karna aku takut tante jika ibu malah tidak suka dan mencelakai aira ketika tau aira hamil selama ini kan ibu tidak mau punya cucu tante"ujar stevan
"bener,sebaiknya kita rahasiakan dulu soal kehamilan aira,karna takutnya nanti selain akan membuat ibu marah,aku takut aira bisa keguguran tante,"ujar stevan.
"iya bener,,,,kasian juga aira kalau harus keguguran,karna sudah 2 kali dia mengalami itu.pernikahan kalian sudah hampir 5 tahun tapi kalian belum juga punya anak.sebaiknya jangan kasih tau siapapun kecuali kita"ujar tante erna.
"bik yusi...kesini cepat"teriak tante erna.
"iya bu,"sahut bik yusi muncul dari depan.
"lama amat sih,kamu habis belanja"tanya nb tante erna.
"bukan bu,ini tadi tetangga yang kasih lauk untuk makan malam.karna anaknya baru saja meninggal bu"ujar bik yusi
"meninggal yang baru lahir itu"ujar tante erna
"iya bu,,,saya permisi dulu mau kebelakang"ujar bik yusi pamit.
"iya...eh.. Tunggu,,,tunggu...nanti dulu ..saya mau kasih tau kamu sesuatu"ujar tante erna.
"apa itu bu"ujar bik yusi penasaran.
"jadi begini,kamu jangan kasih tau siapapun ya,kalau aira itu hamil,apa lagi mertuanya aira ya...oh ya ini bonus untuk kamu ok,,di dalamnya ada 50 juta tapi jangan bilang-bilang ya sama bu linda,takutnya nanti kita ngak tau musibah,ya anggap saja itu upah kamu karna nanti kamu yang juga akan merawat istri stevan ya,ingat jangan ember tu mulut ok"ujar tante erna pada bik yusi.
Siapa sih yang ngak mau uang 50 juta hanya untuk tutup mulut.pasti maulah karna gaji bik yusi aja tidaklah sebesar uang itu.ini malah ketiban rejeki nomplok lagi dari majikan.
"ya allah nyonya,tuan,ibu saya janji akan kerja lebih baik lagi disini,dan tidak akan mengecewakan kalian.gaji saya saja cuman 7,8 juta disini,bahkan saya juga sudah kerja lebih 20 tahun tapi saya kadang ngak pernah dapat bonus dari bu linda,karna kebanyakan gaji saya di potong padahal saya tidak ada hutang sama sekali.tapi setelah ikut nyonya dan tuan pindah allhamdulilah akhirnya gaji saya jadi naik dulu saja gaji saya setiap bulannya cuman 2,8 juta itupun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,apa lagi anak saya yang masih sekolah keduanya itupun kurang.bahkan anak saya yang sudah besar jadi pengangguran tidak bekerja nyonya.sekali lagi terimakasih nyonya tuan ibu"ujar bik yusi sangat bahagia.
Sementara aira dan stevan sangat terkejut jika gaji bik yusi banyak di makan oleh ibunya.
Tante erna sudah tau namun dia sangat geram pada bu linda padahal dirinya ingin sekali memberikan pelajaran pada bu linda namun tante erna tidak mau ikut campur urusan stevan.
"apa jadi selama ini ibu memakan uang jadi bik yusi selama disana"ujar stevan dengan kagetnya.
"bener tuan"ujar bik yusi membenarkan.
"kenapa bibi tidak bilang sama aira,kalau tau begitu biar aira saja kemarin yang mengaji bik yusi"ujar aira
"kami tidak berani nyonya,karna ibu selalu mengancam saya bahkan suami saya,kalau saya mengadu pada nyonya nanti kami yang dipecat sama ibu nyonya"ujar bik yusi sembari menunduk.
"ibu kamu memang keterlaluan,tante sudah menduga kemarin bik yusi sempai pinjam kerentenir demi bayar biaya anaknya sekolah.pasti ibu kamu tidak memberikan hak penuhnya pada bik yusi"ujar tante erna.
"terus ibu pakai uang bibi mulai dari kapan"ujar aira bertanya.
"mmm...saat nyonya sudah menikah 1 tahun ibu selalu memotong gaji saya nyonya dan ibu bilang itu untuk biaya karna bibi ikut tinggal disana"ujar bik yusi.
"ya sudah bik biar aira saja yang ganti gaji bibi semua di pakai ibu...berapa totalnya"ujar aira
"ngak perlu nyonya,ini saja sudah lebih dari cukup"ujar bi yusi
"itu hak bibi berarti selama 4 tahun ya uang bibi di pakai oleh ibu"ujar aira.
"iya nyonya,"jawab bik yusi.
"jadi totalnya 240 juta ya bik uang yang ibu pakai tiap bulannya.saya ganti ya bi,
ini ada 250 juta saya ganti uang yang ibu pakai ya"ujar aira
"ya ampun nyonya ngak perlu saya sangat senang sekali bisa bekerja dengan nyonya...apa lagi nyonya orang baik.sekali makasih ya nyonya"ujar bik yusi.
"iya bik sama-sama"ujar aira
tante erna senang ponakan iparnya tidak seperti yang dia bayangkan.karna takutnya nanti stevan yang akan rugi namun dia salah sangka ternyata hatinya lembut seperti malaikat.
Next