Fiqri Gue hamil" ucap gadis belia yang masih berusia 17 tahun yang kini masih duduk di kelas tiga SMA.
"A.. pa, Lo hamil Ca? " Balas Fiqri.
Fiqri adalah teman sebangku Caca, mereka awalnya bersahabat lalu sering pergi bermain bersama. Entah sekedar ke Mall, nonton bioskop, atau mencoba coba masuk ke kelab malam. Hubungan mereka sebatas teman, namun ketika mereka mabuk bersama tak di sangka mereka melakukan hubungan suami isteri di rumah milik Fiqri yang kebetulan kedua orangtuanya sedang pergi ke luar kota. Caca mabuk berat karena pertama kalinya meminum minuman har*am. Lalu Fiqri membawa pulang gadis tersebut dan mereka melakukannya disaat gairah itu merasuki keduanya.
"Iya.. Gue hamil Bego".
"Ya udah Lo gugurin aja, beres kan?"
"Jadi lo nggak mau tanggung jawab? Ini gila, Anj*ng lo! Bang sat Fiqri!"
"Kan lo sendiri kemarin yang bilang, kalau gue boleh nikmatin tubuh lo"
"Gue kan mabuk parah Bego!ya mana tau gue nyrocos apaan ke Lo"
"Yaudah kita ke dukun dan gugurin, gue belom siap jadi Ayah muda"
Tapi gue nggak minta dibikin hamil BEGO! Gue juga belom siap kali! Jadi mama muda. semua gara gara Lo yang ngajak gue ke kelab, mabok, lalu gue Lo bawa pulang"
"Ya mana gue tahu, biasanya kita main juga nggak hamil kan?"
"Lo yang nyabutnya kelamaan, bego!"
Caca tak tahu lagi harus bagaimana, ia melihat perutnya yang masih rata dan sebuah tespack di tangan yang tampak dua garis berwarna merah. Pikirannya kacau, tak menyangka kalau perbuatannya kali ini akan berbuah menjadi janin.
Ia tak mungkin bicara dengan kedua orang tuanya akan hal tersebut. Bisa-bisa dirinya dihapus dari daftar nama di kartu keluarga, dan tidak akan mendapatkan sepersen pun harta warisan sang papa.
“Gue cabut! Lo urus sendiri itu bayi lo.” Pria di depannya langsung tancap gas tanpa mempedulikan perasaannya.
“Argh!” gadis berambut panjang itu pun merasa kesal.
Udara malam itu terasa begitu dingin, membuat tubuh mungilnya meringkuk kedinginan dan Membuat tubuhnya rapuh.bukan saja tubuhnya tetapi batinnyapun ikut rapuh.
Memang pergaulan Anak SMA sekarang sudah tidak asing lagi dengan dunia gelap Remaja SMA. percintaan mereka terkadang sampai kelewat batas. Kalau sudah terenggut bagi wanita mau bagaimana lagi coba? Dan yang rugi juga pasti pihak si wanita karena mengorbankan masa depan mereka demi sebuah kenikmatan sesaat.