Aku adalah seorang wanita muda yang manja dan sedikit tomboy. Usiaku yang masih terbilang muda pun tiba tiba mendapat kabar bahwa aku akan di jodohkan dengan seorang pria.
Awal pertemuan sungguh membuat canggung, hingga pertemuan pertemuan berikutnya sudah membuatku merasa nyaman.
Dia memintaku agar bisa menjadi wanita yang lebih feminim dan bersikap manis.
Dia pun melamarku di saat ulang tahunku yang ke tujuh belas tahun. Namun kami harus berpisah saat ia akan melanjutkan study di London.
Beberapa tahun kemudian, ia kembali dan berjanji akan menemui ku. Hingga sebuah kecelakaan terjadi membuat nya kehilangan nyawa.
Aku jatuh terpuruk, dan tak bisa menerima kenyataan, orang yang pertama kali ku cinta telah pergi.
Aku sudah berjanji padanya agar menjadi wanita yang lebih feminim.
Namun karena aku marah pada kenyataan dan takdir. Aku berubah 180 drajat menjadi seorang yang dingin, kasar dan kembali tomboy.
Sikap ku yang dingin membuat semua orang tak berani menatapku.
Setiap langkahku bagaikan petir, siapaun berani mengusik hidupku maka hidupnya pun akan habis dan hancur.
Semua orang memanggilku gadis kutub, karena sikap ku yang terlampau dingin.
Apapun yang terjadi, dan siapapun berani melawanku akan aku hancurkan pertahanan sel sel karir dan hidupnya. Karena aku adalah " Pretty savage ".