Pertualangan 365 hari lagi dimulai hari ini pada tanggal 11 Oktober 2023 disaat hari ulang tahunku.Aku sudah hidup selama 17 tahun dan perjalananku mengambil dimensi lain hari ini.Orang bilang usia 17 tahun itu istimewa karena fase inilah yang membawaku menuju dewasa dan meninggalkan masa remaja.Waktu dulu,aku dengan temen ku bernama Zahwa selalu memikirkan enak nya menjadi dewasa."Ingin deh, aku cepat cepat dewasa...agar aku bisa merasakan aku hidup sudah lama" ujarku sewaktu bermain dengan nya.Tetapi menjadi dewasa tidak semudah dan tidak semudah dan semenyenangkan apa yang dipikirkan dan di bayangkan waktu kecil dulu.Kini aku tumbuh beranjak dewasa memikul sejuta kenyataan, harapan, dan mimpi mimpi ku untuk kedepannya.
Menjadi dewasa sudah menjadi hukum dari Sang Pencipta,menjadi dewasa hanya perihal menyimpan waktu yang setiap hari ,waktu dan detiknya pasti ada perubah-perubahan yang terjadi tetapi tidak menyadarinya.Menjadi dewasa sudah diatur ,aku hanya perlu siap untuk menerima badai kecil dan besar untuk dijadikan sebuah proses pendewasaan menyikapi bagaimana aku harus melewatinya dengan sabar ataupun senang.
Proses pendewasaan ini mengingatkanku dengan sebuah lagu Idgitaf yang berjudul "Takut tambah dewasa" yang mana aku selalu mendengarkannya sambil menangis.Tapi tak ada rasa ketakutan yang seharusnya kita miliki karna menjadi dewasa adalah takdir yang harus disyukuri.
Semua manusia ingin mewujudkan mimpi-mimpi baiknya,seperti aku yang ingin sekali membahagiakan kedua orangtuaku bersama orang-orang yang aku sayangi.
Terkadang disaat aku ingin mewujudkannya, ada lelucuan yang semua keinginan terwujud secara instan tanpa beradaptasi memikirkan bagaimana dunia ini yang menurutku kejam dengan badai-badai berat yang siap menerbangkan keinginan itu.Tetapi Tuhan pasti sudah membuatkan jalan untuk kita berusaha mewujudkan nya.Menua itu pasti dan dewasa menjadi pilihan.Menjadi dewasa adalah sebuah proses dan pilihan bagaimana cara kita menyikapinya dengan baik.
Terkadang Tuhan mengenalkan sebuah proses dewasa itu dengan musibah-musibah patah hati.Menjadi dewasa dengan pilihan apa yang bersangkutan dengan diri dan dengan persoalan-persoalan sebuah proses beranjak dewasa hanya perlu menjadi dirimu sendiri tidak perlu memaksakan dirimu untuk bisa mewujudkan harapan-harapan yang orang lain simpan padamu.
Yang patah akan tumbuh,yang takut akan melawan yang sakit akan tampil."Melawan adalah kata kunci",tapi ada yang harus aku pikirkan dahulu sebelum aku melawan badai segala rasa sakit,rasa harapan.Tuhan sudah menakdirkan dimana kita berproses,dimana kita untuk hidup,dan bagaimana badai itu akan kita lewati karena Tuhan tahu kita bisa melewati nya walaupun itu sulit.Maksimalkan apa yang sekarang punya maksimalkan apa kualitas diri yang dimiliki dan di kembangkan dengan baik.