Ini adalah Kisah ku...
Aku terlahir sebagai anak terakhir dikeluarga ku dan aku adalah anak kedua dari dua bersaudara.
Kakakku dia sangat pintar dalam belajar dan aku selalu minta dia mengajarkan ku untuk pelajaran sekolah ku.
Aku masih kelas 3 SD, Kakakku sudah SMK kelas 10
Dia sangat pintar bahkan dia pernah juara dilomba sekolahannya.
Walaupun kakakku sehebat itu tapi Ayahku lebih sayang kepadaku kenapa? Karna Ayahku sebenarnya hanya menginginkan anak laki-laki.
Keluarga ku tidak seperti keluarga saudaraku dan keluarga teman temanku. Keluarga ku tidak pernah akur, setiap hari Ayahku pasti memarahi Ibuku Karna masalah sepele, setiap kali Ayahku memarahi Ibuku aku berusaha membela ibuku tapi Karna aku masih kecil aku tidak bisa berbuat apa² dan aku hanya bisa menangis.
Saat aku kelas 4 SD keluarga ku tetap tidak pernah akur bahkan saat dipagi hari waktu libur sekolah ayahku memarahi Ibuku dan ibuku hampir disiram minyak panas oleh Ayahku.
saat itu aku mengintip ditangga rumah ku dan syukurnya saat itu semua saudaraku berkumpul dan meleraikan mereka berdua.
beberapa bulan berikutnya dimalam hari dihari Minggu ayahku mengusir ibuku dari rumah Karna ayahku ngecek hp ibuku disitu ibuku selingkuh dengan pria lain tapi sebenarnya ibuku tidak mau melakukan itu, tapi ibuku melakukannya karena disitu ibuku sama saudaraku yang lain tau kalau ayahku juga selingkuh bahkan ayahku yang dluan selingkuh daripada ibuku.
Disitu aku hanya bisa menangis dan keadaan rumah semua kacau seperti dapur yang berantakan hp ibuku dibanting banting oleh ayahku dan yaaa ibuku diusir dari rumah dan kakakku juga diusir.
Saat aku ingin ikut ibuku aku ditahan oleh ayahku dan disitu aku menangis sampai aku berbicara dalam hati kalau aku sangat benci ayahku.
Saat ibuku sudah pergi bersama kakakku aku pun pergi kerumah nenekku dan aku ditenangin oleh nenekku, disaat itu nenekku seperti superhero bagi ku karna hanya dia pengganti ibuku waktu itu.
Tapi saat aku ingin tidur dirumah nenekku aku dipanggil oleh ayahku untuk tidur bersama dia.
Dimalam hari akupun terbangun Karna tidur ku gaknyenyak, yang biasanya disampinhku ada ibu dan ayahku sekarang hanya ada ayahku.
Akupun terbangun dimalam hari waktu itu aku terbangun jam 2 malam, disaat itu aku mempunyai niatan untuk kabur.
Saat aku berpikir untuk kabur lewat genteng rumah tapi tidak tahu cara turunnya nanti, pada akhirnya aku berusaha untuk mencari kunci pintu.
Saat aku lihat ternyata kunci pintu itu ada ditangan ayahku, aku ingin ambil tapi aku takut dia terbangun, pada akhirnya niatan aku buat kabur untuk ketemu ibuku malah hilang, aku tau ibuku pasti tinggal bersama nenekku (nenek dari ibuku) tapi seketika niatan itu sudah gada pas aku tau kalau kuncinya itu ada ditangan ayahku.
Dipagi harinya yang harusnya aku kesekolah aku malah ikut ayahku ketempat kerjanya, disitu aku dijaga terus oleh ayahku Karna ayahku takut kalau aku kabur, ayahku pun membelikan ku nasi uduk untuk sarapan. Tapi aku tidak bisa memakan itu Karna semenjak ditinggal ibuku ku aku langsung sakit parah bahkan saat siang hari Aku demam tinggi, tapi Alhamdulillah ayahku mengizinkan ibuku untuk menjenguk ku.
Dan aku pun menjadi sehat lagi, dan keluarga ku balik lagi.
Tapi setelah keluargaku balik lagi,tidak lama kemudian mereka cerai, akupun dibawa oleh ibuku.
Sebenarnya ayahku bisa saja membawa ku tapi ayahku sendiripun tau kalau aku tidak bersama ibuku aku pasti sakit.
Disaat itu aku sedikit senang karna jujur saja aku lumayan kurang suka sama ayahku, aku tau aku harus menghormati kedua orangtua ku tapi gaktau kenapa aku punya dendam aja sama ayahku.
Saat ini aku sudah SMP dan aku sudah mempunyai pemikiran dan aku sudah tidak dendam oleh ayahku lagi Karna ayahku sudah berubah.
Saat ini mereka juga sudah mempunyai keluarga masing masing.