Synopsis:
Disebuah Kerajaan umat manusia yang bernama Valcure, terdapat pahlawan umat manusia, Pahlawan tersebut menjadi penyelamat terakhir umat manusia dari serangan Iblis. Pahlawan itu disebut sebagai Ksatria Merah karena identitas dia tidak diketahui dan dia mendapat julukan ksatria merah karena dia menggunakan baja berwarna merah dan mempunyai pedang yang berwarna merah.
Hai nama aku Zahran aku adalah sosok dibalik Ksatria Merah, aku sekarang berada di ibu kota kerajaan Valcure yaitu Plantorium, masyarakat tidak tahu identitas aku karena aku benar benar tidak memberitahukan identitas aku kepada mereka, bahkan saat bergabung dengan kelompok pembasmi iblis lain, aku tidak pernah membuka topeng walaupun saat sedang makan bersama. Aku sangat membenci iblis, karena raja mereka yaitu Raja Iblis menculik ayahku untuk dijadikan wadah sebagai tubuh baru dia, mungkin waktunya sudah telat tapi aku tetap akan membunuh dia walaupun dia berwujud seperti ayahku. Dikota ini banyak sekali pembasmi iblis, bahkan ada yang sampai membuat tim pembasmi iblis, karena dikota ini ada yang namanya serikat pembasmi iblis, jadi kalau kita membunuh iblis dan membawa barang buktinya seperti mata atau bagian-bagian tubuh iblis lainnya kita mendapatkan hadiah berupa uang apalagi kalau bisa membunuh iblis yang sangat kuat, seperti komandan mereka atau iblis bangsawan, maka akan mendapatkan uang yang sangat banyak. Ada beberapa pembasmi iblis yang mengincar uangnya dan ada beberapa yang ingin membalas dendam, diserikat pembasmi iblis ada yang namanya peringkat untuk para pembasmi iblis, jadi kalau ada pembasmi iblis pemula dia akan mendapatkan lencana Bronze dan dia hanya bisa membunuh iblis tingkat bawah saja dan dia akan dapat uang yang sedikit tapi kalau semakin tinggi peringkatnya dia akan mendapatkan uang yang sangat banyak dan dia harus membunuh iblis yang sangat kuat. Peringkat diserikat pembasmi iblis ada 8 yaitu Bronze, Silver, Gold, Diamond, Pentalium, Orihalcum, mithril , dan Adamantite.
Seharusnya aku berada diperingkat Adamantite tapi mereka memanggil ku pahlawan jadi mau tidak mau aku harus menjalani kewajiban ku sebagai pahlawan bagi mereka yaitu Membunuh Raja Iblis.
Saat ini aku berada dihutan kematian, hutan ini dipenuhi makhluk sihir yang sangat berbahaya seperti naga, Fenrir, dan lainnya, Makanya para pembasmi iblis tidak ada yang mau ikut denganku karena hutan ini memang sangat berbahaya.
Aku kesini hanya untuk membunuh pasukan Raja Iblis yang sedang bersembunyi disekitar sini dan aku juga ingin meneruskan perjalanan ku karena dari hutan ini jaraknya sangat dekat dengan kastil Raja Iblis. Dari sumber yang aku dengar Raja Iblis itu bernama Cahyo dan dia mempunyai kekuatan yang sangat kuat, bahkan dia bisa memanipulasi kematian seseorang, tapi aku tidak peduli aku akan tetap kesana dan membawa kepalanya kekota demi membuktikan kemenangan umat manusia.
Sudah 3 hari sejak aku berada dihutan kematian, ternyata tidak ada pasukan raja iblis disana jadi aku melanjutkan perjalanan ku kekastil raja iblis.
3Jam perjalanan dan akhirnya aku sudah sampai didepan gerbang kastil Raja iblis, saat aku membukanya akupun langsung disambut dengan Raja Iblis Cahyo dan semua anak buahnya, tanpa berlama lama aku langsung membunuh semua anak buahnya.
Raja Iblis: Sudah Kuduga kau memang kuat ksatria merah
Ksatria Merah: tidak usah basa basi akan kubunuh kau makhluk kotor
Raja Iblis:Hahahaha memangnya kau bisa?
Ksatria Merah:Jangan sombong kau, aku akan membunuh mu untuk menenangkan jiwa ayahku!
Raja Iblis:Hahaha kalau begitu. Rasakanlah kematian ini SIHIR TINGKAT ATAS!!! FALLDOWN!!!
*BOOOOOOOOMMMMMMM*
Ksatria Merah:Arrrggghhhh!!!
Raja Iblis:Dengan sihir tingkat atas kau masih hidup? hebat! maukah kau menjadi anak buah ku?
Ksatria Merah:Cih jangan meremehkan aku, SKIL PEDANG BERAPI! PEMBELAH DIMENSI!!!
Raja Iblis:Arrgggghhh! skill apa itu? padahal aku sudah menghindar
Ksatria Merah: Dasar Iblis kepala mu sudah terbelah tapi masih bisa berbicara! SKIL PEDANG BERAPI! TEBASAN SURGAWI!
Raja Iblis:TIDAAAKKKKK!!!
"SRRRIIINNNGGG"
Ksatria Merah:Akhirnya sudah selesai kalau begitu aku akan membawa kepala ini keibu kota
Akupun membawa kepala raja iblis keibu kota, para warga disana bahkan raja kerajaan Valcure yaitu Rafid sempat tidak percaya kalau itu kepala raja iblis, mereka semua dan Raja Rafid aku ajak kekastil raja iblis dan akhirnya mereka percaya kalau aku sudah membunuh semua iblis.
Kerajaan Valcure pun menjadi damai bahkan ditengah tengah ibukota kerajaan Valcure yaitu dikota Plantorium dibangun patung untuk mengenang jasaku sebagai ksatria merah.
Tamat