Sore hari itu seorang gadis bernama Roselaine sedang dalam perjalanan pulang dari supermarket, Ia berjalan kaki saja dikarena rumah dan supermarketnya berdekatan, tinggal melewati beberapa belokan saja. Saat Roselaine ingin berbelok ke arah rumahnya ia melihat ada sebuah boneka porselen yang sangat amat cantik bahkan boneka tersebut bersih, Roselaine yang melihat boneka tersebut langsung berkata dalam hatinya "boneka ini sangat cantik..apa aku ambil saja ya?" Akhirnya setelah memutuskan Roselaine la gsung mengambil boneka tersebut dan lanjut berjalan ke dalam rumahnya.
Saat sudah sampai di rumah, roselaine langsung meletakan boneka itu dengan hati hati di atas sofa di ruang keluarga kemudian ia pergi ke dapur untuk menaruh belanjaannya di supermarket tadi. Tanpa disadari oleh Roselaine boneka porselen yang ia bawa tadi berkedip dan senyum boneka tersebut menjadi lebih lebar, boneka tersebut tertawa kecil sambil berkata "korban baru.." sambil tersenyum lebar. Malam harinya, Roselaine sedang bersiap siap tidur setelah itu ia segara menyalakan lampu tidur dan mematikan lampu kamar, pada saat tengah malam boneka yang ia letakan di atas sofa tadi berdiri kemudian berjalan ke arah kamarnya. Boneka tersebut membuka pintu kamar Roselaine dengan pelan kemudian ia mendekat ke arah Roselaine yang sedang tertidur, kemudian boneka itu berkata dengan pelan "bangun..ayo bermaun denganku." Boneka tersebut terus berkata seperti itu hingga lama lama suara boneka tersebut menjadi lebih nyaring dan tajam. Roselaine yang mendengar itu langsung terbangun dan melihat boneka tersebut dengan wajah takut? "KYAKK, TOLONG ADA SETAN" Roselaine berteriak seperti itu tapi, wajah Roselaine yang awalnyan terlihat takut langsung berubah jadi datar, "Kau berharap aku berteriak seperti itu?,sayang sekali aku sudah menebak ini akan terjadi, jadi pergi sana sebelum kau kubakar." Roselaine berkata seperti itu dengan wajah yang datar. Kamudian boneka porselen tersebut membalas perkataan Roselaine "Cih, kau pikir aku akan menyerah untuk mengganggumu? Tentu saja aku tidak akan me-", belum sempat boneka tersebut menyelesaikan perkataannya Roselaine langsung menendang boneka itu dengan kuat. Belum selesai ia juga membantik boneka tersebut hingga wajah boneka tersebut retak semua. "Jadi bagaimana? Mau menyerah?" Kata Roselaine, "TIDAK AKAN" sahut boneka tersebut. "Baiklah, kau yang meminta ini.", kemudian Roselaine menendang boneka itu dan mengangkat boneka itu ke perapian kemudian Roselaine menyalakan perapuan itu dan membakar boneka tersebut hingga menjadi abu.
Tamat y ges y