*FX suara rekaman kamera
Hai semua... Aku Rani.
Disini aku ingin menceritakan tentangku, dan kedua sahabatku yang telah tewas.
Kami adalah anak anak yang di besarkan dipanti asuhan yang jauh dari kota.
Pada waktu itu, aku dan kedua sahabatku bermain seperti biasa di hutan dekat panti asuhan kami.
Lalu sahabatku yang bernama ren berkata, ia melihat satu rumah tua yang besar dan kami bertiga akhirnya menuju kesana.
Ketika perjalanan menuju rumah itu, zeta, sahabatku yang lain bilang kalau dia takut untuk pergi kesana.
Lalu ren bilang kepada zeta "dasar penakut" zeta membalasnya "biar!" Zeta melihat ke arah rumah itu dan berkata "rumah itu sangat menyeramkan tau!"ren membalasnya lagi "sudahlah, ayo kita masuk!" Akhirnya kita bertiga masuk kedalam rumah tersebut.
Pertama-tama, tidak ada yang aneh.
Tetapi... aku dan 2 sahabatku itu pingsan tanpa sebab apapu.
Pada saat kita bertiga bangun, aku melihat jika kita berada di dalam ruangan yang besar dan seram.
Tiba-tiba, aku mendengar... Ada sesuatu yang mencakar cakar pintu besar didepan kami.
Dan seketika, pintu besar itu terbuka.
Aku melihat ada makhluk besar yang menyeramkan!.
Makhluk itu menyeret kedua sahabatku entah kemana, disitu... Entah mengapa aku tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhku, dan aku hanya bisa terdiam.
Aku mematung sambil melihat kedua sahabatku diseret di tempat lain.
Beberapa menit setelahnya, aku pingsan dan tersadar jika aku sudah ada di hutan kembali.
Dan saat itu aku langsung berlari ke panti asuhan ku Karna melihat kedua jasad sahabatku disebelah ku.
Aku berlari sekencang-kencangnya, dan aku berteriak ke pada ibu panti.
"Ibu! Ren dan Zeta sudah mati! Aku tidak tau mengapa mereka bisa seperti itu!" Aku mengatakan semua hal kepada ibu panti dengan badan dan suara yang gemetar.
Ibu panti kaget setalah aku menceritakan hal itu, Karna ternyata...
Makhluk itu adalah penunggu rumah itu yang sedang mencari teman untuk menemaninya.
Keesokan harinya, aku hanya bisa terdiam atas semua kejadian yang ku alami...
Aku pada saat itu, hanya bisa berkata jika aku merindukan mereka berdua...
Hingga detik ini...