Kiran tidak tau dia baru saja datang bulan karena masih duduk di bangku SMA kelas satu. Dan Kiran sangat polos sehingga begitu terkejut dan takut melihat rok abu-abu yang dia pakai terkena noda darah lalu dengan cepat mencari ponselnya untuk menelpon sang kakak sepupu yaitu darel Abraham yang bisa di panggil darel yang juga termasuk kakak kelasnya .
" hallo " jawab darel setelah mengangkat panggilan dari adik sepupu nya yang super polos dan manja
" kak " cicit Kiran dengan tangisan
" kenapa kamu Menangis" tanya darel bingung
" aku nggak tau aku berdarah" lirih Kiran
" kenapa bisa " bentak darel semakin membuat Kiran takut dan makin menangis
" kamu membentak ku hiks " teriak Kiran
" maaf , katakan kamu dimana" tanya darel dengan menghela nafas berat
" aku sekarang di toilet" ujar Kiran
" baik kamu tunggu di sana aku akan datang" jawab darel lalu mematikan sambungan telepon dan berlari menuju toilet yang di katakan kiran
.tok tok tok
" Kiran " panggil darel
" kak " jawab Kiran membuka pintu lalu darel masuk ke dalam toilet yang sama kebetulan lagi jam pelajaran sehingga sepi
" coba lihat mana yang berdarah " tanya darel
" ini " tunjuk Kiran pada bagian bokongnya membuat darel melotot
" kamu lagi datang bulan " ujar darel
" aku nggak tau karena belum pernah " jawab Kiran
" jadi gimana kak " tanya Kiran
" aku pergi beli pembalut dulu kamu tunggu di sini " ujar darel
" iya " cicit Kiran dan setelah itu darel pergi dan tak lama kembali lagi dengan pembalut di tangannya.
" ini pakai " ujar darel memberikan pembalut dan di ambil Kiran lalu tiba-tiba Kiran membuka roknya di depan darel membuat nya melotot
" kenapa di buka sayang " tanya darel serak
." Terus gimana dong kalau gak di buka " tanya Kiran bingung
" buka sekalian dengan bajumu " celetuk darel bercanda namun dengan cepat Kiran membukanya dan menampakkan dalaman saja membuat darel melotot dan menelan ludah nya dengan kasar melihat yang belum oerydia lihat .
" akkhhhh.. kak apa yang kau lakukan " teriak Kiran
" sstt.. diam agar tidak ada yang dengar " ujar darel melanjutkan aksinya