Pagi ini hujan turun begitu deras. Aku yang merasa nyaman dibalik selimut mendadak tuli dengan ketukan dibalik pintu. Aku kira sosok dibalik pintu akan menyerah namu aku salah besar. Semakin lama suara pukulanya pun semakin keras. Tidak tahan lagi akhirnya aku menyerah.
Aku berjalan dengan mata yang masih ingin tertutup.aku tidak ingat kapat terakhir aku menterah dengan tumpukan kertas kerja. Yang jelas aku ingin kembali ke atas ranjang dan tidur kembali dengan harapan dapat bertemu idolaku.