Seorang gadis remaja baru saja pulang dari sekolahnya. Dengan cepat dia melangkah masuk ke dalam rumah dengan perasaan yang berkecamuk. Perlahan ia membuka pintu baliknya lalu melangkah masuk ke dalam bilik. Gadis remaja bernama Lisa itupun segera mengganti pakaiannya sebelum melakukan kegiatan. Setelah selesai mengganti pakaian, Lisa lantas duduk di tepi katil sambil memeluk sebuah buku berwarna biru yang selalu ia bawa ke mana-mana.
Tanpa terasa setitis demi setitis air mata mengalir membasahi kedua pipinya. Lisa menanhis meluahkan segala perasaan yang ia pendam dalam hatinya.
"Mengapa harus begini, apa salah aku?" Ujar Lisa dengan lirih sambil masih meneluk buku biru kesayangannya.
Terasa begitu sakit dan hancur hatinya kala ini. Tiada tempat untuk ia meluahkan segala perasaannya kecuali di dalam buku diarynya itu.