Suatu hari di kedalaman hutan yang lebat,tinggalah seekor burung yang sangat indah nan cantik.
Namun si burung itu tinggal sebatang kara tak memiliki teman ataupun pasangan.
Pada saat si burung itu keluar dari sarang untuk mencari makan iya pun melihat mahluk- mahluk lain yang iya temui memiliki pasangannya.
Dan siburung pun merasa sedih akan nasib nya yang hidup sendirian itu.
Setelah beberapa saat tidak jauh dari situ siburung pun melihat sebuah bunga mawar putih yang sanggat amat cantik di tepi sungai yang amat deras alirannya.
Si burung itu merasa ada yang berbeda pada hatinya saat iya melihat bunga mawar itu.
Si burung pun bingung perasaan apa yang iya rasakan itu yang melanda hatinya itu tak lama setelah ke bingung nya itu siburung pun sadar kalau iya mencintai si bungan itu.
Dan setelah itu si butung pun memberanikan diri untuk mendekati bunga mawar itu.
Setelah si burung itu mulai mendekat si bunga mawar itu melihat kalau ada seekor burung yang mendekatinya.
Pada saat burung itu sudah dekat padanya bunga itu berkata;"mau apa kau datang kemari?"siburung pun menjawab;"aku kesini hanya untuk mencari makanan".
Setelah kejadian burung itu dan si bungan sering bertemu dan merekapun mulai akrab.
Sampai suatu hari burung itu sudah tak sanggup menahan perasaan nya itu burung pun berkata;"mawar aku sudah lama mencintaimu maukah kamu menjadi pendampingku?"bunga mawar menjawab;"aku tidak akan pernah encintai mu karena kita berbeda aku bunga yang termasuk tumbuhan dan kau burung yang termasuk hewan kita berbeda sepesies"
Tak lama setelah si burung itu mendengar jawaban sibunga pergi dengan kecewa karena cintanya itu di tolak oleh sibunga.
Tetapi siburung tak menrah dan berusaha untuk mem buat bunga itu mencintainya juga.
Dan tak berapa lama setelah itu burung itu pun mengunkapkan perasaan nya lagi bunga itupun menjawab;"aku mau asalkan kamu busa membuat aky menjadi mawar merah"
Burung itu setelah mendengar perkataan bunga mawar itu diapun kebingungan dab pergi meninggal kan sibunga itu sendiri.
Tak lama setelah iya pergi dia pun balik menemui sibunga. Sibunga melihat itu kebingungan kenapa burung itu kembali.
Tak lama setelah itu bunga mawar putih itupun kaget melihat apa yang dilakukan oleh sibung.
Burung itu langseng memotong sayapnya dan mengoleskan darahnya kepada bunga mawar putih itu supaya bunga itu busa beruh menjadi mawar merah separti yang iya inginkan.
Bunga itupun bingun dan kaget siburung melakukan itu untuk memenuhi persyaratan yang iya berikan supaya bisa bersamanya.
Setelah itu bunga pun menerima lamaran siburung dikarenakan pengorbanannya untuk mendapatkan cintanya.