Seorang gadis yang tinggal berdua dengan ibunya,ia bernama amel, sedangkan ayah Yanti telah pergi meninggalkan amel di saat dia berusia 10 tahun dan dia memiliki sahabat yang selalu memberikan dia semangat saat terpuruk nya, sahabatnya ini bernama Rangga, dia orangnya asik,baik dan perhatian tetapi bukan berarti dia tidak pernah marah hingga membuat si amel memiliki rasa kepadanya.Tetapi setelah selesai ujian akhir semester mereka tidak pernah lagi berjumpa , sehingga si amel mencari tahu keberadaan si Rangga, tetapi tidak pernah berjumpa lagi.Setelah itu ia Amel memasuki SMA ,di sma amel memiliki teman yang baru dan walaupun dia sudah memiliki teman,tetapi tidak ada yang bisa mengganti Rangga dihati si amel.Dan dikelasnya yang baru ada 2 orang yang memiliki sifat yang sama seperti si Rangga,kedua orang teman barunya itu membuat si amel ini selalu teringat dengan Rangga.Semakin hari dia semakin dekat dengan kedua teman barunya itu ,hal itulah yang membuat teman sekelas nya menganggap amel suka caper kepada kedua orang teman dan banyak teman sekelas yang tidak suka kepada amel .Pada suatu hari saat dia melihat sosial media dan si Rangga mengirim pesan kepada amel dia mengatakan”bagaimana kabarmu” saat melihat itu amel terkejut dan sangat bahagia karna sudah hampir 3tahun mereka tidak pernah berkomunikasi. Mereka berbincang dan berbagi cerita, ternyata si Rangga sudah pindah kota sehingga mereka tidak pernah lagi berjumpa.Tak terasa kenaikan kelas pun tiba dimana amel naik kekelas 2, tetapi Yanti harus berpisah dengan temannya saat di kelas 1 karena mereka harus ke jurusan mereka masing-masing ,hal ini membuat amel harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru lagi.Tahun ajaran baru pun dimulai dan dia pindah ditempat kan dikelas yang baru, tetapi pada hari pertama ia memutuskan untuk pindah ke kelas yang dimana masih banyak temannya di dalam kelas itu.Awalnya si amel berpikir semuanya akan baik-baik saja . Tetapi setelah 1 bulan sekolah masalah terjadi,disekolah itu memang sudah suatu tradisi yaitu melakukan ibadah sebelum melakukan pembelajaran .Pada saat itu jadwal si amel bertugas membawa ibadah dan dia tidak sengaja melakukan kesalahan disaat lagu penutup Amel menyanyikan intro nya kepanjangan.Tetapi hal itu menjadi bahan olokan oleh teman sekelasnya dan dia ditertawakan 1 kelas,awalnya dia menganggap itu hanya candaan dari temannya . Tetapi besok nya dia mulai dibully dan pada hari itu juga dia membawa ibadah,karena teman yang bertugas hari itu tidak hadir.Disaat itu juga mereka mengatakan "vocal solo"dimana didalam kata-kata tersebut ada unsur yang tidak baik,si amel mengabaikan semua itu dan tidak menanggapi nya .Keesokan harinya pada les terakhir salah satu guru mengadakan kuis dan dibuat kelompok nya perlorong dimana yang kalah akan kena hukuman.Guru tersebut bertanya apa yang menjadi hukuman dan mereka mengatakan bahwa "yang kalah nyanyi buk"dan guru itu bertanya lagi"lagu apa nak"dan mereka mengatakan lagu yang dibawakan oleh Amel disaat beribadah.Dan disaat itu amel hanya diam dan permainan berlangsung hal yang tidak terduga terjadi dimana teman yang dianggapnya sebagai saudara juga ikut menghina dan mengolok-olok nya walaupun secara tidak langsung.Tetapi tidak satu lorong pun yang menang,sehingga guru itu menyuruh mereka sekelas menyanyikan lagu tersebut dan disaat itu 2 orang teman laki-laki mengejeknya,yang satu menjadi pemandu dan 1 temannya bergojet-joget didepan amel sehingga Amel merasakan sangat sedih dan menangis disaat itu juga.Pada saat Amel menangis bel pulang pun bunyi dan guru pun membujuk amel agar tenang dan pulang kerumahnya, tetapi amle tidak mendengar kan gurunya dan guru itu pun mengatakan "kita doa dulu biar ibu nanti ngomong sama amel ya".Tak berselang lama si amel pun mulai tenang dan berhenti dan berhenti menangis saat itu ketua kelasnya mengatakan bahwa "kalau kau nangis kami akan bahagia", mendengar hal itu hati si amel bagaikan ditusuk oleh duri yang tajam.Setelah dia pulang kerumahnya dia berpikir bahwa jika si Rangga ada disini tetapi terakhir tadi dia dapat kabar bahwa Rangga ada pacar dan dia tidak mau mengganggu hubungan Rangga dan pacarnya, kali ini dia merasa sendiri tidak ada yang mendukung yang dia kira saudaranya tidak menolong dia,
pesannya jangan lah terlalu mudah percaya kepada orang,mungkin saja kita menganggap teman tetapi dia menganggap kita lawan dan janganlah sempat kehilangan kontak atau informasi tentang orang yang bisa membuat kita nyaman disisinya
Jangan bersedih selalu karena mereka tidak ingin kamu bahagia dan bahagia supaya mereka tidak bisa tertawa di atas tangisan mu
thank you for reading my friends, see you in my next work