Namaku Laurent semua orang selalu memanggilku robot karena aku dianggap tidak memiliki perasaan, mempermainkan hati dan nyawa orang itu sudah menjadi makanan sehari hariku, dan pekerjaan itu kusembunyikan dengan erat di hadapan keluargaku, aku memiliki latar belakang keluarga yang tidak biasa, Ayahku seorang ceo perusahaan bank, Ibuku sudah meninggal saat aku berumur 10 tahun,dan ayahku memutuskan untuk menikah lagi, aku memiliki 1 kakak laki2 kandung, dan 2 kakak laki2 tiri,dirumah aku selalu diperlakukan semena mena, tidak ada yang menganggapku, bahkan kakak kandungku acuh terhadapku, di rumahku kakak laki2ku sudah biasa membawa pulang wanita, tentu saja untuk ditiduri dan dijadikan pelampiasan nafsu, aku selalu dibuli di keluarga ini karena tampang ku yang jelek dan parasku yang tidak menarik, bagi kakak laki2 ku rupa adalah segalanya, jika cantik tapi tidak pandai itu bisa dimaafkan, tapi jika jelek tapi pandai kau hanya akan diacuhkan, begitulah hidupku yang selalu menyamar demi pekerjaan yang kulakukan, aku tidak peduli jika aku harus mati ditangan orang lain tapi tidak ditangan kelurgaku karena itu menjijikkan.
Saat ini aku berusia 19 tahun dan menjalani kehidupan seperti mahasiswa pada umumnya, tanpa ada yang mengerti bahwa aku bawahan seorang mafia, yah seorang mafia memiliki utang budi kepadaku namun aku tidak ingin dia membalasnya jadilah aku bekerja dibawah pimpinannya, dan dia pun cukup terkejut dengan kemampuanku,karena walaupun aku wanita tapi aku tidak suka diremehkan, bagiku tidak ada pria yang tulus didunia ini, mereka hanyalah sampah yg egois dan memiliki perasaan berubah ubah seperti persis seperti kakak2 ku.
Kakak kandungku sekaligus kakak pertama di keluarga ku bernama Helbert, Kakak kedua ku bernama Christan, Kakak Ketigaku bernama Albert, mereka semua adalah pria2 yang suka membuli dan memanfaatkanku, di keluargaku aku selalu bertugas mencatat semua anggaran rumah pengeluaran dan penghasilan,bahkan akupun tidak diberi upah dalam hal tersebut.
Namun pada suatu hari ada kejadian yang terungkap dan hal itu yang membuat hidupku hancur berkeping-keping,dihari itu aku menjalankan tugas yang diberikan oleh bosku,dan waktu itu aku tidak sengaja tertangkap oleh kakak2ku dan mereka mengetahui bahwa itu diriku penyamaranku terbongkar begitu saja dan akhirnya aku sekuat tenaga berusaha melawan mereka, akhirnya aku lepas dari cengkraman mereka,setelah kejadian itu, aku kabur dari rumah dan tinggal di suatu perdesaan kecil, dapat ternyata masalah tidak berhenti begitu saja.
Malam itu aku sudah tertidur lelap dan tidak mengetahui keadaan sekitar,saat aku bangun dari tidurku aku merasa kaki dan tanganku dirantai, pemandangan dari atas tidak seperti rumahku, dan ternyata benar aku tertangkap oleh mereka, saat itu aku menangis dan berteriak, "sebenarnya apa mau kalian, aku tidak pernah menggangu kalian", aku menangis sejadi jadinya namun apa yang kudengar dari mereka adalah hal yang sangat tidak masuk akal, " Kau tahu itu semua salahmu salahmu, karena sudah menjadikan kami terobsesi denganmu, bahkan jika keujung dunia pun kau harus kutemukan".
Dan Setelah perkataan ketiga Kakak ku itu semua menjadi gelap, aku hanya bisa berteriak, melawan dan menangis, tubuhku sakit, aku merasa kotor, bahkan kakak kandungku yang terikat darah olehku menodai ku begitu saja, aku hanya bisa berdoa dan berharap,hari demi hari, bulan demi bulan hingga tahun demi tahun kulewati, aku pikir mereka akan melepaskanku, ternyata dugaanku salah mereka justru sangat menikmati mengikat dan memelukku hingga aku hancur, saat itu aku berfikir semua sudah sangat terlambat dan mungkin aku hanya bisa berpasrah, dan memohon ampun.