Happy Reading!!
⋅•⋅⊰∙∘☽༓☾∘∙⊱⋅•⋅
Di suatu sekolah tepatnya dibelakang sekolah sedang terjadi sebuah kejadian yaitu pembullyan sekelompok pemuda terhadap seorang lelaki kutu buku yang penakut. Lelaki kutu buku itu bernama Reygan dan kelompok pembully itu diketuai oleh Leon yang memiliki julukan pria tertampan disekolah tersebut, wakilnya bernama Devano dan anggotanya bernama Theo, Rio, Andre dan Novan. Mereka semua sama sama populer.
"Maaf, Reygan tidak akan mendekati kak Fanny lagi" ucap Reygan gemetaran akibat ketakutannya terhadap sekelompok pemuda yang ada dihadapannya, "Heh, bocah tengil, berani juga lo ya, sebelumnya gua udah memperingati elo untuk menjauhi Fanny, tapi semalam gua melihat elo lagi jalan berdua sama Fanny di Taman" ucap Leon dengan nada tinggi yang membuat Reygan semakin takut padanya, "Cih, dasar ga tau diri, lo tuh cuman kutu buku yang sedikit pintar dari kita, jadi jangan berharap bisa bersama Fanny, dia itu populer, cantik, royal dan idaman para cowo disekolah ini, lo ga pantes buat dia" ucap Devano menghina Reygan.
Bugh... Plakk... Bugh...
Leon dan anggotanya mulai memukuli Reygan bahkan mereka tak mendengarkan permohonan ampun yang diucapkan Reygan, hingga suatu suara yang sangat lembut dan indah namun dingin membuat mereka semua terdiam. "Yoo, Leon idaman para cewe disini ternyata seorang pembully" Leon melihat ke arah suara itu berasal begitu pun Reygan dan anggotanya Leon.
Degh... Betapa terkejutnya mereka melihat cewe yang tengah berjalan kearah mereka, "Kak Fanny?" Ucap Reygan lirih, cewe yang berjalan kearah mereka ternyata Fanny. Cewe yang baru saja mereka perdebatkan, tak ada yang berani berbicara hingga Fanny menerobos genk Leon dan berdiri tepat dihadapan Reygan.
Betapa terkejutnya Fanny saat melihat tubuh Reygan yang penuh luka akibat pukulan dari genk Leon. Fanny berjongkok dan memegang bahu Reygan lalu berkata "Sudah, jangan takut, ada aku disini, tidak ada yang berani menyakitimu" Reygan termenung mendengar perkataan Fanny.
"Fa - Fanny g - gua bisa jelasin..." Ucap Leon terbata-bata "Jelasin!?" Fanny melirik tajam ke Leon, semua orang disekolah itu tau bahwa Fanny bukan cewe lemah yang mengandalkan pria namun Fanny sendiri lah yang melindungi dirinya selama ini, "Gua ga butuh penjelasan dari lo, lo udah nyakitin kekasih gua itu arti nya lo bakal bermusuhan sama gua!!" Ucap Fanny dengan aura mencekam yang ia keluarkan, dan ya anggota Leon terkejut mendengar omongan Fanny yang mengatakan bahwa Reygan adalah kekasihnya, Leon yang mendengar hal itu juga tak terima.
"Fanny, apa kurangnya gua sama dia? Gua kaya, tampan gua juga ga kalah populer sama lo" ucap Leon yang tak terima kenyataan bahwa kekasih Fanny adalah Kutu buku yang selama ini dia bully, "Lo memiliki kekurangan yang sangat banyak dibandingkan Reygan, Kalian pergi sekarang atau harus gua beri kalian pelajaran baru kalian pergi!?" Genk Leon pun pergi dengan marah setelah mendapatkan peringatan dari Fanny bahkan Leon tampak marah besar, Reygan terharu dengan perlakuan Fanny yang menolongnya namun ia juga merasa bersalah, Reygan merasa tak berguna karena harus dilindungi Fanny.
"Maaf" ucap Reygan dengan lirih namun Fanny masih bisa mendengarnya "Sayang, kamu ga bersalah, seharusnya aku yang minta maaf, ini semua berasal dari aku" Fanny mencoba menenangkan Reygan namun Reygan tak hanya tidak tenang tapi ia malah menangis.
"Reygan yang ga berguna kak, seharusnya Reygan yang melindungi kak Fanny bukan kak Fanny yang melindungi Reygan, perkataan kak Leon bener kak, Reygan ga pantas buat kak Fanny" ucap Reygan sesegukan. "Pantas enggaknya bukan kamu yang nentuin sayang, dan lagi jangan panggil aku kak Fanny panggil Fanny atau kamu bisa panggil aku sayang oke?" Reygan mengangguk, "sekarang kita obati dulu luka ditubuh kamu"
➳༻❀✿❀༺➳
"Shhh kak pelan" Reygan merintih menahan sakit ditubuhnya saat dioleskan obat oleh Fanny "Panggil sayang no kak Fanny" Fanny terus fokus mengobati luka ditubuh kekasihnya itu "S - sayang" Reygan gugup saat mengatakan kata yang belum pernah ia katakan selama ini, Fanny tersenyum saat Reygan memanggilnya dengan sebutan sayang, "iya sayang?" Blushh... Akibat godaan Fanny Wajah Reygan memerah seperti kepiting rebus telinganya juga tak kalah merah.
Selesai mengobati luka ditubuh Reygan, Fanny mencoba untuk membuat Reygan tetap semangat dan juga Fanny memberikan nasihat agar kekasihnya mau untuk belajar bela diri bersamanya, "Sayang, aku selamanya ga bisa melindungi kamu, aku juga ga mau kamu harus diganggu terus terusan sama orang dan mendapatkan kekerasan seperti ini, kamu mau kan belajar bela diri bersamaku?" Ajak Fanny lembut dengan tangan yang menggenggam tangan Reygan.
Reygan yang mendengar itu berpikir, dia sangat ingin menjadi kuat setidaknya walau tidak kuat ia juga tidak lemah agar ia tidak terus terusan membebani Fanny yang sangat ia cintai dan tanpa lama lama Reygan mengangguk tanda bahwa ia setuju untuk belajar bela diri bersama Fanny.
➴➵➶➴➵➶➴➵➶➴➵➶➴➵➶
2 bulan telah berlalu, Reygan diajarkan bela diri oleh master bela diri yang terkenal, bahkan Reygan sekarang bukan lagi Kutu buku yang pengecut melainkan cowo badboy yang dingin, semua ini tentunya ulah Fanny yang mengubah penampilan Reygan dari yang sederhana dan cupu hingga menjadi idaman para wanita tentu saja karena Fanny juga sikap Reygan ikut berubah menjadi dingin dan juga datar.
Reygan tak pernah mau didekati oleh satu cewe pun kecuali Fanny, Fanny pun begitu juga, malahan sifat Fanny semakin dingin terhadap lelaki lain selain Reygan.
Satu sekolah sudah tau hubungan Reygan dengan Fanny, awalnya banyak lelaki yang tak terima namun setelah melihat perubahan Reygan dalam 2 bulan mereka memutuskan untuk diam dan menerimanya karena mereka tau apa yang mereka perbuat semuanya sia sia.
Sebulan yang lalu Leon mendengar bahwa Reygan sudah tidak lemah lagi mencoba untuk menghajar Reygan kembali namun na'as Leon malah dihajar balik oleh Reygan, hingga sekarang Leon masih menyimpan dendam kepada Reygan.
Reygan dan Fanny mendapatkan julukan PASANGAN TERDINGIN dari para siswi/siswa disekolah itu.
Bertahun-tahun telah berlalu, Fanny dan Reygan telah menikah namun mereka belum dikaruniai anak dikarenakan Fanny yang belum siap dan Reygan yang menyetujui permintaan Fanny.
Dari SMA, Kuliah hingga sudah berumah tangga, mereka berdua terus bersama tentu saja karena Reygan yang selalu setia dengan Fanny begitupun sebaliknya.
"Sayang..." Reygan melangkah kedapur dan melihat Fanny yang sedang memasak laku ia duduk di kursi meja makan "Selamat datang kembali sayang" ucap Fanny menyelesaikan masakannya lalu memindahkan makanannya ke piring dan menyajikannya dimeja makan.
"Seminggu kedepan kantor libur, apa kamu ada rencana buat liburan?" Ucap Reygan sambil menyantap makanan yang disajikan oleh istrinya, Fanny yang mendengar itu pun dengan cepat menjawab "ada, aku ingin pergi ke Bali, apa boleh?" Tanya Fanny kepada sang suami dengan mata berbinar-binar.
Reygan yang melihat tingkah istrinya yang begitu imut dan menggemaskan pun terkekeh, ia mengusap kepala Fanny dengan lembut, "Apapun kemauanmu akan ku turuti sayang, lusa kita akan berangkat ke Bali oke?" Fanny mengangguk cepat setelah mendapatkan persetujuan suaminya
><><><><><><><><><><><><><><><><><><><><
Ini hanya cerpen biasa tanpa adanya penerbitan chat storynya atau novelnya
Dan cerpen ini asli dari pemikiran author sendiri tanpa adanya PLAGIAT dari cerpen/novel lain
Terimakasih