Kupikir masa SMA ku kali ini tidak akan menemukan seseorang yang kusukai. Setiap hari mendengar teman temanku membicarakan tentang orang yang mereka sukai, aku hanya bisa memberikan mereka saran dan tentu saja terkadang aku membuat mereka seperti sudah di angkasa lalu menjatuhkannya kembali ke bumi.
Aku sungguh jahat bukan? Menghancurkan halu mereka semua. Teman temanku mengganggapku aneh karna tidak menyukai siapapun, mereka mengganggapku lesbian karna tidak mempunyai orang yang disukai. Sebenarnya aku mempunyai orang yang kusukai, terkadang saat ingin ke kantin aku sengaja lewat didepan kelasnya atau belakang kelasnya dan melihatnya dari luar.
Aku tidak memberitahu mereka bahwa aku menyukai seseorang, aku takut mereka akan memanggil namaku didepan orang itu. Aku tidak mau hal itu terjadi dan memutuskan tidak seorang pun dari mereka yang mengetahui bahwa aku menyukai seseorang.
Seseorang itu adalah kakelku, aku selalu memperhatikan gerak geriknya dari kantin. Sungguh itu menyenangkan dan itu membuatku bersemangat untuk kesekolah. Sewaktu waktu aku mengikuti dia dari belakang saat pulang sekolah. Tetapi rumahnya ternyata masuk lorong alhasil aku tidak bisa mengikutinya.
Aku memantau dia 24jam dimedsos. Ya meskipun dia tidak mengetahuiku, tetapi suatu hari teman dekatku berkata kepadaku, dia juga menyukainya. Aku hanya kecewa orang yang kusukai memfollow akun temanku tapi tidak dengan akunku. Itu membuatku terus memantau nya dari medsos, semua yang dia cari..
Aku pernah ingin membunuh teman dekatku yang menyukainya, karna aku tidak terima ada orang yang lain disampingnya selain diriku. Tetapi aku tetap sadar bahwa membunuh adalah dosa.
Apakah aku menyukainya? Apakah dia mengetahuiku? Sampai sekarang tidak ada yang mengetahui hal itu.
Selesai