Pada suatu pagi di kota kecil yang ramai, hiduplah seorang pria aneh bernama Dika. Dika adalah seorang pemuda ceroboh yang bekerja sebagai pegawai di toko serba ada bernama 'Wiraguna'. Meskipun memiliki wajah yang cukup tampan, gaya hidup Dika yang berantakan membuatnya penuh dengan kekonyolan.
Suatu hari, seorang wanita cantik dan misterius bernama Maya memasuki toko tempat Dika bekerja. Dika, yang dikenal sebagai ahli dalam menciptakan kekacauan, dengan ceroboh memecahkan sebuah gelas yang membuat Maya marah. Tanpa ragu, Dika berusaha melunasi kekacauan yang dia buat dengan cara apapun.
Di saat yang sama, terjadi kekacauan besar di tokonya, di mana hampir semua barang tumpah dan berantakan. Keadaan semakin kacau ketika Maya, yang ternyata adalah anak bosnya, ditugaskan untuk membantu Dika memperbaiki toko. Maya memiliki kepribadian yang serius dan tertutup, sangat berbeda dengan Dika yang banyak bicara dan ceroboh.
Meskipun sering beradu kata dan memiliki kepribadian yang berbeda, Maya dan Dika harus bekerja sama untuk menyelamatkan toko dari kehancuran. Selama proses itu, mereka melewati situasi kocak dan kekonyolan yang mengocok perasaan mereka. Dika berusaha membuka hati Maya dengan berbagai cara kocak, sementara Maya berusaha menahan perasaannya terhadap Dika yang ceroboh.
Saat mengatur sekelompok pria berkostum hewan untuk menghibur pelanggan, mereka menyadari ada perasaan yang tumbuh di antara mereka. Namun, kekacauan yang terjadi tidak akan berhenti menghantui mereka. Para pelanggan, termasuk salah satu orang yang tertarik dengan Maya, terus mengikuti petualangan lucu mereka.
Saat hari penutupan toko semakin dekat, kekacauan semakin memuncak. Maya kemudian mengungkapkan rasa cintanya kepada Dika dengan cara yang tidak terduga. Dalam momen adegan lucu dan romantis, Dika menyadari bahwa dia juga mencintai Maya. Mereka mengaku saling mencintai dengan kekonyolan yang mengiringi, dan memutuskan untuk menyelamatkan toko bersama-sama.
Dalam penutupan yang epik dan kocak, Dika, Maya, dan seluruh pegawai Wiraguna berjuang untuk memperbaiki semua kerusakan toko tepat waktu. Akhirnya, toko Wiraguna berhasil diselamatkan dan diberi sentuhan baru. Dika dan Maya bersama-sama memimpin toko tersebut dengan kekonyolan dan cinta yang kocak, menjadikan Wiraguna sebagai tempat penuh keceriaan dan cinta.
Melalui kekonyolan dan keributan, Dika dan Maya menemukan cinta di antara keberantakan.