Diawali yang cerah di perbukitan, tiba² ada benda jatuh dari langit... ternyata seorang pemuda biasa yang terReinkarnasi ke zaman lampau yang tidak ada teknologi sama sekali, ia terjatuh dekat pohon kehidupan. Saat ia mati karna terjatuh terlalu cepat, ia dihidupkan kembali oleh pohon kehidupan. Saat ia membuka mata ia melihat seorang gadis cantik, "Hei kamu baik² saja?" Kata gadis itu dengan wajah panik, "um, ya aku baik-baik saja. Tunggu, makhluk macam apa yang mengelilingi kita??" Kata pemuda dengan wajah panik sembari melihat sekeliling. Pemuda itu pun bangkit dan bersembunyi di balik pohon sambil ketakutan. (Gadis) Hei, bisakah kamu membantuku melawan para monster² itu? (Pemuda) aku terlalu takut untuk melawannya, lagipula aku tidak memiliki senjata. Kata Pemuda sambil ketakutan, "ini pakai ini, cobalah untuk melawannya" kata gadis itu sambil melemparkan pedang. Pemuda itu pun akhirnya menangkap pedangnya lalu mencoba melawan para makhluk² aneh, saat Pemuda itu mengayunkan pedangnya, tiba keluar energi yang dahsyat keluar dari pedang tersebut sehingga 500 monster² yang di hadapannya terbelah menjadi 2. Pemuda itu kebingungan "wow, senjatamu luar biasa. Seperti di film²" kata Pemuda itu kegirangan, namun saat gadis itu mencobanya melawan Makhluk aneh... tidak terjadi apa². "Tidak ada yang terjadi?" Kata gadis itu kebingungan, Pemuda itu pun melihat tanggannya sendiri dengan seksama dan tidak ada keanehan. Gadis itu pun keheranan, "Kekuatan macam apa tadi itu?", tapi Pemuda itu menjawab "tidak tahu" sambil menggelengkan kepala. "Baiklah, aku tidak begitu peduli dengan yang tadi" kata gadis itu sambil sedikit marah. Setelah mengalahkan semua makhluk² aneh, kemudian gadis itu berbalik menghadap Pemuda tersebut, gadis tersebut bertanya, "Hei, aku Natsuki, siapa namamu?. Apakah kamu tertarik ikut berpetualang bersamaku?" Kata gadis itu sambil memegang tangan Pemuda tersebut. Pemuda tersebut merasa malu sebentar lalu menjawabnya, "Namaku Sadi, karna aku belum mengetahui tentang dunia ini, bolehkah aku ikut dalam perjalananmu? Kata Sadi, "Pffft, pertanyaan macam apa itu. Tentu saja boleh. Mereka berdua pun berjalan menuju matahari terbenam....
Diperkirakan cerpen ini akan dibuat novel dan berlanjut hingga dibuat versi fullnya :)