Suatu ketika, dimana orang kaya yang ingin pergi ke luar negeri untuk menginap selama beberapa tahun menyewa 5 orang penjaga.
Selang 5 tahun, mereka berlima merasakan ada yang aneh dalam rumah tersebut karena sudah lama tidak ditinggali.
Mereka pun penasaran, kemudian mereka berlima berdiskusi dan sepakat untuk memasuki dalam rumah tersebut.
Saat memasuki dalam rumah tersebut, mereka melihat begitu kotornya rumah ini.
Mereka pun menjelajah dalam rumah tersebut, tetapi saat memeriksa lantai 1 tidak ada keanehan.
Tetapi, saat mereka menuju ke lantai 2 keanehan pun terjadi, karena di lantai 2 mereka merasakan hawa yang buruk dan dingin.
Di setiap tembok lantai 2 terdapat lukisa lukisan, tetapi salah satu dari mereka merasakan ada yang aneh dengan lukisan lukisannya.
Saat ke empat penjaga pergi, dia melihat mata seseorang dalam lukisan bergerak dan tersenyum dengan munculnya darah dari bibirnya.
Dia pun berteriak dan pingsan, ke empat penjaga yang meninggalkanya pun mendengar jeritan histeris dan mereka berempat bergegas menuju ke sumber suaranya.
saat mereka melihat salah satu dari mereka ada yang pingsan, mereka berempat pun menggotong dia dan memutuskan untuk pergi dari rumah ini.
Saat berada di depan pintu, anehnya mereka tidak bisa membuka pintunya.
Saat mereka berempat hendak berbalik badan, mereka melihat sesosok anak kecil yang membawa pisau dan perlahan lahan mendekati mereka berlima.
Mereka pun menjerit memohon untuk tidak membunuh mereka.
Tetapi, sosok tersebut tidak menghiraukan perkataan mereka dan tetap mendekati mereka perlahan lahan, hal tersebut membuat mereka berlima pingsan.
Saat mereka bangun,mereka sudah berada di bawah tanah,dimana mereka melihat tumpukan tengkorak dan melihat sosok tersebut lagi.
Sosok tersebut menjelaskan tragedi yang menimpanya sambil menangis.
Dia berkata" pemilik rumah ini pergi karena, dia ingin kabur dari apa yang telah dia perbuat 5 tahun lalu , dia telah membunuh aku dan teman temanku.
Dia mencuri kami pada saat sedang asyik asyik bermain di taman, dia merayu kami dengan permen yang manis.
Saat dia mengajak kami ke bawah tanah ini, dia pun menebas leher kami dan mayat kami dibuang disini untuk menghilangkan jejak.
Teman temanku pergi dengan ikhlas tetapi, AKU TIDAK, KARENA AKU INGIN MEMBALAS DENDAM!!!"
Setelah sosok tersebut selesai menjelaskan tragedi yang menimpanya, dia langsung menebas kelima penjaga dengan pisau yang dipegangnya. Hal ini membuat kelima roh penjaga tersebut bergentayangan di dalam rumah orang kaya ini. Selesai...