Nama ku adalah Reino angkasa aku seorang CEO sebuah perusahaan di bidang properti kini usiaku telah mencapai 32 tahun semua orang bilang aku tanpan tapi masih juga belum menikah padahal teman teman ku sudah pada mempunyai anak ,bukan Nya nggak laku tapi ini semua karena orang tua ku.
Minggu lalu aku membawa pacarku ke rumah ku untuk minta restu agar bisa menikah dengannya dan apa jawabannya
"Nggak" satu kata yang keluar dari mulut ibuku akupun langsung bertanya " memang kenapa mah ?" Mama ku kemudian menjawab "dia bau matahari" singkat padat dan jelas tapi membuat ku tak habis pikir ayolah siapa yang terima dengan alasan itu , ayolah dia menolak pacar ku karena bau matahari padahal dia cantik loh hah dengan terpaksa aku meminta maaf dan memutuskan hubungan kita.
Kalian pikir sampai di situ aja nggak sekarang aku membawa pulang pacarku yang baru dia cantik baik dan seorang artis aku percaya pasti yang ini bakal berhasil dan akhirnya "mamah setuju" dua kata yang membuat ku senang bukan main tapi tiba-tiba saja papaku menanyakan tanggal lahir nya dia pun menjawab dan akhirnya papaku mengatakan "papah nggak setuju"
Hah apa yang aku dengar tadi nggak setuju ayolah apa lagi ini baru saja mamaku merestui hubungan kita tapi kenapa papa nggak setuju dengan penasaran tinggi aku pun bertanya "memangnya kenapa pah ?"tanyaku dan kalian apa jawabannya papaku bilang "hosrkop kalian nggak cocok"
What apa tadi yang dia bilang hosrkop nggak sama katanya ayolah pah kenapa tanggal lahir pun dipermasah kan , hah udalah nggak usah nikah sekalian aja biar jomblo seumur hidup, heran aku sama keluarga ku percaya banget sama tahayul
Disela rasa frustasi ku datang lah sekretaris ku namanya Vina "ini pak di minum dulu biar nggak stres " oh perhatian banget dia , tapi ngomong ngomong Vina itu cantik baik kerjanya bagus dan yang paling penting hosrkop kita cocok dan tanpa ba-bi-bu aku langsung bertanya kepada Vina mau tidak jadi pacarku
"Vina , pacaran yuk "ajak ku , aku akui ini memang nggak romantis jadi aku nggak berharap terlalu tinggi tapi siapa sangka dia mau
Dan ternyata dia sudah suka kepadaku dari lama yah sih bersyukur ya ,tanpa disadari hubungan kita sedah berjalan selama 3 bulan
Hari ini orang tuaku menuntut ku untuk segera menikah"Rey kapan kamu bawa pulang pacar mu mama udah nggak sabar ngendong cucu " ucap mamaku ayolah bukan Nya mereka kemarin yang nolak kedua pacar ku ,apa mereka nggak sadar ya
Sesuai ucapan orang tua ku akupun membawa Vina kerumah tujuan kalian tau sendiri kan "mah pah ,ini Vina sekretaris sekaligus pacarku kita mau minta restu , sesuai keinginan kalian cantik dan tanggal lahir nya cocok" ujar ku menegaskan
Ibuku pun menjawab"mamah setuju " yes sorak ku di dalam hati ,tapi ini belum selesai kita tunggu papaku dulu dan "papa setuju"akhirnya demi apa berhasil juga aku pun menggenggam tangan Vina kami senang tapi tiba tiba
"Nenek nggak setuju" astaga apalagi ini "emangnya kenapa nek "tanya ku pada nenek yang tiba tiba itu nimbrung " jika kamu menikah dengan nya maka salah satu di antara kalian akan celaka " jawab nenek ku
"Ayolah nek emangnya nenek cenayang apa nyimpulin masa depan orang " ucap ku "kamu lupa nenek moyang kita dahulu itu seorang dukun kamu pikir kemana selama ini nenek pergi kalo bukan untuk memperkuat ilmu " jawab nenek ku nggak masuk akal ayolah pertama ibuku kedua ayahku dan sekarang nenekku
Demi apa aku udah nggak perduli di restui atau nggak yang penting nikah aku pun mengantarkan Vina pulang dan menjelaskan tentang pernikahan akan tetap di langsung kan tapi ternyata Vina tidak setuju"aku rasa kita putus aja deh Rey aku kepikiran sama ucapan nenek mu "ucapnya "kamu tenang aja Vin aku bakal lindungi kamu " ucap ku meyakinkan" nggak aku nggak mau mati ,aku juga nggak mau jadi janda" ucapnya kemudian berlari pergi
Hah kita putus ditengah hujan, bahkan langit pun tau ,ahh aku nggak akan pernah mau pacaran lagi bikin kecewa aja biarin tua sendiri dan jomblo seumur hidup