Ini harus di mulakan dari mana? Ohh..
Mordred itulah nama dunia yang indah ini. Dunia ini diciptakan oleh entitas tuhan yang memiliki gelaran Creator. Creator merupakan entitas absolut di dunia.
Tujuannya menciptakan dunia ini masih belum jelas tapi yang pasti dialah yang terkuat. Pada saat selesai menata dunia dia menciptakan 7 dewa-dewi untuk menopang dunianya ketika dia tertidur. 7 dewa-dewi itu adalah:
1) Teraria, Godess of the Earth
2) Gargantuan, God of the Abyss
3) Previus, God of the Heaven
4) Vensser, God of War
5) Euforia, Goddess of the Fate
6) Lucita, Goddess of the Life
7) Choso, God of Dream
Ketujuh dewa-dewi itu diberi gelar The Seven Primordial God. Dan dengan diciptakannya mereka dunia semakin berkembang sehingga tercetusnya perselisihan antara The Seven.
Previus: "Kurasa Choso. Kau harus menyingkir dari The Seven.
Choso: "Hah!? Mengapa harus aku?"
Previus: "Itu kerana kaulah yang paling tidak berguna diantara kita semua."
Gargantuan: "Baiklah jadi semua setuju kalau Choso dibuang ke dunia fana?"
Setelah Gargantuan mengatakan hal itu seluruh kayangan menjadi senyap tanpa suara.
Gargantuan: "Choso. Maaf tapi kamu harus dibuang."
Yap..aku dibuang oleh mereka. Tepat disaat terakhir aku berada di kayangan aku melihat senyuman puas dari Previus. Serta-merta aku berjanji pada diriku sendiri akan membuang Previus ke neraka suatu hari nanti.
Kerana aku tidak berada di kayangan lagi. Kini, aku bisa merasakan lapar. Tapi makananku itu adalah mimpi makhluk hidup.
Tentu mimpi indahlah yang rasanya enak. Dan mahu atau tidak aku harus memakan mimpi mereka semua.
Dunia menjadi kacau kerana rasa laparku. Pada akhirnya mereka memanggil pahlawan untuk menghentikanku.
Kalian bercandakan? Kalianlah penyebab utama masalah ini.
Pahlawan: "Iblis mimpi aku akan menghentikanmu."
Dia cuma bidak mereka tapi sedari tadi dia tidak berhenti mengoceh. Aku cuma perlu memakannya.
Setelah selesai mengoceh pahlawan itu menyerangku dengan serangan yang dia panggil "Atomic slash". Tapi tentu ia tidak mempan padaku, aku itu cuma kegelapan pekat fisik saja tidak punya.
Pahlawan itu terus menyerang meski sia-sia. Lalu, dia melakukan sihir penyegelan berskala besar.
Woi-woi..apa dia mau mati?
Pahlawan: "masuklah kau dalam segelku!"
"Mana mungkin aku sudi di segel."
Pahlawan: "Kenapa sih kau ngotot banget."
"Haha..mana sudi aku..selagi Previus belum di sumbat ke neraka akan ku buatkan dunia ini sengsara."
Choso berhasil di segel tapi itu malah menjadi mala petaka. Sumpah Choso itu memancing banyak masalah berdatangan dan salah satunya ialah kutukan Mordred bakalan sentiasa berperang.