Saya Lily seorang gadis yang mempertahan kan pertemanan demi persahabatan.
Pada suatu hari saya mempunyai seseorang yang saya anggap sebagai Sabahat.
Dia-lah Nathan,seseorang yang hampir selalu ada di hidup saya.Peran nya bukan hanya sebagai sahabat, namun lebih dari itu.
Bagaimana mungkin saya bisa menatap dan berada di sisi Nathan dalam waktu yang begitu lama,saya sangat menyayanginya.Nathan bagaikan lagu "Sempurna" yang di ciptakan oleh Andra and the BackBone.
Betapa pun saya selalu ada di sisi Nathan,pernah kah sekali saja dia memandangku sebagai seorang perempuan?
sudut mata nya yang tajam,alis yang tebal,bulu mata yang lentik,badan yang tinggi dan tegas,bagaimana bisa dia terlihat sebegitu rupawan nya.
Namun sayang nya,Nathan hanya memandangku sebagai kawan baik nya saja.
Aneh,Nathan itu pemalas dan ogah ogahan dalam belajar namun dia begitu cerdas.Bagaiman bisa pemalas tapi cerdas?itu lah Nathan.
Peringkat nya tidak menonjol namun garis akhir dia menjelit dari peringkat 25 menjadi peringkat 3 besar di kelas.Kelas 12 semester awal,Nathan begitu bersinar di sekolah.Yah saya pun tau,dia populer dengan wajah rupawan nya dan jago di bidang olahraga terutama basket.
Yang paling menyebalkan adalah ketika kekasih Nathan mencuat,Nathan tidak senang,beberapa kali Nathan selalu membuang muka,ketika mata kita saling bertemu.
Segera,saya bantah habis habisan di depan kelas,seperti orang bodoh saya menjelaskan di kelas dengan suara yang lantang kalau kamu hanya sebatas sahabat.Namun hati saya sakit.
Dapatkan Rembulan bersanding dengan Nathan?
Rembulan hanya melintasi Nathan.
Pada akhirnya Nathan di terima di Universitas ternama di Jakarta,dan saya di terima di Universitas Jogja.Untuk yang pertama kali dalam hidup,ini lah saat dimana Rembulan tidak bersama Nathan.
Saya jatuh cinta kepada sahabat saya sendiri tapi saya tidak berani mengungkap kan nya.
Lalu,datanglah Dewangga,dia adalah teman saya di kampus.kami hanya sebatas teman namun entah bagaimana Angga selalu berusaha terlibat tentang hal apapun dengan cara yang unik.Setelah lulus,Angga mengatakan bahwa dia ingin menjadikan saya sebagai,Rembulan sebagai satu satunya di hidupnya.
Tentunya sangat sulit untuk membuka hati,namun sepertinya hanya Angga yang dapat membuat saya berpaling ke Nathan.Maka dari itu saya menerima nya dan hari ini pernikahan kami.
Ada Nathan yang duduk di paling depan kursi tamu,lalu dalam hati saya berkata Terima Kasih.Saya menyambut cinta baru.